Home » Cara merawat kucing » Cara mudah membersihkan pup yang menempel di bulu kucing

Cara mudah membersihkan pup yang menempel di bulu kucing

| | Category

Kucing saya yang bernama Gindut terkena Hernia Diafragma. Akibatnya, napas Gindud tidak normal dan geraknya menjadi terbatas. Hal paling sulit di keseharian Gindut adalah buang air besar dan membersihkan diri secara mandiri. Sering ada pup yang tertinggal di sekitar anus dan menempel di bulu-bulunya. Akhirnya, saya harus membantu Gindut untuk membersihkan diri. Banyak yang bertanya, “Bagaimana cara membersihkan pup yang menempel di bulu kucing? Apa tidak jijik? Ada beberapa langkah yang saya lakukan untuk membersihkan pup dari bulu kucing. Dimulai dengan membuat si kucing tenang terlebih dahulu sampai menggunting bulunya. Tentunya ada perlengkapan khusus yang saya gunakan supaya tetap steril. Let’s dive in!

Siapkan perlengkapan ini terlebih dahulu

Saat sakit, kucing menjadi kesulitan untuk membersihkan dirinya secara mandiri. Apalagi kondisi seperti Gindut yang mengalami kesulitan bernapas. Bukan hal mudah baginya untuk bergerak menjilati bagian-bagian tubuh yang kotor. Sebagai pemilik, saya tentu tidak bisa membiarkannya begitu saja.

Awalnya memang agak risih membersihkan pup yang menempel di bulu kucing karena tidak terbiasa. Namun, semuanya jadi lebih nyaman setelah saya membekali diri dengan beberapa perlengkapan ini. Berikut ini beberapa perlengkapan dasar agar kamu mudah mengaplikasikan tips cara membersihkan pup yang menempel di bulu kucing:

1. Sarung tangan

Pup kucing mengandung bakteri/parasit yang berbahaya untuk kesehatan. Jadi, saya pasti selalu menggunakan sarung tangan berbahan plastik atau karet.

2. Kain lap lembut

Kain lap ini digunakan untuk membersihkan bulu dan kulit yang terkena pup. Saya menggunakan yang berbahan lembut supaya nyaman di kulit kucing.

3. Air hangat & ember kecil

Kalau bulu harus dibersihkan menggunakan air, maka akan lebih nyaman kalau menggunakan air hangat. Kucing juga bisa lebih tenang walaupun bulunya dibasahi. Wadahi di dalam ember kecil supaya tidak bolak balik mengisi air hangatnya.

4. Sisir khusus

Saya biasanya menyediakan sisir untuk menarik butiran pup kering yang menempel di bulu. Sisir ini juga bisa difungsikan untuk menahan bulu yang akan digunting sehingga tidak mengenai kulit.

5. Tisu basah

Setelah sisa pup berhasil dibersihkan, biasanya saya akan menyeka ulang area bulu tersebut dengan tisu basah. Saya pilih tisu basah yang aromanya wangi dan non alkohol.

6. Sikat kecil

Sikat kecil ini saya gunakan membersihkan noda pup yang menempel dan susah hilang. Kalau tidak ada sikat kecil khusus kucing, kamu bisa menggunakan sikat gigi biasa.

7. Handuk

Kalau bulu kucing dibersihkan dengan menggunakan air, setelahnya perlu langsung dikeringkan. Tujuannya supaya kulitnya tidak lembab dan mencegah munculnya jamur.

8. Gunting

Pada kucing berbulu panjang biasanya ada sisa pup yang susah dibersihkan karena menggumpal bersama bulu. Pada kondisi ini mau tidak mau bulu kucing harus digunting untuk membersihkannya.

Selanjutnya, tenangkan dulu si kucing

Nah, kalau perlengkapan sudah siap, langkah selanjutnya adalah menenangkan si kucing. Usahakan ia berada dalam kondisi santai dan nyaman. Kenapa? Beberapa kucing, terutama yang tidak terbiasa dirawat, akan sebal ketika bulunya dibersihkan. Kemungkinan kucing menjadi stres juga sangat besar. Kucing akan berontak, tidak mau berdiri, atau terus bergerak untuk menghindar. Dokter hewan di ASPCA menyarankan agar tidak membersihkan bulu kucing saat suasana hatinya buruk.

Misalnya seperti si Gindut. Gindut dulunya adalah kucing stray. Ia terbiasa membersihkan bulunya secara mandiri. Jadi, ketika saya akan membersihkan bulunya, Gindut lumayan sering berontak. Lalu, gimanadong? Solusinya, jangan dipaksa. Cobalah mengelus-elus si kucing terlebih dahulu. Cara ini juga bisa sekaligus mendekatkanmu dengan si kucing. Beri sedikit pijatan ringan di area favoritnya. Ajak si kucing bicara dan beritahu apa yang mau kamu lakukan. Istilahnya “permisi” terlebih dahulu pada si kucing. Jangan sampai usaha untuk membantu kucingmu membersihkan diri malah membuatnya stres.

