Home » Info Kucing

Ini sebabnya kenapa kucing suka makan ayam hidup

Beberapa pemilik kucing yang juga memelihara ayam di rumah sering bingung dengan kebiasaan kucingnya. Kucing suka mengejar dan makan ayam hidup, terutama yang ukurannya kecil. Waduh, kenapa begitu, ya? Ada beberapa faktor penyebab seperti naluri alami kucing untuk berburu dan kemungkinan si kucing masih merasa lapar. Hal ini bisa diatasi dengan beberapa cara. Mulai dari memperhatikan kebutuhan nutrisi harian si kucing (fase lapar kucing), sampai memasangkan kalung dengan lonceng di lehernya. Supaya lebih jelas, yuk baca pembahasannya sampai selesai.

Naluri berburu kucing sebagai karnivora sejati

Secara alamiah, kucing tergolong sebagai hewan karnivora. Kalau dilihat asal katanya, karnivora terdiri dari dua kata, yaitu cao dan vorare. Artinya, daging dan makanan. Dari situ, karnivora bisa diartikan sebagai hewan yang memakan daging. Hewan karnivora rata-rata memiliki keterampilan berburu. Mereka pandai mengintai, aktif, cerdas, dan kemampuan berlarinya sangat cepat.

Naluri sebagai hewan karnivora inilah yang menjadi penyebab kenapa kucing suka mengejar dan memakan ayam. Terutama yang ukuran tubuhnya lebih kecil dari si kucing. Di alam bebas, kucing biasanya memang memburu hewan-hewan kecil untuk menjadi menu santapan. Apalagi, ayam yang berukuran kecil relatif mudah dikejar dan tidak berbahaya. Walaupun si kucing sudah menjadi kucing rumahan, tetapi kemungkinan ia mengejar ayam tetap ada, lho. Ya karena naluri berburu itu tadi. Sensasinya mungkin berbeda bagi si kucing.

Catatan: Kucing indoor yang tidak memiliki mentor dalam memangsa, dan memakan hewan buruan. Jadi, apabila kucing indoor menyergap anak ayam, si meong hanya memainkannya sampai mati. Setelah anak ayam tidak bergerak, kucing bosan lalu pergi.

Kucing masih merasa lapar

Penyebab lain kenapa kucing suka memakan ayam hidup adalah mungkin karena mereka masih merasa lapar. Untuk bertahan hidup, kucing memerlukan makanan dengan nutrisi yang seimbang. Jumlah protein dan kalori harus terpenuhi sesuai kebutuhan hariannya. Berarti makanannya harus dalam porsi besar, dong? Tidak juga. Porsi makan kucing bisa berbeda-beda, kok. Tergantung pada faktor usia, kondisi kesehatan, berat badan, sampai seberapa banyak aktivitasnya.

Makanan yang baik untuk kucing harus mengandung protein minimal 25%. Kalau makanannya berkualitas, jumlah kandungan proteinnya bisa lebih tinggi. Namun, ini kembali pada faktor usia dan kondisi si kucing. Kalau kucingmu sudah tua atau senior, proteinnya tidak boleh terlalu tinggi. Terlalu banyak protein malah akan buruk untuk kesehatan. Sementara kitten dan kucing yang sedang hamil, justru lebih cocok diberi makanan yang mengandung protein di atas 30%.

Bagaimana dengan kebutuhan kalori? Dilansir dari Catster, Animal Medical Center di New York memberikan panduan tentang cara menghitung kebutuhan kalori kucing. Untuk tiap berat 1 pon, kucing membutuhkan 30 kalori per harinya (1 pon = 0,45 Kg). Jadi, misalnya berat kucingmu 8 pon (4,05 kg), maka yang dibutuhkan sebanyak 240 kalori per hari. Nah, coba deh kamu hitung berapa berat kucingmu supaya tahu kebutuhan kalori hariannya. Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel takaran makanan kucing per hari yang tepat.

