Ini alasan kenapa kucing pilih pilih makanan

Tahukah kamu kalau ternyata kucing juga pilih pilih makanan seperti manusia. Ada beberapa penyebab perilaku tersebut. Misalnya: makanan kucing telah terkontaminasi, kucing sedang sakit hingga kucing sedang bosan terhadap makanan kesehariannya. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut ini. Let’s dive in!

Sensor perasa spesial pada lidah kucing: Penyebab kucing rewel soal makanan

Mungkin kamu menjadi salah satu pemilik kucing yang pusing memiliki peliharaan yang pemilih soal makanan. Ternyata, hal tersebut terjadi bukan tanpa sebab lho. Menurut ilmuwan yang berasal dari AFB International and Integral Molecular, kucing memiliki reseptor perasa di lidah yang sangat sensitif.

Lidah kucing memiliki jutaan sel pengecap rasa yang sangat sensitif. Terutama dalam mendeteksi rasa pahit. Adanya sensor rasa pahit yang bernama ‘Tas2r43’ membuat kucing mengenali zat pahit dengan amat baik.

Temuan dari penelitian Michelle, 2015, cukup mengejutkan. Karena dengan sensor perasa pahit tersebut, kucing dapat mendeteksi racun yang membahayakan hidupnya. Fakta ini selaras dengan teori dari para ilmuwan. Teori tersebut menyatakan bahwa lidah kucing menjadi lebih sensitif terhadap racun, seperti yang ada di tanaman. Jadi, kucing yang hidup di hutan dapat sangat selektif dalam memilih makanan.

Apakah hal yang sama juga berlaku untuk makanan kucing olahan? Jawaban singkatnya adalah iya. Kucing yang merasakan ada rasa pahit yang tidak wajar di dalam makanan kucing akan meninggalkan makanan tersebut. Bahkan makanan kucing yang terbuat dari daging dan seafood yang enak, tidak akan kucing makan.

Apakah kucing salah? Tidak, bisa jadi, pabrikan makanan kucing tersebut mencampurkan bahan yang menyebabkan rasa pahit, misal pengawet makanan. Akibatnya, kucing menjadi anti dan enggan memakan makanan tersebut. Dari kejadian tersebut, lembaga AAFCO mengeluarkan regulasi terkait makanan kucing komersial. Jadi, makanan kucing yang mendapatkan label AAFCO aman dan enak bagi kucing.

Makanan yang terkontaminasi, Penyebab kucing menjadi pemilih

Kucing rewel soal makanan bisa jadi karena makanan kucing yang sudah terkontaminasi. Si meong memiliki indra penciuman dan perasa yang amat baik. Jika kamu perhatikan, setiap ada makanan kucing akan membaui dan menjilat makanan terlebih dahulu sebelum memakannya. Jika makanan kucing tidak lolos standard dari lidah dan penciuman kucing, makanan kucing tersebut tidak akan dimakan kucing.

Kucing lebih suka makan makanan baru dengan aroma tajam dan rasa yang kuat daripada makanan hambar. Itu karena kualitas rasa dan bau makanan kucing tidak seenak saat pertama kali dibuat atau dibuka.

Penurunan kualitas makanan tersebut bisa jadi karena terkontaminasi, misalnya dari lalat. Bisa juga karena angin atau udara yang menyebabkan makanan basah menjadi kering ataupun sebaliknya.

Kontaminasi pada makanan kucing bisa disebabkan juga karena rasa sabun. Mungkin ketika kamu mencuci wadah makanan atau minumannya, sabunnya masih tertinggal karena kurang bersih saat membilas. Akibatnya, rasa sabun masih tertinggal di makanan dan membuat makanan terasa aneh.

Kucing rewel soal makanan karena kebiasaan makan

Sama seperti manusia, kucing menjadi pemilih soal makanan karena kebiasaan. Contohnya, kamu terbiasa memberi makan kucing makanan yang enak dan mahal, seperti: Me-O Treats, Whiskas Pouch Junior Tuna, Royal Canin Wetfood. Keesokan harinya, kamu memberikan daging ayam sebagai makanan.

Awalnya, kucing kamu akan menolak untuk makan karena rasanya berbeda dari yang biasa dia makan. Namun, ketika kamu membiasakan memberi makan dengan daging ayam, kucing akan mulai beradaptasi dan tidak terlalu rewel soal makanan.

