Home » Info Kucing

10 jenis ras kucing tanpa bulu yang lucu dan menggemaskan

Sebagian besar orang jika ditanya, “Apakah kamu pernah mengetahui tentang kucing tanpa bulu?”. Jawaban mereka pasti relatif sama, pernah, itu kucing Sphynx. Jawaban tersebut benar. Tapi, tidak semua orang tahu, kalau saat ini ada lebih dari satu jenis ras kucing tanpa bulu di dunia. Ras kucing yang muncul belakangan adalah hasil rekayasa genetik dan perkawinan silang. Hasil persilangan ini menghasilkan kucing tanpa bulu yang unik, lucu dan menggemaskan. Berikut 10 jenis ras kucing tanpa bulu:

Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan di bawah ini sampai selesai.

1. Kucing Bambino

Kucing Tanpa Bulu Ras Bambino
Kucing ras Bambino.

Kucing jenis Bambino menjadi kucing ras tanpa bulu pertama yang akan saya bahas. Jenis ras kucing satu ini berasal dari Amerika Serikat. Kucing Bambino merupakan hasil perkawinan silang antara kucing Munchkin dengan kucing jenis Sphynx.

Kucing tanpa bulu jenis Bambino dapat berusia mulai dari 9 – 14 tahun. Sebutan Bambino sendiri diambil dari bahasa Italia yang memiliki makna ‘bayi’. Memang tampilan kucing Bambino mirip seperti bayi kucing.

Kucing Bambino terlihat unik sekaligus lucu. Tubuhnya memiliki postur yang agak mungil dengan kaki yang pendek. Sehingga, membuatnya terlihat berbeda dengan kucing jenis Sphynx yang postur tubuhnya lebih besar.

Meskipun terlihat mungil, tubuh kucing Bambino terlihat kekar dengan telinga yang besar. Tingginya dapat mencapai 18 hingga 20 cm beratnya dapat mencapai 2,5 hingga 4 kilogram.

Selain itu, kucing Bambino cenderung memiliki sedikit bulu terutama di bagian wajah, telinga, kaki, dan ekornya. Meskipun memiliki raut wajah yang unik, kucing jenis ini termasuk kucing yang ramah dan penyayang.

2. Kucing Donskoy

Kucing Tanpa Bulu Ras Donskoy
Kucing ras Donskoy.

Jenis kucing tanpa bulu selanjutnya adalah Donskoy, kucing jenis ini juga disebut Don Sphynx, Don Hairless, dan Russian Hairless.

Secara fisik kucing jenis Donskoy hampir identik dengan jenis Sphynx namun berbeda secara genetik. Kucing jenis Sphynx memiliki gen resesif sedangkan jenis kucing Donskoy memiliki gen dominan berbulu.

Lebih uniknya lagi, saat musim dingin tiba, tumbuh bulu-bulu ditubuhnya. Kemudian sedikit demi sedikit akan rontok saat menjelas musim panas, di mana suhu di sekitarnya mulai terasa hangat.

Kucing jenis ini biasanya tumbuh dengan tinggi 25 hingga 30 cm dengan berat sekitar 3 hingga 6,5 kilogram. Ciri khas dari kucing Donskoy yaitu memiliki kerutan di sekitar bagian pipinya dan tubuhnya cukup berotot.

3. Kucing Dwelf

Kucing Tanpa Bulu Ras Dwelf
Kucing ras Dwelf

Ras kucing tanpa bulu jenis Dwelf merupakan hasil dari persilangan kucing jenis American Curl, Munchkin, dan Sphynx. Sebutan Dwefl diambil dari kombinasi kata kurcaci dan peri dalam bahasa Inggris, yakni dwarf dan elf.

Bentuk kaki kucing Dwefl agak pendek, itu karena didapat dari gen yang diturunkan dari ras kucing Munchkin. Tubuh tanpa bulunya diturunkan dari ras kucing Sphynx. Sedangkan, bentuk telinga yang melengkung pada kucing Dwefl didapatkan dari ras kucing American Curl.

