Home » Info Kucing » Apa Yang Terjadi Jika Kucing Tidak Dikawinkan?

Apa Yang Terjadi Jika Kucing Tidak Dikawinkan?

Apa Yang Terjadi Jika Kucing Tidak Dikawinkan besar

Apakah kamu sedang jengkel dengan kucing kamu yang sedang birahi? Kucing birahi sangat susah diatur. Dia menjadi seperti berganti kepribadian.

Kepribadiannya berubah dengan sangat drastis. Saat kecil lucu, penurut dan riang.

Saat dewasa dan sedang birahi dia menjadi monster. Dia sangat arogan dan sering merusak perabotan rumah. Pada saat tertentu, kadang anggota keluarga yang mendekat sering kena cakar atau gigitan.

Apakah itu efek dari birahi kucing yang tidak tersalurkan? Apa yang terjadi jika kucing tidak dikawinkan pada saat masa kawin?

Kucing yang tidak dikawinkan akan mengalami stres berat. Dia akan menjadi kucing jomblo yang agresif, galak, dan sering marah. Pada kondisi birahi tinggi, kucing yang tidak dikawinkan akan melarikan diri dari rumah. Kucing jantan akan keluyuran berhari-hari demi mencari kucing betina. Dan kucing betina akan mengeluarkan aroma dan teriakan khas untuk memikat lawan jenisnya.

Untuk lebih lengkapnya, simak uraian berikut ini:

Akibat Jika Kucing Jantan Tidak Dikawinkan

Pada era kucing ras, banyak pemilik kucing yang memelihara kucing secara indoor. Mereka tidak mengijinkan kucing jantan untuk pergi keluar rumah.

Kehidupan ini awalnya menyenangkan saat kucing masih kecil (kitten). Namun, saat dia telah berusia 9 bulan, kucing jantan akan mengalami gejolak mating season.

CATATAN: Mating season adalah istilah untuk menggambarkan siklus musim kawin pada kucing. Mating season terjadi saat sekelompok kucing memasuki masa kawin secara bersamaan.

Umur, hormon, dan lawan jenis menjadi pemicu utama mating season.

Sebagai pemiliki, kamu berhak untuk melarang kucing jantan kawin dengan kucing betina liar.

Tapi kamu juga harus paham, bahwa kucing jantan juga memiliki naluri reproduksi yang harus disalurkan.

Apa yang Terjadi Saat Kucing Jantan Tidak Dikawinkan?

Secara garis besar ada tiga kemungkinan, yaitu kucing jantan stres, dia menjadi sangat pemarah dan suka kencing sembarangan (spraying). Saya akan mengulasnya secara detail satu per satu:

1. Kucing Jantan Akan Stres

Apa-Yang-Terjadi-Jika-Kucing-Tidak-Dikawinkan-01

Birahi yang tidak tersalurkan akan membuat tubuh kucing jantan menjadi hangat. Tubuh yang hangat dalam waktu yang lama akan membuat kucing menjadi gelisah. Gelisah karena tidak mendapatkan kucing betina untuk dikawini membuat dia stres dan mudah sakit.

5 Ciri Kucing Jantan Stres Akibat Tidak Dikawinkan:

Pertama, Penurunan Berat Badan

Kucing jantan yang stres akibat tidak dikawinkan akan kehilangan nafsu makan. Dia mulai bosan makan, bosan beraktivitas dan tidak tertarik dengan majikannya.

Akibatnya, secara perlahan berat badannya mulai turun dan dia menjadi kurus. Apabila sudah seperti ini, sepertinya kamu perlu memperhatikan kebutuhan dia deh! Takutnya, kucing kamu jadi kerempeng.

Kedua, Grooming Berlebihan

Grooming merupakan ritual mandi kucing yang sakral. Saat pagi hari atau saat siang hari, kucing menjilati bulunya untuk membersihkan diri. Namun, saat kucing kamu stres akibat tidak dikawinkan, perilaku grooming ini menjadi sangat ekstrim.

