Cara membuat dot kucing sendiri

Saya pernah me-rescue anak kucing dari pabrik. Anak kucing tersebut kira-kira berumur 3-4 minggu. Badannya sangat kurus. Sebenarnya saya tidak mau menyelamatkan anak kucing ini. Lagi pula, saat itu saya belum memiliki pengalaman merawat anak kucing baru lahir. Jika kucing minta disusui, bagaimana cara membuat dot kucing untuk meminumkan susunya?

Akan tetapi, saya merasa tidak tega. Induk anak kucing mati ternyata tertabrak motor saat mencari makan. Saya menjadi sangat iba dan kasihan. Kemudian, saya membawanya pulang untuk dirawat.

Sesampainya dirumah, kucing ini mengeong terus. Kata ibu dia butuh susu untuk makan. Selanjutnya, saya mencari barang-barang bekas dirumah yang dapat dibuat untuk menjadi dot kucing darurat. Saya menemukan botol cuka, botol oli mesin jahit dan suntikan. Barang-barang bekas ini kemudian saya modifikasi agar fungsinya menyerupai puting kucing.

Jadi ada tangki yang menyimpan susu, ada ujung yang kenyal seperti putting kucing yang dapat dikecap oleh anak kucing agar susu keluar dan aman untuk pemakaian jangka panjang.

1. Cara membuat dot kucing sendiri dari botol cuka

Untuk membuat dot kucing sendiri dari botol cuka Anda perlu menyiapkan beberapa peralatan.

Cara-Membuat-Dot-Kucing-Sendiri-Dari-Botol-Cuka

Bahan:

  1. Botol cuka yang memiliki ujung panjang
  2. Karet pentil sepeda
  3. Lem alteco

Alat:

  1. Gunting
  2. Pisau
  3. Spidol
  4. Penggaris

Prosedur:

1. Ambillah botol cuka yang telah disiapkan.

Saya menggunakan botol cuka kecil yang memiliki kapasitas sekitar 70ml. Apabila Anda ingin membuat dot kucing untuk memberi minum anak kucing dalam jumlah banyak, Anda dapat menggunakan botol cuka yang lebih besar, misal 300ml.

2. Pasangkan karet pentil pada ujung botol cuka sampai kedalaman 5-7cm.

Apabila ujungnya terlalu besar dan karet pentil tidak masuk, Anda dapat menggunakan pisau untuk mengurangi diameter ujung botol cuka dengan cara menyayatnya sedikit demi sedikit. Setelah sesuai dengan ukuran karet pentil, Anda perlu menghaluskan ukung botol cuka agar lebih halus menggunakan amplas atau penghalus kuku yang ada di pemotong kuku. Mengapa harus dihaluskan? Untuk mencegah kebocoran di karet pentil yang dapat rusak karena ujung botol yang lancip.

3. Teteskan lem alteco pada bagian pangkal karet pentil.

Pemberian lem ini bertujuan untuk membuat karet pentil merekat erat pada ujung botol cuka dan membuatnya tidak mudah lepas saat kucing masih asik minum susu.

4. Sisakan 2-5 cm karet pentil yang di ukur dari ujung botol cuka yang lancip.

Kita membuat dot kucing yang menyerupai puting susu induknya. Pada saat kucing menyusui, puting susu kucing akan membesar dan akan menonjol. Tonjolan ini tingginya bervariasi antara 2-5cm tergantung besar kecilnya badan induk kucing. Nah, menyisakan karet pentil 2-5cm ini untuk keadaan tersebut. Tujuan lainnya adalah untuk melindungi lidah dan rongga mulit kucing dari luka yang ditimbulkan ujung botol cuka.

5, Selesai.dot kucing buatan sendiri siap untuk di uji coba.

Terus membaca: Kapan anak kucing bisa makan makanan kering? >>

2. Cara membuat dot kucing sendiri dari botol oli mesin jahit

Cara-Membuat-Dot-Kucing-Sendiri-Dari-Botol-Oli-Mesin-Jahit-

Botol oli mesin jahit yang saya gunakan memiliki kapasitas 160ml. Botol ini memiliki ujung berwarna merah yang panjangnya sekitar 10cm. Untuk dapat membuat dot kucing dari bahan tersebut Anda memerlukan peralatan:

Bahan:

  1. Botol oli mesin jahit yang sudah dibersihkan
  2. Karet pentil sepeda
  3. Lem alteco

Alat:

  1. Gunting
  2. Pisau
  3. Spidol
  4. Penggaris

Prosedur:

1. Ambillah botol oli bekas mesin jahit yang telah disiapkan.

Saya menggunakan botol oli mesin jahit yang memiliki kapasitas sekitar 160ml. Anda harus memastikan botol ini telah bersih dari oli. Anda dapat membersihkannya dengan mencucinya dengan sabun cuci piring dan membilasnya dengan air panas.