Selain itu, mungkin kamu juga menghadapi kucing yang seharian hanya mau makan daging ayam, besoknya tidak mau. Kebiasaan ini tentu akan membuat kamu pusing untuk memberi makan kucing kesayangan.

Faktanya, secara alami kucing memang mudah bosan dan merupakan pemburu yang alami. Artinya, kucing selalu mencoba untuk memakan sesuatu yang berbeda dan segar. Karena itu, kamu akan sering mendapati kucing berburu hewan kecil, seperti tikus atau serangga.

Catatan: Kalau kucing menjadi sangat pemilih, maka ada perubahan pada selera dan kebiasaan makan kucing. Bisa jadi karena makanan yang kurang enak, bosan, rasa makanan kucing aneh atau karena sakit.

Apakah tekstur makanan kucing juga mempengaruhi perilaku kucing pilih-pilih makanan?

Iya. Sama halnya seperti manusia lho, kucing juga suka terhadap makanan dengan tekstur tertentu. Uniknya, kucing lebih cenderung suka makanan dengan kadar air tinggi lho. Kucing lebih suka makanan basah dibandingkan makanan kering. Hal ini disebabkan makanan basah memiliki kandungan air lebih banyak dan aroma yang lebih kuat dari makanan kering. Makanan basah memiliki tekstur yang lembut, berair dan rasa yang kuat. Jadi, rasa makanan akan lebih tahan lama di lidah kucing.

Tekstur makanan juga menjadi salah satu penyebab kenapa kucing senang pilih-pilih makanan. Makanan kucing ompong dan anak kucing sangat berbeda dengan kucing dewasa yang masih sehat. Kucing ompong dan anak kucing tidak menyukai makanan kering. Mereka lebih menyukai makanan basah. Karena makanan kering sangat keras. Dengan begitu, kucing akan sulit untuk memakan makanan tersebut.

Sedangkan kucing dewasa menyukai makanan yang segar, berair dan enak. Tanpa memperhatikan tekstur makanan. Hal ini dikarenakan kucing dewasa memiliki rahang dan gigi yang masih kuat.

Catatan: Walaupun begitu, kadang kucing ras tertentu memiliki selera makannya sendiri. Selera makan ini terbentuk dari kepribadian kucing, variasi makanan yang pernah dicoba dan kebiasaan makan sehari-hari.

Bagaimana jika kucing tiba-tiba sangat pemilih dan tidak mau makan?

Pada dasarnya, kucing termasuk hewan yang suka ngemil. Kucing akan menghabiskan makanannya sedikit demi sedikit dibandingkan menghabiskan seluruh makanan secara langsung.

Jika kucing tiba-tiba menjadi pemilih dan tidak mau makan walaupun diberi makanan kesukaannya, bisa jadi kucing sedang sakit. Penyakit apa? Bisa jadi karena giginya sedang sakit, pencernaannya terganggu atau mengalami hairball.

Jadi, saat kamu mendapati kucing tiba-tiba pemilih bahkan berat badannya menurun, ada baiknya kamu langsung melakukan investigasi. Jika dalam beberapa hari pola makan kucing semakin memburuk, segera konsultasi ke dokter hewan. Dengan begitu, kucing kamu akan langsung diperiksa dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Tapi, bagaimana jika dari hasil pemeriksaan, kucing dinilai sehat? Itu artinya kucing kamu hanya pemilih atau sangat selektif memilih makanan. Saya sarankan, untuk berkonsultasi dengan dokter hewan. Tanyakan makanan apa yang bisa dicoba namun tetap yang memenuhi nutrisi kucing.

Selain itu, cobalah untuk memberi makanan baru dalam porsi kecil terlebih dahulu. Beri makanan dengan aroma yang kuat atau yang memiliki tekstur berbeda dari makanan sebelumnya. Kemudian, bandingkan dengan makanan yang biasanya kamu berikan.

Jika masih belum mau mencoba makanan tersebut, coba beri makanan yang memiliki kandungan protein tinggi dan rendah karbohidrat. Berikan makanan yang sama dengan porsi kecil agar kucing menjadi terbiasa.

Bagaimana cara mengatasi kucing yang suka pilih-pilih makanan?

Saya akan berbagi pengalaman saya dalam mengatasi kucing yang suka pilih-pilih makanan. Saya pernah menangani tiga kasus:

Solusi pertama

Kasus pertama:

Kucing pilih-pilih makanan karena kucing sudah tua. Jadi si meong pilih-pilih makanan karena masalah kesehatan.