Kucing yang stres akan menjilati badannya secara berlebihan. Pada kondisi stres berat, kucing sampai tidak sadar bahwa bulunya telah rontok akibat dijilati. Kasian yah! Segera carikan pasangan deh!

Di sisi lain, dia juga akan sangat antusias menjilati alat reproduksinya. Secara normal? No, secara berlebihan. Bahkan kadang bisa membuat kamu yang melihatnya jijik.

Ketiga, Mengisolasi Diri

Kucing yang stres akan menghindari keramaian. Dia menjadi sangat pemurung dan penyendiri. Dia sangat takut kepada orang baru. Dia senang bersembunyi.

Intinya tuh, dia ingin mengisolasi dirinya. Ungkapan pundung kali yah! Hihihi.

Apa yang sering kucing lakukan saat mengisolasi diri?

Dia biasanya melampiaskan kekesalannya, misal:

  • Tidur sangat lama.
  • Merusak perabotan (entah ditendang, dicakar ataupun dibawa pergi).
  • Menjauh dari majikan dan mengurung diri di tempat gelap.

2. Kucing Jantan Akan Menjadi Agresif, Galak dan Pemurung

Apa-Yang-Terjadi-Jika-Kucing-Tidak-Dikawinkan-02

Kucing jantan yang tidak dikawinkan akan menjadi lebih sensitif terhadap segala sesuatu. Dia menjadi lebih galak, agresif dan selalu memasang muka murung. Jika kamu perhatikan dari dekat, ekspresinya akan menyedihkan sekali.

5 Ciri-ciri Kucing Jantan Agresif Karena Tidak Dikawinkan:

  1. Kucing jantan tidak mau digendong maupun disentuh.
  2. Dia menjaga jarak dari majikan dan orang disekitarnya.
  3. Kucing jantan tidak lagi jinak, senang mencakar dan bertingkah semaunya sendiri.
  4. Kucing jantan jadi acuh tak acuh dengan lingkungan sekitarnya.
  5. Jika ada yang membuatnya marah atau emosi, kucing jantan akan langsung mengajaknya berkelahi.

Apa penyebab perubahan kepribadian tersebut?

Faktor utamanya adalah meningkatnya hormon progesteron di dalam tubuh kucing jantan saat birahi. Hormon ini akan memicu hormon adrenalin dan meningkatkan panas tubuh kucing. Akibatnya, kucing menjadi berani melakukan apapun dan emosi kucing mudah terpancing.

Kucing jantan yang tidak dikawinkan akan menumpuk hormon progesteron di dalam tubuhnya. Apabila hormon ini tidak diturunkan, kucing akan berubah kepribadiannya. Dia akan terlihat selalu gelisah, muruh dan mudah emosi.

CATATAN: Harap selalu waspada kepada kucing jantan dewasa yang belum pernah dikawinkan. Jika dia emosi, dia tidak segan untuk mencakar, mencabik dan menggigit kamu.

3. Kucing Jantan Akan Sering Spraying

Spraying adalah aktivitas kucing kencing sembarangan. Kebiasaan ini sering terjadi pada kucing dewasa yang telah memasuki masa kawin. Biarpun kamu telah melatih kucing kencing di litterbox dengan baik. Namun, saat dia dewasa dan dia sedang birahi, dia tetap akan melakukan spraying.

5 Alasan Kenapa Kucing Jantan Melakukan Spraying:

Kucing jantan yang tidak dikawinkan akan lebih sering spraying. Mereka melakukan ini bukan karena tidak sadar. Berikut ini beberapa alasan kenapa kucing jantan yang tidak dikawinkan sering spraying:

1. Kucing Sedang Mengalami Stres karena Tidak Kunjung Mendapat Pasangan

Stres pada kucing akan mempengaruhi kerja hormon di dalam tubuh kucing. Dia akan merasa cemas dan murus setiap saat. Untuk melampiaskan ke gelisahannya, kucing sering melakukan spraying di sekitar tempat tinggalnya.

