5 alasan kenapa kucing tidak mau digendong

Sebagai pemilik kucing, kamu pasti sepakat kalau kucingmu tuh makhluk yang paling menggemaskan. Kucingmu bisa memberikan kenyamanan saat kamu lagi dilanda kegalauan. Misalnya, kamu habis dimarahi bos di kantor, pasti bikin bad mood, bukan? Begitu kamu pulang, boleh banget nih memeluk si meong buat mood buster. Tapi, nggak tau kenapa, kucing kesayanganmu tidak mau digendong. Eits, bukan berarti dia nggak sayang kamu. Kucing pun punya alasan tersendiri di balik keengganannya buat digendong. Bisa jadi, dia memang punya kepribadian pemalu. Kucingmu juga bisa jadi menyimpan trauma. Atau, ada juga alasan lain di balik kucing yang nggak mau digendong. Pahami alasannya berikut ini, yuk.

1. Kucingmu penakut

Buat kamu, menggendong si meong adalah pengalaman yang menyenangkan. Suara purring si meong di dalam dekapanmu bisa bikin kamu merasa tenang. Tapi, bisa jadi buat si kucing itu adalah pengalaman yang menakutkan. Coba deh, bayangkan kamu punya ukuran tubuh yang sama dengan si meong. Terus, tiba-tiba ada makhluk yang tingginya puluhan kali lipat dari kamu menggendongmu tanpa aba-aba. Pastinya, kamu takut banget, kan?

Nah, itulah yang dirasakan si meong. Biasanya, ini sering terjadi pada kucing yang memang punya sifat pemalu. Selain itu, kucing yang pada dasarnya memang penakut juga benci banget digendong. Buat mereka, pengalaman tubuhnya tiba-tiba terangkat ke atas kira-kira sama seperti saat mereka diserang oleh predator. Jadi, jangan kaget kalau mereka panik dan berusaha melarikan diri. Bahkan, kadang-kadang mereka bakal menggigit atau mencakarmu.

2. Kucingmu kurang sosialisasi saat masih kecil

Alasan berikutnya kenapa kucing tidak mau digendong adalah kucing kurang mendapatkan interaksi dan sosialisasi dengan manusia. Kurangnya sosialisasi juga bisa jadi penyebab kucing milikmu tidak mau digendong. Ini sering terjadi kalau kamu adopsi kucing jalanan yang sudah berusia dewasa. Kucing liar yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di jalanan pasti jarang banget digendong. Saat kamu mengadopsinya, dia pasti masih nggak familier dengan sensasi digendong. Tapi, kamu masih bisa kok membuat dia terbiasa digendong. Yang jelas, kamu butuh modal kesabaran dan ketekunan yang banyak banget.

Kalau kamu punya kitten, kamu harus ajak dia sosialisasi sesering mungkin, ya. Nggak cuma kamu ajak main bareng saja. Si meong juga sebisa mungkin sering kamu gendong. Saat dia besar nanti, kucingmu bakal terbiasa saat digendong pemiliknya. Setiap kucing yang saya rawat pasti akan saya biasakan untuk terbiasa dengan sentuhan manusia. Jadi, mereka bakal lebih tenang saat saya menggendongnya. Mereka juga jadi lebih gampang dihandle saat saya harus menggendong atau memangkunya buat memberikan obat.

3. Kucingmu sakit

Ada kalanya, kucing yang nggak mau digendong sebenarnya jadi tanda kalau dia sedang sakit. Ini berlaku buat kucing yang semula suka digendong, ya. Bisa jadi, ada bagian tubuh tertentu yang bengkak dan terasa sakit saat disentuh. Sehingga, dia jadi galak banget saat kamu menggendongnya. Selain itu, bisa jadi ada luka pada tubuh kucing yang nggak kamu ketahui. Sehingga, saat kamu menggendongnya, kucingmu berteriak kesakitan. Nyeri tulang atau sendi juga bisa jadi penyebab kucingmu jadi menolak saat mau digendong. Kalau kamu curiga dengan perubahan perilakunya yang tiba-tiba, sebaiknya segera bawa ke dokter hewan. Setelah dia sembuh pun, bisa jadi kucingmu menolak kamu gendong. Masuk akal, sih. Karena, dia sudah terlanjur mengasosiasikannya dengan rasa sakit.

4. Kucingmu merasa terkekang

Nggak cuma manusia saja, kucing juga bisa merasa terkekang. Saat kamu menggendongnya, mungkin maksudmu cuma menunjukkan rasa sayang. Tapi, tetap saja kucingmu berada di posisi yang terbelenggu. Apalagi, kalau kamu punya kebiasaan mendekapnya dekat dengan dadamu. Kucingmu jadi merasa pergerakannya terbatas, dan dia nggak bisa bebas melepaskan diri. Kucing nggak suka banget saat dia merasa terjebak. Saat berada di gendonganmu, dia nggak bisa bebas bergerak. Nggak heran, dia jadi sebal dan menolak kamu gendong.