Kucing Dwefl termasuk jenis kucing yang aktif dan suka bermain, bisa dibilang memiliki kepribadian yang hampir mirip dengan anjing. Kucing Dwefl dapat tumbuh dengan tinggi 15 hingga 17 cm dengan berat 2,5 hingga 3 kilogram. Kucing Dwelf juga memiliki bercak rambut tipis di bagian atas telinga, hidung, ekor, dan cakarnya.

4. Kucing Elf

Kucing Tanpa Bulu Ras Elf
Kucing ras Elf.

Ras kucing jenis Elf merupakan jenis kucing hasil persilangan antara kucing jenis Sphynx dan American Curl. Jenis kucing ini bisa dibilang mirip dengan jenis kucing Dwefl dengan versi tubuh yang lebih besar. Kucing jenis ini cenderung memiliki bulu halus pada permukaan kulitnya yang halus.

Beberapa kucing Elf memiliki bercak bulu tipis di bagian atas telinga, hidung, cakar, dan ekornya. Kucing ini biasanya tumbuh hingga 20 hingga 25 cm dengan berat 5,5 hingga 7 kilogram.

5. Kucing Lykoi

Kucing Tanpa Bulu Ras Lykoi
Kucing ras Lykoi.

Kucing Lykoi juga dikenal sebagai kucing manusia serigala dan sebagian kecil di antaranya memiliki bulu di tubuhnya. Beberapa kucing Lykoi ditemui memiliki tubuh yang tertutup bulu berwarna hitam keabu-abuan yang khas. Untuk sebagian besar lainnya cenderung tidak berbulu, terutama di sekitar wajah, di bagian belakang telinga, dan di bagian kakinya.

Kucing jenis Lykoi ini biasanya memiliki naluri pemangsa yang kuat dan suka menguntit hewan lain. Kucing jenis ini dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 15 hingga 18 cm dengan berat mulai dari 2 hingga 1,5 hingga 3,5 kilogram.

6. Kucing Minskin

Kucing Tanpa Bulu Ras Minskin
Kucing ras Minskin.

Kucing tanpa bulu jenis Minskin ini hampir mirip dengan jenis Bambino. Keduanya sama-sama diperoleh dari hasil persilangan antara kucing Sphynx dengan kucing Munchkin. Tapi, kucing Minskin cenderung memiliki postur tubuh yang lebih kecil dengan bentuk kaki yang agak pendek.

Dan terdapat bercak bulu di beberapa bagian tubuhnya, terutama di bagian hidung, telinga, kaki, dan ekornya. Sebagian besar kucing Minskin tidak memiliki bulu di bagian perutnya. Biasanya kucing jenis ini dapat tumbuh dengan tinggi 20 hingga 25 cm dengan berat 2 hingga 3,5 kilogram.

Kucing Minskin termasuk jenis kucing yang cerdas dan cukup aktif, sehingga sangat suka bermain. Sebutan Minskin diambil dari kata miniature dan skin dalam bahasa Inggris. Kucing ini memiliki tampilan wajah yang cukup unik dan lucu.

7. Kucing Peterbald

Kucing Tanpa Bulu Ras Peterbald
Kucing ras Peterbald.

Jenis kucing Peterbald berasal dari Rusia dan merupakan hasil dari persilangan antara ras kucing Donskoy dengan kucing Oriental Shorthair. Persilangan kucing Peterbald pertama kali dilakukan di St. Petersburg, Rusia pada tahun 1994. Dan mulai diakui oleh The International Cat Association (TICA) di tahun 2009.

Namun kucing jenis ini masih jarang ditemukan di luar Rusia. Ada satu hal yang perlu kamu tahu, kucing Peterbald tidak semuanya tanpa bulu. Beberapa anak kucing Peterbald memiliki bulu halus di tubuhnya dan sebagian besar akan rontok seiring berjalannya waktu.