Cek area bulu yang terkena pup dan mulai bersihkan

Setelah kucing lebih tenang, kamu bisa mulai mengecek perlahan area bulu mana saja yang terkena sisa pup. Pengecekan ini penting untuk dilakukan supaya kamu mengetahui dengan pasti area mana saja yang perlu dibersihkan. Jadi, saat eksekusi bisa dilakukan dengan cepat. Apabila terlalu lama, kucing akan kembali tidak nyaman, stres, dan mulai berontak lagi. Kalau sudah dicek, kamu bisa mulai membersihkannya.

  1. Kalau pup yang menempel berupa butiran-butiran yang sudah kering, coba sisir dulu area bulu di sekitarnya. Biasanya pup yang berupa butiran seperti ini lebih mudah lepas saat disisir. Pastikan sudah benar-benar bersih dan tidak ada butiran pup yang tertinggal. Untuk sentuhan terakhir, biasanya saya akan usap area bulu yang dibersihkan tadi dengan tisu basah beraroma wangi. Tujuannya supaya tidak ada bau pup yang tertinggal di bulu si kucing.
  2. Untuk sisa pup yang masih basah dan meninggalkan noda, maka perlu dibersihkan menggunakan air hangat. Siapkan air hangat di dalam ember kecil, sampo, kain lap lembut, dan handuk. Celupkan kain ke dalam air hangat. Kemudian, usapkan pada area bulu yang terkena pup hingga basah. Kalau sudah basah, beri sedikit sampo di area tersebut. Gosok perlahan sampai pup dan nodanya menghilang. Kamu juga bisa menggunakan sikat kecil untuk membersihkannya. Setelahnya, bilaslah dengan air hangat bersih. Lakukan sampai tidak ada busa sampo yang tertinggal di bulu. Terakhir, keringkan area yang dibersihkan dengan handuk.

Bagaimana kalau pup yang menempel sudah mengeras atau menggumpal?

Ada kemungkinan pup yang menempel akan mengering, mengeras, bahkan menggumpal bersama bulu. Ini biasanya rentan terjadi pada kucing berbulu panjang. Atau, bisa juga karena pup yang menempel tidak segera dibersihkan. Kalau ini yang terjadi, maka akan sulit membersihkannya dengan cara disisir atau sekadar dibasahi.

Saya memiliki cara mudah membersihkan pup kucing yang sudah mengeras dan menempel di bulu kucing. Solusinya adalah dengan menggunting bulu yang terkena pup tersebut. Bulu kucing harus digunting dengan cermat dan hati-hati supaya tidak mengenai kulitnya. Kulit kucing sangat sensitif dan rentan pada infeksi. Wah, kalau sisa pup menempel di bulu dan posisinya dekat dengan kulit, gimana dong? Kamu bisa menggunakan sisir untuk menjadi pembatas antara bulu yang akan digunting dengan kulit si kucing.

Mandikan kucing

Tidak hanya di bagian tertentu, pup juga bisa menempel di sekujur tubuh kucing. Entah karena si kucing berbaring di tempat yang kotor atau ia mengalami diare. Pada kondisi ini, memandikan si kucing adalah cara yang paling tepat untuk membersihkan pup dari bulu.

Untuk memandikan kucing kamu perlu ekstra sabar. Kucing paling tidak suka terkena air, apalagi jika dimandikan. Dari pengalaman saya, sebagian besar kucing yang pernah saya mandikan pasti akan berontak. Jadi, tetap gunakan air hangat supaya kucing tidak panik dan tidak cepat kedinginan. Gunakan sampo khusus kucing untuk menjaga kesehatan bulu dan kulitnya.

Basahi perlahan tubuh kucing. Lalu, oleskan sampo dan gosok menggunakan tangan atau kain lap. Jangan lupa sesekali eluslah si kucing dan ajak bicara supaya ia lebih tenang. Setelah selesai disabuni, bilas kembali dengan air hangat sampai tidak ada busa yang tertinggal. Terakhir, keringkan bulu-bulu kucing menggunakan handuk atau mesin pengering.

Namun, yang jadi masalah adalah kalau kucingmu dalam kondisi sakit. Memandikannya justru akan sangat rentan membuat kondisi kesehatannya semakin menurun. Kalau ragu membersihkannya sendiri, kamu bisa minta bantuan tenaga profesional atau penyedia layanan grooming hewan untuk mengerjakannya.

Kesimpulan

Ada beberapa kondisi di mana kucing tidak bisa membersihkan pup yang menempel di bulunya secara mandiri. Baik itu karena pup menempel di area yang sulit dijangkau atau kucing sedang sakit. Jika tidak segera dibersihkan, pup akan mengering, berbau, bahkan mengotori rumah. Kamu harus bantu membersihkannya. Tenangkan dulu si kucing. Kemudian bersihkan pup dengan menggunakan air hangat, menggunting bulunya, atau memandikan si kucing. Yang terpenting, kamu harus sabar dan telaten saat mengerjakannya.

Saya sudah menuliskan berbagai tips cara membersihkan pup yang menempel di bulu kucing. Cara mana yang akan kamu coba terlebih dahulu? Tulis pengalamanmu di kolom komentar sekarang.

Baca lebih lanjut: Cara menghilangkan bau kencing kucing dengan cepat »