5. Kucingmu mengalami trauma di masa lalu

Alasan terakhir kenapa kucing tidak mau digendong adalah trauma dengan perlakuan manusia. Trauma bisa jadi salah satu penyebab kucingmu nggak suka digendong. Kalau kamu adopsi kucing liar dari jalanan atau dari shelter, ini bisa saja terjadi. Bisa saja pemilik lamanya menyiksa si meong, sehingga mengakibatkan dia trauma saat ada manusia yang menggendongnya. Kucing yang sempat mengalami animal abuse biasanya bakal kesulitan buat percaya lagi pada manusia. Selain gara-gara trauma disakiti, pengalaman di dokter hewan juga bisa bikin si meong ogah digendong.

Tips supaya kucing yang tidak mau digendong menjadi betah digendong

Sekarang, kamu sudah tahu alasan kucing tidak mau digendong. Tapi, bukan berarti kucingmu bakal menolak untuk kamu gendong selamanya. Ada kalanya, dia mau menoleransi dan membiarkanmu menggendongnya selama beberapa saat. Kalau kamu oke dengan itu, lakukan tips ini supaya si meong mau digendong.

1. Buat mereka terbiasa dengan sentuhanmu

Kenyamanan adalah segalanya buat si meong. Kalau kamu ingin menggendongnya, pastikan dia merasa nyaman dengan kehadiranmu. Jangan pernah memaksa kucing buat menghabiskan waktu bersamamu. Biarkan si meong mendekatimu saat dia mau. Kamu bisa ajak dia bercakap-cakap dengan suara yang halus dan tenang. Jangan lupa elus-elus bulunya supaya dia merasa makin nyaman. Si kucing bisa saja memutuskan buat duduk di pangkuanmu. Kalaupun nggak, jangan kamu paksa, ya.

Lakukan langkah ini paling nggak 3 – 4 kali sehari. Dengan begitu, kucingmu bakal lebih terbiasa dengan sentuhanmu. Baru, setelah itu kamu bisa mencoba buat menggendongnya. Kalau kucingmu menolak, jangan kamu paksa, ya. Bisa jadi karena kontak fisik antara kamu dan si meong memang belum terlalu sering. Jadi, ulangi terus langkah ini.

2. Hindari cara menggendong kucing yang salah

Salah satu hal yang bikin kucing ogah digendong bisa jadi karena cara menggendongmu yang salah. Misalnya, kamu cuma mengangkatnya di bagian belakang kaki depan saja. Sedangkan, kedua kaki belakangnya menggelantung ke bawah. Kelihatan lucu, sih. Tapi, kucingmu benci banget saat kamu menggendongnya dengan cara ini. Saat kamu menggendongnya, kucingmu bakal merasakan sensasi hilangnya pijakan di bawah kaki. Otomatis, itu bikin dia merasa panik. Soalnya, si meong mengira kalau dia terjatuh. Akibatnya, sekujur tubuhnya jadi tegang dan bikin bobotnya jadi terasa berat. Selain itu, kaki yang nggak dapat pijakan itu juga bikin kucingmu jadi merasa nggak nyaman banget.

Oh ya, kamu juga nggak disarankan buat mengangkat kucing pada bagian tengkuknya. Kata orang-orang sih, menggendong meong dengan cara itu bisa bikin dia tenang. Soalnya, cara itu juga yang dipakai oleh induk kucing saat memindahkan anak-anaknya. Well, cara ini mungkin efektif kalau kamu mengangkat anak kucing dengan ukuran tubuh yang kecil. Tapi, cara ini nggak disarankan buat menggendong kucing remaja. Apalagi, kalau kucingmu sudah berumur dewasa dengan tubuh yang gendut. Mengangkat kucing pada bagian tengkuk bisa bikin kucingmu jadi merasa nggak nyaman. Kucingmu juga berpotensi mengalami cedera atau tercekik. Jangankan bikin si meong merasa nyaman selama kamu gendong. Bisa-bisa, dia malah trauma setelah itu.

Kamu juga nggak boleh menggendong kucing dengan mengangkat kedua kaki depannya saja. Jangankan kucing, bahkan bayi manusia pun nggak boleh digendong dengan cara ini. Kaki depan kucingmu bisa saja terlepas atau sendinya bergeser. Itu sakit banget, lho. Mau bercanda atau nggak, jangan sampai kamu menggendong si meong dengan cara ini, ya.

3. Cari tahu cara menggendong kucing yang benar

Supaya kucingmu betah digendong, kamu harus tahu cara menggendong kucing yang benar. Yang paling penting, jangan langsung menggendong kucing tanpa aba-aba. Itu bisa bikin dia kaget dan refleks memberontak. Menggendong kucing dari depan juga nggak terlalu direkomendasikan. Soalnya, hal tersebut bisa bikin kucingmu merasa terancam. Yang paling baik, gendong kucing dari bagian sisi kanan atau kiri. Jangan lupa ajak si meong bicara dengan suara yang lembut dan santai. Kalau perlu, kamu juga bisa mengelusi badannya terlebih dulu.

