3 cara memberikan minyak ikan pada kucing [2020]

Selain dari makanannya, kucing juga perlu mendapatkan asupan nutrisi dari sumber lain. Tujuannya untuk menjaga daya tahan tubuh si kucing agar tidak mudah sakit. Minyak ikan bisa jadi alternatif sumber nutrisi karena kaya akan omega-3. Namun, bagi yang belum pernah memberikan minyak ikan untuk kucingnya, mungkin akan kebingungan. “Bagaimana cara memberikan minyak ikan pada kucing? Berapa dosis pemakaian minyak untuk kucing?”. Kamu dapat memberikan minyak ikan secara langsung ataupun melalui perantara makanan kucing. Nah, supaya tidak bingung, saya akan bahas semuanya secara detail. Yuk, disimak sampai selesai.

Sebelumnya, kamu perlu tahu manfaat minyak ikan untuk kucing

Tidak hanya untuk manusia, minyak ikan juga baik untuk kesehatan kucing. Di dalam minyak ikan terdapat kandungan asam lemak omega-3, termasuk EPA dan DHA. Kandungan inilah yang memberi banyak manfaat baik untuk tubuh kucing. Berikut beberapa manfaat dari minyak ikan tersebut:

  1. mencegah dan mengobati alergi pada kucing;
  2. meningkatkan daya tahan tubuh;
  3. membantu perkembangan otak kucing;
  4. menjaga kesehatan kulit dan mencegah timbulnya jamur;
  5. menjaga kesehatan bulu kucing agar lebih lebat, tidak kusam, dan tidak mudah rontok;
  6. meningkatkan kolesterol baik;
  7. mengatasi masalah pada ginjal;
  8. mengurangi risiko terkena kanker;
  9. menjaga kesehatan tulang dan sendi;
  10. menjaga nafsu makan agar tetap seimbang.

Jadi, dengan banyak manfaat baik tersebut, jangan ragu memberikan minyak ikan sebagai suplemen tambahan untuk kucing kesayanganmu. Saya sendiri rutin memberikan minyak ikan ini untuk kucing di rumah. Manfaat yang paling terlihat adalah nafsu makan membaik dan bulu kucing-kucing saya menjadi lebih halus.

Cara mudah memberi minyak ikan pada kucing

Minyak ikan dijual dalam berbagai bentuk kemasan. Ada yang dijual cair dalam kemasan botol kecil, dan ada juga yang dikemas berbentuk softgel. Untuk kucing peliharaan di rumah, saya biasanya membeli minyak ikan dalam bentuk softgel. Dosisnya lebih mudah ditakar untuk setiap kucing.

Sementara itu, minyak ikan dalam kemasan botol saya beli kalau ingin memberikannya pada banyak kucing. Saya lumayan sering memberikan minyak ikan untuk kucing-kucing stray yang rutin mampir makan di teras rumah. Karena jumlahnya banyak, saya lebih memilih minyak ikan botolan supaya lebih hemat. Dari segi cara memberikannya juga menjadi lebih mudah.

Memangnya bagaimana sih cara memberikan minyak ikan pada kucing? Ada tiga cara yang biasa saya gunakan.

1. Biarkan kucing menjilati minyak ikan sendiri

Tuang terlebih dahulu minyak ikan ke sendok atau piringan kecil. Kalau minyak ikan yang kamu gunakan berbentuk softgel, maka gunting sedikit bagian ujungnya. Cara lain bisa dengan melubangi salah satu sisi dengan peniti/jarum, lalu pencet untuk mengeluarkan isinya. Setelahnya, sodorkan minyak ikan tersebut ke dekat hidung si kucing. Biarkan ia mencium aromanya dulu. Kalau si kucing suka, ia akan menjilati sendiri minyak ikan tersebut sampai habis.

2. Campurkan minyak ikan ke makanan kucing

Kalau cara pertama tidak berhasil, coba campurkan minyak ikan ke dalam makanan basah kucing. Saya biasanya menggunakan makanan basah beraroma tajam supaya si kucing lebih tertarik. Menurut saya, cara ini adalah cara paling mudah dan terbukti ampuh. Saya berhasil memberikan minyak ikan pada sebagian besar kucing peliharaan dan kucing stray dengan cara ini. Apalagi kucing stray tidak semuanya jinak sehingga jarang mau mendekat dan susah dipegang.