2. Pasangkan karet pentil pada ujung botol yang berwarna merah dengan kedalaman 5-7cm.

Apabila ujungnya terlalu besar, Anda dapat mengecilkannya menggunakan pisau. Sayat sedikit demi sedikit agar pas dengan lubang karet pentil. Setelah sesuai Anda harus menghaluskan bekas sayaran agar karet pentil tidak sobek saat dimasukkan. Anda dapat menghaluskan permukaan bekas sayatan menggunakan amplas atau penghalus kuku yang ada di pemotong kuku. Kemudian, masukkan karet pentil kedalam ujung botol yang berwarna merah sampai mencapai kedalaman 5-7cm.

3. Teteskan lem alteco pada bagian pangkal karet pentil agar terikat kuat.

Pemberian lem alteco ini bertujuan untuk membuat karet pentil terikat kuat pada ujung botol oli mesin jahit. Sehingga membuatnya tidak mudah lepas saat ditarik-tarik kucing.

4. Sisakan 2-5 cm karet pentil yang di ukur dari ujung botol oli mesin jahit yang lancip.

Mengapa harus disisakan? Pertama untuk melindungi lidah dan rongga mulut anak kucing agar tidak tergores oleh ujung botol yang lancip. Kedua, sensasi kenyal dari ujung karet pentil yang bebas menyerupai puting susu induk kucing sehingga anak kucing lebih betah mengenyut dot kucing tersebut. Ketiga, lebih aman dan tahan lama.

5. Selesai.dot kucing buatan sendiri siap untuk di uji coba.

3. Cara membuat dot kucing sendiri dari suntikan

Saat saya mencari barang bekas di rumah saya yang bisa dijadikan dot kucing darurat, saya menemukan tabung suntikan bekas dengan kapasitas 20ml. Kemudian saya berfikir, bagaimana ya agar bisa dijadikan dot kucing? Bentuknya kan tidak mirip dot sama sekali? Setelah berfikir selama beberapa menit akhirnya saya menemukan ide ini:

Sebelum saya menjelaskan ide membuat dot kucing sendiri dari suntikan 20ml, siapkan peralatan yang dibutuhkan:

Bahan:

  • Suntikan dengan kapasitas 20ml
  • Karet pentil sepeda
  • Lem alteco

Alat:

  • Gunting
  • Pisau
  • Spidol
  • Penggaris

Prosedur:

1. Ambillah suntikan yang telah disiapkan dan hilangkan jarum suntiknya.

Untuk membuat dot kucing dari suntikan kita hanya membutuhkan tabung suntikannya. Anda dapat membuang atau menyimpan jarum suntiknya. Disini saya menggunakan suntikan dengan kapasitas 20ml. Saya rasa ukuran ini sudah pas unuk satu anak kucing. Apabila Anda ingin ukuran yang lebih besar, gunakan suntikan dengan kapasitas 150ml.

2. Pasangkan karet pentil pada ujung suntikan, usahakan sampai pangkal.

Karena ujung suntikan tidak terlalu panjang, Anda harus memastikan karet pentil masuk sampai pangkal.

3. Teteskan lem alteco pada bagian pangkal karet pentil dan suntikan.

Anda harus hati-hati dalam meneteskan lem alteco ini. Usahakan tetesannya rapid an membentuk ikatan yang kuat. Sehingga karet pentil tidak akan mudah lepas saat dikenyut-kenyut anak kucing.

4. Sisakan 5-7cm karet pentil di ujung suntikan.

Suntikan kapasitas 20ml yang saya gunakan memiliki ujung yang sangat pendek, sehingga kurang panjang untuk bisa masuk kedalam mulut kucing. Jadi saya menyerankan untuk memberikan 5-7cm sisa karet pentil yang di ukur dari ujung suntikan.

5. Selesai.dot kucing buatan sendiri siap untuk di uji coba.

Cara memakai dot kucing buatan sendiri

Setelah dot kucing selesai, Anda dapat mengisinya dengan susu khusus anak kucing (kitten) yang dapat Anda beli di petshop. Solusi lain, Anda dapat memberikan susu dancow untuk balita yang Anda encerkan tanpa gula. Atau memberikan susu pasteurisasi, bearbrand.