2. Kucing Sedang Bereaksi dengan Musuh di Wilayah Kekuasaannya

Kucing jantan adalah hewan teritorial. Dia akan selalu menandai kekuasaannya apabila ada kucing jantan lain yang sedang mendekat. Spraying juga digunakan sebagai penanda wilayah antar pasukan kucing. Apabila ada kucing jantan lain yang memasuki area spraying, biasanya akan terjadi perkelahian.

3. Kucing Menandai Barang-Barang Milik Majikannya

Kucing jantan saat birahi akan melakukan hal over yang tidak terpikirkan oleh kita. Seperti halnya, mengencingi barang-barang yang kita sukai. Dia melakukan spraying kepada barang kamu karena mereka mencintaimu.

Tapi apakah kamu suka dicintai dengan cara seperti itu? No, itu akan meninggalkan bekas yang sulit untuk dibersihkan.

Tapi, ya itulah motivasi kucing jantan. Jangan marah dengan anabul ya! Hehehe.

4. Membuat Batas Wilayah

Ada tiga cara kucing jantan membuat batas wilayah kekuasaannya. Pertama, dia meninggalkan tanda cakar di beberapa tempat mencolok. Kedua, dia meninggalkan aroma kencingnya sendiri (spraying). Ketiga, kucing merontokkan sebagian bulunya.

OMG, tiga kasus ini bisa membuat pemilik kucing pemula murka setengah mati.

Perabotan yang dibeli mahal-mahal akan sobek oleh cakaran kucing. Beberapa area rumah akan bau pesing karena spraying. Seisi rumah bertebaran bulu kucing yang rontok. Kamu harus sabar ya? Hehehe.

5. Untuk Mengenali Aroma Mereka Sendiri

Kucing memang memiliki aroma penciuman yang kuat. Terbukti, kucing dapat melacak tikus yang sedang bersembunyi atau melarikan diri.

Tapi, tahukah kamu? Kucing ternyata mudah lupa dengan aroma yang dia kenali?

Pernah suatu ketika, kucing saya sakit dan di opname selama seminggu di petshop. Setelah dia sembuh dan pulang, kucing dirumah saya semuanya menggeram. Oh, kamu lupa terhadap temanmu?

Padahal baru seminggu loh! Alhasil, saya harus mengulang pembiasaan kucing mulai dari awal lagi.

Lalu, apa hubungannya dengan spraying?

Ya, kucing akan mengulang spraying di tempat kekuasaan mereka saat dia mula lupa dengan aromanya. Dia mungkin akan spraying di tempat yang sama. Kadang juga ditempat berbeda. Kucing jantan memang sangat susah untuk ditebak.

Akibat Jika Kucing Betina Tidak Dikawinkan

Kucing betina yang berusia di atas 6 bulan sudah menginjak pubertas. Kucing betina sudah mengalami gejala birahi. Pada fase ini dia sudah mulai tertarik dengan lawan jenis.

Mungkin kamu masih kasihan untuk mengawinkan kucing betina yang masih kecil. Kamu boleh menunggu sampai dia berumur 9 bulan. Kucing betina pada usia tersebut sudah memiliki organ reproduksi yang tumbuh secara sempurna.

CATATAN: Kucing betina umur 6 bulan sudah bisa hamil loh! Jadi, jika usia tersebut sudah mulai birahi, kamu harus menjaganya dengan baik.

Apa yang Terjadi Saat Kucing Betina Tidak Dikawinkan?

Secara garis besar ada tiga kemungkinan, yaitu kucing betina akan stres, kucing betina menjadi sangat manja dengan majikannya, dan ketiga kucing betina akan kabur dari rumah. Saya akan mengulasnya secara detail agar kamu lebih paham.

1. Kucing Betina Akan Stres

Apa-Yang-Terjadi-Jika-Kucing-Tidak-Dikawinkan-04

Kucing betina yang tidak dikawinkan dapat mengalamai stres seperti kucing jantan. Apakah kucing betina juga mengalami kenaikan hormon progresteron?

Tidak, stres kucing betina dipengaruhi oleh hormon estrogen. Kadar estrogen terlalu tinggi akan membuat dinding rahim berkembang dengan sangat baik. Ovum pada rahim kucing betina akan tumbuh dengan sempurna.