Solusi:

Saya melakukan pemeriksaan fisik kucing ke dokter hewan. Ternyata, ada beberapa gigi kucing copot. Dengan begitu, kucing sulit memakan makanan dengan tekstur keras.  Dokter hewan menyarankan untuk mengganti jenis makanan kucing. Akhirnya, saya memberikan makanan basah yang lembut (Wetfood Me-O & Royal Canin for kitten), dan pudding daging buatan sendiri. Jika ada uang lebih, saya belikan American Journey Pate Salmon Recipe Grain-Free Cat Food. Mahal sih, tapi kucing akan kembali doyan makan dan tidak pilih-pilih makanan lagi.

Solusi kedua

Kasus kedua:

Kucing pilih-pilih makanan karena menderita sariawan di lidah bagian dalam.

Solusi:

Pada kasus kedua, saya sempat bingung selama seminggu. Hal ini dikarenakan saya tidak menemukan penyebab pasti kenapa kucing pilih-pilih makanan. Akhirnya, kucing saya paksa makan setiap hari. Ini hal berat karena harus membedong kucing dan memberi makan menggunakan spet.

Muncul rasa curiga saat saya memberikan makan dari bibir kucing bagian kiri. Si meong selalu merasa seperti kesakitan. Tapi, saya tidak tahu pasti kenapa bisa begitu. Akhirnya, saya bawa si kucing ke dokter hewan. Karena saya kesulitan untuk memeriksa rongga dalam di mulut kucing.

Hasil pemeriksaan menunjukkan, kucing saya mengalami sariawan yang cukup besar di lidah bagian belakang dan rongga mulutnya. Inilah biang kerok kenapa kucing saya pilih-pilih makanan. Akhirnya, dokter hewan meresepkan obat sariawan. Dan setelah beberapa hari pengobatan, luka sariawan sembuh. Dan si meong sudah tidak pilih-pilih makanan lagi.

Solusi ketiga

Kasus ketiga:

Kucing pilih-pilih makanan karena bosan dengan makanan kesehariannya dan ngambek dengan majikannya.

Solusi:

Karena sibuk bekerja, saya menelantarkan kucing saya selama 1,5 bulan. Di sini, bukan berarti saya tidak memberi kucing makan. Cuma, saya tidak memberikan perhatian dan kasih sayang yang cukup. Akibatnya, kucing saya ngambek. Sudah tidak diperhatikan, tidak di grooming dan makanan kucing hanya itu-itu saja.

Sampai suatu ketika, si kucing menjadi sangat pilih-pilih makanan. lho, kok kamu gitu sih? Hayo, dihabiskan makananmu. Si kucing cuma mlengos dan pergi ke pojok ruangan. Setelah saya ingat-ingat lagi, ternyata si kucing ngambek dengan saya dan bosan dengan makanannya.

Akhirnya, setelah pekerjaan saya selesai, si meong saya belikan snack kucing Me-O Creamy Treats dan Royal Canin Intentse Care Beauty. Saya berikan Me-O Creamy Treats secara berkala sebagai snack kucing sebagai rasa bersalah saya karena menelantarkan si meong. Saya kembali berinteraksi dengan si kucing dan memanjakannya.

Dan setiap hari, saya mulai mencampurkan makanan basah dan makanan kering kucing. Solusi ini ampuh untuk meningkatkan nafsu makan kucing. Akhirnya, nafsu makan kucing kembali normal. Dan kucing tidak lagi pilih-pilih makanan kucing.

Jadi, mengapa kucing pilih-pilih makanan?

Kucing pilih-pilih makanan bisa disebabkan karena banyak hal:

  • Sensor di lidah terhadap rasa pahit yang sangat sensitif.
  • Makanan kucing terkontaminasi sehingga rasa dan mau makanan menjadi tidak enak.
  • Wadah makanan yang tidak dicuci bersih sehingga meninggalkan rasa sabun.
  • Kebiasaan makan.
  • Kesukaan kucing terhadap jenis makanan tertentu. Bisa jadi karena tekstur, aroma dan juga rasanya.

Tapi, jika kamu mendapati kucing tiba-tiba menjadi pemilih dan menyebabkan masalah kesehatan, ada baiknya segera diperiksa oleh dokter hewan. Dengan begitu, kucing kamu akan mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

Baca lebih lanjut: 9 makanan penggemuk kucing yang bikin gendut dan bulu bagus »