3. Suapi minyak ikan kepada kucing kucing

Cara ketiga ini biasanya akan saya gunakan paling akhir kalau cara-cara sebelumnya gagal. Ada dua metode untuk menyuapi minyak ikan pada kucing, yaitu:

1. Langsung dengan tangan kosong

Cara ini biasanya saya pakai kalau mau memberikan minyak ikan berbentuk softgel. Caranya cukup mudah. Buka perlahan mulut kucing dengan menekan di bagian ujung kedua rahang. Kemudian, dorong softgel sampai ke bagian lidah belakang. Setelah berhasil dimasukkan, segera tutup dan tahan sebentar mulut si kucing. Lakukan bersamaan sambil mengelus lembut bagian bawah lehernya. Tujuannya supaya si kucing menelan minyak ikan tersebut.

Namun, kamu perlu melakukan cara ini dengan cepat. Usahakan berhasil dalam satu kali suap. Kalau sudah basah terkena air liur si kucing, softgel akan menjadi lebih lembek dan lengket. Ini akan mempersulit kamu saat menyuapi ulang karena softgel akan menempel di jari. Selain itu, saran saya, jangan gunakan cara ini pada kitten. Kitten masih belum bisa menelan dengan sempurna sehingga ada risiko tersedak kalau tetap kamu paksakan.

Kalau kamu takut tergigit, kamu bisa menyuapi minyak ikan dengan cara menggunting/melubangi ujung softgel. Kemudian, buka perlahan mulut si kucing. Pencet softgel yang sudah dibuka tadi untuk mengeluarkan minyak ikan langsung ke mulut si kucing. Pastikan si kucing dalam keadaan tenang supaya minyak ikan tidak belepotan di sekitar mulutnya.

2. Menggunakan alat bantu pipet/spuit

Menyuapi minyak ikan secara langsung bisa menyebabkan tanganmu terluka kalau si kucing berontak dan tiba-tiba menggigit. Solusinya, saya menggunakan bantuan pipet atau spuit (alat suntik tanpa jarum). Terutama kalau minyak ikannya berbentuk cair (bukan softgel), maka akan lebih mudah jika menggunakan pipet/spuit. Masukkan ujung pipet/spuit melalui bagian pinggir kanan atau kiri mulut si kucing. Kemudian, semprotkan secara perlahan ke dalam mulut kucing. Jangan memasukkan ujung pipet atau spuit dari bagian depan mulut karena cairan yang disemprotkan bisa membuat kucing tersedak.

Bagaimana kalau tetap mau memberikan minyak ikan softgel secara utuh tapi tidak mau menggunakan tangan kosong? Bisa, kok. Kamu bisa beli alat pelontar berbentuk suntikan di petshop. Alat ini biasa digunakan oleh para dokter hewan untuk menyuapi obat-obatan berbentuk kapsul atau tablet yang perlu diberikan secara oral. Namun, kamu juga perlu melakukannya secara cepat dalam sekali lontar supaya softgel tidak lengket.

3. Oleskan minyak ikan ke bibir kucing

Kamu juga bisa lho memberikan minyak kucing dengan cara mengoleskan ke bibir kucing. Tujuan perlakuan ini ada 2, yaitu:

  • Pertama, melembabkan bibir kucing.
  • Kedua, membuat majikan berinteraksi lebih lama dengan kucing.

Setelah minyak ikan kamu buka, biarkan kucing kamu mencium bau minyak ikan yang khas. Jika kucing sudah merasa sangat ingin memakannya, pegangi kucing dengan erat. Dan pegang kepala kucing dengan lembut agar tidak berontak.

Setelah kucing tenang, oleskan minyak ikan ke bibir atas kucing. Tipis-tipis saja. Dan biarkan kucing dengan asik menjilati bibirnya. Agar kucing makin senang, kamu bisa membelai-belai bulu halusnya. Apabila minyak ikan di bibir kucing sudah habis, teteskan lagi. Lakukan perlakuan seperti itu sampai minyak ikan habis.

Kenapa harus berulang-ulang? Bukankah itu tidak praktis? Tujuannya adalah untuk mempererat hubungan kucing dan majikan. Minyak ikan itu makanan enak bagi kucing, apabila ada majikan yang memberi minyak ikan berulang-ulang, kucing akan ingat. Dan kucing akan menandai kamu sebagai majikan kesayangan. Jika kamu jeli, kamu dapat melihat tanda kucing sayang majikannya dengan jelas melalui perilaku si meong.

Berapa banyak minyak ikan yang boleh diberikan untuk kucing?