Apabila semua kondisi reproduksi sudah tercukupi, hormon estrogen akan memicu heat pada kucing betina. Bahasa mudahnya birahi. Tubuh kucing akan hangat, dia akan mengeluarkan hormon feromon untuk memikat kucing jantan. Kondisi birahi akan naik turun sesuai kadar hormon di dalam tubuh kucing.

Kucing betina yang sedang birahi, butuh pejantan. Apabila kucing betina kamu isolasi di dalam ruangan terus menerus, dia akan semakin stres. Gejala awal kucing betina tidak mau makan. Setelah itu badannya kurus dan mulai bertingkah aneh, Seperti:

  1. Sering berguling-guling dilantai.
  2. Sering ngompol diluar litterbox.
  3. Sering bersuara keras secara tidak jelas.

CATATAN: Siklus birahi kucing betina di abadikan dengan nama siklus estrus. Saya telah menulis panduan lengkap tentang siklus estrus kucing betina di sini. Silakan dipelajari.

2. Kucing Betina Akan Sangat Manja Pada Majikannya

Apa-Yang-Terjadi-Jika-Kucing-Tidak-Dikawinkan-05

Saat kucing betina tidak diperbolehkan kawin, dia akan menjadi sangat-sangat manja. Dia akan menjadi senang di belai, digendong dan dipeluk. Tingkah lainnya adalah kucing akan selalu menggosok-gosokkan badannya pada kaki atau tubuh kamu.

Mungkinkah itu cara kucing betina untuk merayu majikannya?

Bisa jadi begitu, bisa juga karena kucing betina merasakan panas tubuh yang sefrekuensi dengannya.

Apakah perlu kita manja? Ya, kucing betina yang tidak dikawinkan akan merasa sangat gelisah, bosan dan stres. Kamu perlu menemaninya dan menghiburnya.

CATATAN: Udah sih, carikan pejantan saja. Kasihan loh, kucing betinanya stres. Jika kamu tidak mau merawat anaknya, bisa dikasihkan orang buat di adopsi.

3. Kucing Betina Akan Kabur dari Rumah

Apa-Yang-Terjadi-Jika-Kucing-Tidak-Dikawinkan-06

Tidak dapet pasangan kawin itu berat! Kucing betina saja rela sampai kabur dari rumah. Hehehe.

Stres, gelisah dan dilema kucing betina akan membuatnya menjadi pemberani. Berani apa? Ya berani mencari kesempatan untuk kabur dari rumah majikan.

Jika majikan kucing tidak mengijinkannya kawin, maka dia akan mencari kucing idamannya sendiri. banyak kejadian, kucing anggora hilang selama sehari. Kemudian besok malam pulang sudah membawa kucing jantan dibelakangnya.

Tidak semua prosesi kabur dari rumah berakhir bahagia. Banyak juga kasus kucing diracun, tertabrak motor dan jatuh kesumur saat sedang pergi dari rumah. Sebagai majikan yang baik, kamu harus memberikan perhatian ekstra kepada anabul kamu. Okay!

Solusi mudah jika kamu tidak mau mengawinkan kucing adalah sterilkan kucing sejak dia masih kecil. Jika kucing kamu sudah dewasa, coba panduan cara mudah mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Saya telah menuliskan tips praktis yang bisa langsung diterapkan.

Kesimpulan

Apabila kamu memiliki kucing yang sudah memasuki masa kawin maka segera carikan pasangan. Kucing yang tidak dikawinkan mereka akan stres, gelisah dan menjadi agresif. Berat loh menahan gejolak birahi bagi kucing. Jika dia tidak dapat melampiaskannya, biasanya kucing akan kabur dari rumah.

Kamu dapat melakukan sterilisasi untuk menghilangkan beban birahi dari kucing. Tapi sebelum melakukan sterilisasi, pastikan kamu sudah tahu konsekuensinya. Okay, sampai di sini dulu ya!

Apakah ada informasi yang saya lupakan? Tolong tinggalkan komentar untuk mengingatkan saya. Jangan lupa share ke teman-teman kamu ya. Makasih.

Tinggalkan komentar