Namun ada juga yang bulunya tetap tumbuh meskipun kucing Peterbald sudah beranjak dewasa. Terkadang juga kucing jenis ini terlahir dengan bulu yang lebat seperti jenis kucing pada umumnya. Kucing Peterbal ini tergolong hebat karena kebanyakan dari mereka lebih cepat sembuh saat sakit.

Itu karena kucing jenis ini memiliki metabolisme tubuh yang luar biasa sehingga membuatnya lebih cepat sembuh. Kucing ini dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 20 hingga 25 cm dengan berat sekitar 2,5 hingga 5 kilogram. Karakteristik kucing Peterbald memiliki mata berbentuk oval yang diturunkan dari ras Oriental Shorthair.

8. Kucing Sphynx

Kucing Tanpa Bulu Ras Sphynx
Kucing ras Sphynx.

Sphynx menjadi jenis ras kucing tanpa bulu yang paling banyak dikenal orang-orang yang berasal dari Kanada. Jenis ras kucing ini pertama ditemukan pada tahun 1966 di Ontario, Kanada. Kucing Sphynx berasal dari mutasi genetik resesif yang terjadi secara alami. Lalu, kucing Sphynx dikembangkan dengan melakukan persilangan dengan jenis kucing Shorthair untuk mendapatkan kumpulan gen yang lebih baik.

Upaya tersebut bertujuan untuk mengembangbiakkan jenis kucing tanpa bulu di Kanada. Beberapa kucing Sphynx terdapat bulu halus di bagian wajah, kaki, dan ekornya. Ukuran telinga kucing Sphynx juga tergolong cukup besar yaitu dapat mencapai 5 hingga 8 cm. Kucing Sphynx dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 20 hingga 25 cm dengan berat 2,5 hingga 5,5 kilogram.

9. Kucing Sphynx Hybrids

Kucing Tanpa Bulu Ras Sphynx Hybrids
Kucing ras Sphynx Hybrids.

Salah satu kucing Sphynx Hybrids hasil persilangan antara Kucing Sphynx dan Kucing American Bobtail yaitu Sphynxiebob. Kucing Sphynxiebob pertama kali muncul pada tahun 2015. Kucing Sphynx Hybrids juga memiliki tampilan yang serupa dengan jenis kucing Sphynx pada umumnya.

Tapi kamu dapat membedakannya dengan melihat bentuk ekornya. Kucing Sphynx Hybrids cenderung tidak memiliki ekor atau biasanya juga ada yang memiliki ekor pendek.

10. Kucing Ukrainian Levkoy

Kucing Tanpa Bulu Ras Ukrainian Levkoy
Kucing ras Ukrainian Levkoy.

Ras kucing jenis Ukrainian Levkoy memiliki tampilan yang cukup unik. Kucing Ukrainian Levkoy dihasilkan dari persilangan kucing Donskoy dengan kucing Scottish Fold. Kucing Ukrainian Levkoy memiliki tubuh tanpa bulu dengan bentuk telinga yang terlipat ke dalam. Ciri fisik ini membuatnya terlihat unik.

Kucing Ukrainian Levkoy dapat hidup hingga usia 12 hingga 15 tahun. Kucing jenis ini dapat tumbuh dengan tinggi sekitar 23 hingga 30 cm. Kucing jenis ini cenderung ramah dan cerdas bahkan kucing Ukrainian Levkoy dapat berinteraksi dengan hewan peliharaan lain dengan baik.

Meskipun terlihat agak aneh dan berbeda dengan kucing pada umumnya. Ternyata banyak juga penggemar kucing tanpa bulu dan rela membelinya dengan harga yang cukup mahal. Raditya Dika contohnya, dia juga pernah membeli jenis kucing Sphynx untuk hewan peliharaannya.

Bagaimana kamu tertarik memelihara salah satu jenis ras kucing tanpa bulu di atas? Jika iya komen di bawah ya jenis ras apa yang ingin kamu pelihara.