Setelah kamu tahu cara memberikan minyak ikan pada kucing, kamu juga perlu memahami dosis pemberian minyak ikan. Pengetahuan tentang dosis minyak ikan yang tepat dapat membantu kamu menentukan takaran nutrisi kucing terbaik. Sebabnya, kalau diberikan secara berlebihan, minyak ikan bisa menimbulkan efek samping bagi kesehatan kucing. Efek samping yang paling sering muncul adalah diare, lemas, atau bau mulut. Jadi, kamu perlu memahami takaran minyak ikan yang sesuai untuk kucingmu.

Kalau saya biasanya memberikan minyak ikan berbentuk softgel sebanyak 1 butir per kucing. Ini saya berikan 2 kali dalam seminggu. Berarti dalam sebulan kucing saya mengonsumsi 8 butir minyak ikan softgel. Untuk kucing-kucing di rumah, takaran itu sudah sangat cukup. Saya memberikan minyak ikan hanya sebagai suplemen tambahan untuk daya tahan tubuhnya. Kecuali ada masalah dengan kondisi kesehatan si kucing. Misalnya bulunya rontok, atau muncul jamur di kulitnya. Nah, saya bisa memberikan hingga 4 butir per minggunya sampai ada perkembangan yang lebih baik.

Panduan umum pemberian minyak ikan pada kucing

Dilansir dari PetCareRx, berikut ini panduan umum mengenai dosis minyak ikan yang juga bisa jadi pedoman.

WeightEPADHATotal Omega-3
2-4 pounds35 mg21 mg71 mg
5-9 pounds69 mg41 mg143 mg
10-14 pounds104 mg62 mg214 mg
15-20 pounds138 mg83 mg285 mg
20+ pounds173 mg104 mg356 mg

*1 pounds = 0,45 Kg

Untuk pemberian pertama kali, kamu perlu memantau kondisi kucingmu. Kalau si kucing mengalami diare atau muntah, sebaiknya segera kurangi dosis minyak ikan yang diberikan. Saat tidak ada perubahan, lebih baik hentikan memberi minyak ikan pada kucingmu. Walaupun memiliki manfaat baik, tetapi tidak semua kucing bisa mengonsumsinya.

Yang terpenting, cermati label saran penggunaan atau label anjuran dosis yang ada pada kemasan. Terkadang, masing-masing produk minyak ikan memiliki anjuran dosis yang berbeda tergantung pada bentuk dan ukurannya. Saya ambil contoh produk Fish Oil Plus. Cara pemakaian yang dianjurkan adalah 1 kali sehari sesuai dosis. Untuk kucing kecil (1-4 Kg) dianjurkan 1 kapsul. Untuk kucing sedang (4-12 Kg) diberikan 2 kapsul. Kemudian, untuk kucing besar (>12 Kg) sebanyak 3 kapsul.

Minyak ikan untuk manusia juga boleh kamu berikan kepada kucing. Akan tetapi, pastikan kamu mengikuti dosis di atas. Contoh minyak ikan yang pernah saya kasih ke kucing saya adalah:

  • Pertama, COD liver oil.
  • Kedua, Om3 Heart.
  • Ketiga, Fish oil plus.
  • Terakhir, Fish qua.

Untuk detail pembahasan, silakan baca artikel 10 rekomendasi minyak ikan untuk kucing di sini. Kalau masih ragu, kamu bisa berkonsultasi dulu dengan dokter hewan. Terutama kalau kucingmu memiliki masalah kesehatan tertentu. Dokter hewan akan memberikan anjuran dosis minyak ikan yang lebih akurat untuk kucingmu.

Kesimpulan

Minyak ikan kaya akan omega-3 yang bermanfaat untuk menunjang kesehatan kucing. Berikan secara rutin sebagai nutrisi tambahan. Cara memberikan minyak ikan pada kucing cukup mudah, kok. Sodorkan langsung dan biarkan si kucing menjilatinya sendiri. Cara lain, campurkan minyak ikan ke makanannya atau kamu bisa menyuapi langsung ke mulut si kucing. Gunakan saja cara yang paling sesuai dengan tipikal kucingmu. Namun, pastikan minyak ikan diberi dengan dosis yang tepat, ya.

Akhir kata, apa tips cara memberikan minyak ikan yang akan kamu coba terlebih dahulu? Tulis pengalaman kamu di kolom komentar sekarang.

Baca lebih lanjut: Cara memberikan obat pada kucing yang tidak suka obat dan galak »