Setelah itu, selipkan kedua tanganmu pada bagian belakang kaki depan kucing. Jangan lupa, lebarkan kedua tanganmu. Di tahap ini, jangan lupa buat perhatikan isyarat tubuh kucing. Kucing yang nggak mau digendong biasanya bakal menunjukkan reaksi seperti menghindar. Kalau dia nggak menunjukkan tanda-tanda perlawanan, baru kamu bisa beralih ke langkah selanjutnya. Angkat kucing dan rangkul si meong dengan satu tangan. Tujuannya, supaya kaki depannya dapat tumpuan. Jangan lupa segera selipkan tanganmu yang lain ke bagian bawah si meong sebagai tumpuan tubuhnya. Setelah itu, dekatkan si meong ke dadamu. Ini bakal bikin si meong merasa lebih nyaman. Soalnya, dia bisa mendengarkan suara detak jantungmu. Selain itu, cara ini juga bisa bantu cegah kucing terjatuh akibat terperosok celah antara kedua tangan.

cara menggendong kucing yang benar dengan teknik cradle

Selanjutnya, putar tubuh kucing supaya menghadap ke arahmu. Dengan cara ini, si meong bakal merasa lebih nyaman. Karena, kamu memberikan tumpuan yang kuat pada semua bagian tubuhnya. Kamu bisa menggendongnya dengan gaya yang sama seperti saat menggendong bayi. Sesuaikan saja dengan kenyamanan kucing. Jika kamu lebih suka tutorial dalam bentuk video, silakan klik di sini.

4. Berikan treat saat si meong mau berinteraksi denganmu

Cara ini bisa berguna banget kalau kucingmu mengalami trauma di masa lalu. Kucing biasanya bakal mengasosiasikan suatu hal dengan pengalaman yang baik atau buruk. Nah, kamu pasti ingin supaya dia menganggap kehadiranmu adalah hal positif. Coba deh berikan dia cemilan atau treat saat si meong mau berinteraksi denganmu. Kalau dia mau, kamu juga bisa membelainya. Kalau dia mulai merasa nyaman, baru kamu bisa mencoba buat menggendongnya. Jangan terlalu terburu-buru. Karena bagaimanapun juga, kucingmu butuh waktu buat bisa mempercayaimu.

5. Bersabarlah, dan jangan bombardir si meong

Kadang-kadang, kamu begitu nggak sabar menunggu supaya si meong mau digendong. Akibatnya, kamu jadi mengelusnya terlalu sering. Yang ada, hal tersebut justru bikin kucingmu merasa bingung. Akibatnya, si meong jadi menghindarimu setiap kali kamu mendekatinya.

Sebaiknya, kamu juga nggak memaksa si meong saat dia ingin turun dari gendonganmu. Kalau dia mau turun, turunkan secara pelan-pelan. Pastikan agar jaraknya dengan permukaan tanah nggak terlalu jauh. Sehingga, dia bisa langsung menjejak tanah dengan nyaman. Kamu juga perlu mempertimbangkan seandainya dia tiba-tiba memberontak saat kamu menggendongnya. Jangan sampai kamu melemparkannya begitu saja, ya.

Apa yang harus dilakukan jika kucing tetap tidak mau digendong?

Kamu sudah melakukan semua tips yang ada di atas. Tapi, si meong tetap saja menolak untuk digendong. Kalau begitu, ada baiknya untuk nggak memaksakan kehendakmu. Beberapa kucing memang nggak suka digendong. Bisa jadi, karena itu memang sudah jadi karakternya. Yang bisa kamu lakukan tentu menerima si meong apa adanya. Kucingmu mungkin bukan tipe yang suka digendong. Tapi, mereka sudah cukup merasa nyaman dengan duduk santai di sebelahmu. Atau, bisa juga si meong lebih suka duduk hingga tertidur di pangkuanmu. Kucingmu juga tetap bisa menghiburmu dengan tingkahnya yang lucu saat bermain denganmu. Selain itu, bisa juga dia menunjukkan rasa sayang dengan cara yang berbeda.

Kesimpulan

Ada beberapa alasan kenapa kucing tidak mau digendong. Bisa jadi, dia memang punya karakter yang pemalu atau penakut. Jadi, dia gampang kaget saat kamu menggendongnya. Selain itu, kucing yang kurang sosialisasi saat masa kecilnya juga bisa jadi nggak terbiasa digendong. Si meong juga bisa jadi merasa terkekang karena dia jadi nggak bisa pergi sesuka hatinya. Trauma juga bisa bikin kucing nggak mau kamu gendong. Cedera dan sakit tertentu juga bisa bikin si meong jadi menolak buat digendong.

Baca lebih lanjut: Apa yang terjadi jika kucing tidak dikawinkan? »