Okay, kita lanjut pembahasan bagaimana cara memakai dot kucing yang telah dibuat, melalui tutorial diatas. Untuk dot kucing dari botol cuka dan botol oli mesin jahit, Anda dapat menggunakannya layaknya memberikan susu pada seorang bayi. Prosedurnya sebagai berikut:

  1. Bawalah anak kucing Anda mendekat.
  2. Pegangilah leher anak kucing dan dongakkan keatas dengan lembut.
  3. Masukan ujung dot kedalam mulut anak kucing.
  4. Angkat botol dot melebihi ketinggian mulut kucing.
  5. Air susu akan mengalir secara perlahan karena perbedaan ketinggian, sehingga kucing dapat mengecapnya dengan mudah.
  6. Jika Anda ingin aliran susu yang lebih deras, pencet dengan agak kuat bagian tengah botol susu. Tekanan kuat dari luar botol akan mendorong susu menetes lebih deras.
  7. Berikan jeda pemberian minum dengan cara menurunkan botol dot untuk mencegah kucing tersedak.
  8. Berikan minum secara lembut agar susu tidak menetes kemana-mana.
  9. Pastikan Anda memberi minum anak kucing Anda sampai rasa lapar dia hilang.
  10. Jika sudah, lepaskan botol dot kucing dan bersihkan mulut anak kucing Anda menggunakan tissu.

Khusus untuk dot kucing dari suntikan, Anda tidak dapat menggunakan perlakuan seperti diatas, hal ini dikarenakan ada ruang vakum didalam suntikan yang mencegah susu menetes kebawah.

Berikut ini prosedur cara memberikan susu pada anak kucing dengan menggunakan dot kucing dari suntikan:

  1. Dekatkan anak kucing yang ingin Anda beri minum susu.
  2. Peganglah kepala anak kucing dengan lembut.
  3. Masukkan selang yang terbuat dari karet pentil kedalam mulut kucing.
  4. Pompa secara perlahan suntikan agar susu keluar dengan bertahap.
  5. Perhatikan perilaku kucing saat mengecap, hentikan pemompaan suntikan saat melihat tanda-tanda anak kucing Anda tersedak.
  6. Berikan minum sampai kucing merasa laparnya hilang.
  7. Cabut ujung suntikan dan bersihkan mulut kucing dengan tissu.

Kasus anak kucing setelah minum susu selain air susu kucing (ASK)

Ada dua kasus yang akan Anda hadapi saat memberikan susu pada anak kucing umur 3-4 minggu yang ditinggal induknya. Apa saja kasus itu?

1. Normal

Normal disini, kucing sangat menyukai susu yang Anda berikan dan dia meminumnya dengan sangat lahap, sehingga anak kucing dapat Anda rawat dengan mudah. Pemberian susu pada anak kucing hanya sampai dia berumur 8 minggu atau 2 bulan. Setelah itu Anda harus menyapihnya dan melatihnya makan makanan kucing kering maupun basah.

2. Tidak normal

Tidak normal disini berarti kucing mengalami mencret/diare/muntah setelah Anda beri susu. Ada beberapa penyebab kejadian upnormal tersebut. Seperti si anak kucing sedang terserang penyakit/infeksi/bakteri parasit atau si anak kucing memiliki intoleransi laktosa.

Intoleransi laktosa adalah keadaan dimana anak kucing tidak dapat mencerna kandungan laktosa dari susu karena mereka tidak memiliki enzim laktase yang mencukupi. Laktosa yang tidak terurai akan menyebabkan diare dan mencret pada anak kucing.

Solusi untuk kasus ini adalah membelikan susu khusus anak kucing yang harus ada ketentuan susu tidak mengandung laktosa. Namun, Anda tidak perlu khawatir, secara alamiah anak kucing normal memiliki enzim laktase sampai mereka berumur 2 bulan. Setelah itu produksi enzim akan menurun dan terus menurun sampai mereka tua.

Kesimpulan

Apabila Anda merawat anak kucing tanpa induk Anda harus memiliki sediaan susu untuk anak kucing dan dot kucing. Anda dapat dengan mudah mendapatkan dot kucing jika Anda tinggal di perkotaan. Tinggal beli saja di petshop, harganya relatif murah, yaitu 15.000-25.000.

Namun, bagi Anda yang jauh dari petshop dan tinggal didesa, Anda dapat memanfaatkan botol cuka, botol oli mesin jahit, dan suntikan sebagai dot darurat untuk kucing Anda. Pastikan Anda membuat dot kucing yang aman dan nyaman untuk dikenyut anak kucing.

Temukan artikel menarik tentang cara merawat kucing di sini.