Kalau selama ini kamu memberikan porsi makan tidak sesuai dengan kebutuhan, itu bisa menyebabkan si kucing masih merasa lapar. Tidak heran kalau kemudian mereka masih mengejar dan memakan ayam hidup.

Solusinya supaya kucing tidak makan ayam hidup

Supaya tidak terus jengkel karena si kucing selalu mengejar dan memakan ayam peliharaanmu, kamu perlu tahu cara mengatasinya. Ada 3 cara yang bisa kamu coba di rumah.

1. Beri makan kucing sesuai dengan kebutuhan hariannya

Secara alami, kalau kucing sudah merasa terpenuhi nutrisi hariannya, mereka akan berhenti makan dengan sendirinya. Cek kandungan protein dan kalori pada makanan yang biasa kamu berikan untuk kucingmu. Biasanya, pada bagian belakang kemasan makanan terdapat informasi komposisi nutrisi dan saran penyajian. Dari situ kamu akan tahu seberapa banyak porsi yang harus kamu berikan. Ini nanti bisa kamu bagi dengan frekuensi makan kucingmu dalam sehari.

2. Letakkan anak ayam di tempat yang aman dari jangkauan kucing

Usahakan anak ayam berada di dalam kandang, keranjang, gudang, atau tempat tertutup lainnya. Kalau memang sedang dilepas, pastikan ada batas pengaman, baik itu berupa jaring atau kawat. Yang terpenting, jangan pisahkan anak ayam jauh dari induknya. Kenapa? Karena kucing cenderung mengejar hewan yang tidak menimbulkan ancaman. Contohnya ya seperti anak ayam ini. Kucing jarang mengejar ayam dewasa, terutama yang ukurannya lebih besar dari tubuh si kucing. Dengan adanya si induk, anak ayam akan lebih aman karena pasti selalu diawasi dan dijaga.

3. Pasangkan kalung dengan lonceng di kucingmu

Cara ini sudah pernah saya coba. Waktu itu supaya kucing saya tidak mengganggu ikan-ikan kecil di kolam. Dengan kalung berlonceng, saya bisa lebih mudah mengawasi pergerakan si kucing. Kadang, kucing suka mengendap-endap untuk melancarkan aksi nakalnya. Tiba-tiba saja sudah menyerang. Sejak dipasangkan kalung berlonceng, saya bisa mendengar ke arah mana ia berjalan. Kalau seperti akan menuju ke kolam, saya bisa segera menghalaunya. Cara ini juga bisa kamu coba untuk menjaga anak ayam peliharaanmu. Bahkan, dengan suara lonceng dari kalung, anak ayam dan induknya juga bisa ikut waspada tiap kali kucingmu datang mendekat. Eitsss, tapi pastikan kamu memasang kalung dengan benar, ya. Sisakan paling tidak jarak longgar sekitar 2 jari di leher. Fungsinya supaya kucing tetap bisa melepaskan diri kalau kalungnya tersangkut di kayu atau benda lain.

Poin penting dari kasus kucing makan ayam hidup

Nah, sudah terjawab kan kenapa kucing suka makan ayam hidup? Sebagai hewan karnivora, kucing memiliki naluri berburu. Apalagi kalau si kucing ternyata masih lapar. Kucing pasti akan mencari makanan lain. Salah satunya dengan mengejar dan memakan ayam. Jadi, kamu harus memastikan ayam peliharaanmu berada di tempat yang aman. Kucingmu juga perlu diperhatikan kebutuhan nutrisi hariannya. Jangan sampai ayam peliharaanmu terus menerus dimakan oleh si kucing karena ia masih merasa lapar.

Akhir kata, apakah kucing kamu juga suka makan ayam yang masih hidup? Bagaimana cara kamu mengatasinya? Bagikan pengalamanmu melalui kolom komentar sekarang. Supaya banyak teman-teman yang lain dapat mencegah kucingnya untuk memangsa ayam hidup.

Baca lebih lanjut: Bolehkah kucing makan daging ayam? »