Home » Cara Merawat Kucing » Kutu Telinga Kucing

Kutu Telinga Kucing

Kutu telinga kucing

Apakah kucing kamu sering menggaruk-garuk telinga? Tercium bau busuk dari kotoran telinga kucing? Kucing mendadak kurus dan tidak nafsu makan? Positif deh, itu tanda-tanda infeksi kutu telinga kucing.

Jangan panik. kucing kamu bisa sembuh kok. Asal kamu melakukan perawatan telinga dengan benar. Berikut ini, tiga solusi jitu untuk mengatasi kutu telinga:

  1. Bawa kucing ke dokter hewan. Bayar mereka untuk membersihkan telinga kucing dan menghilangkan kutunya.
  2. Beli obat kutu telinga dan rutin lakukan perawatan saluran telinga. Kamu dapat membeli obat kutu telinga secara online. Misalnya: Ear Mites Allium, Pet Otic dan Otomite Plus. Ketiga produk tersebut sangat mujarab.
  3. Basmi kutu telinga dengan cara tradisional. Misal: pakai cuka apel, olive oil + bawang putih, aloe vera, dll. Perawatan telinga kucing secara tradisional menjadi solusi bagi pemilih kucing pedesaan. Karena mereka kesulitan untuk mendapatkan pelayanan dokter hewan.

Ingin tahu cara menghilangkan kutu telinga kucing sampai tuntas? Keep reading!

Apa itu Kutu Telinga Kucing?

Kamu pernah melihat telinga kucing yang kotor? Coba perhatikan dengan teliti. Jika kamu menemukan bercak putih yang bisa bergerak dengan cepat. Berarti kamu telah menemukan kutu telinga. Ukurannya memang sangat kecil bahkan hampir tidak terlihat.

Perhatikan gambar berikut ini:

Penampakan kutu telinga kucing yang dilihat dari mikroskop

Itu adalah gambar kutu telinga yang diperbesar menggunakan mikroskop. Kamu penasaran seperti apa wujud kutu telinga di daun telinga kucing? Klik di sini untuk melihat video peneropongan kutu telinga secara langsung. Kamu akan melihat bentuk kutu telinga, warna kutu dan tempat tinggal kutu.

CATATAN: Jangan melihat video sambil makan ya. Hehehe. Nanti bisa huek.

Nama ilmiah kutu telinga adalah Otodectes cynotis. Kutu berukuran 0.4 mm, atau setara butiran garam halus. Kalau kamu tidak jeli, pasti akan kesulitan melihat bentuknya.

Kutu telinga masuk dalam kutu pembawa penyakit (parasit eksternal/ectoparasites). Dia memiliki siklus hidup 3 minggu. Kutu telinga sangat gesit dan lincah. Jadi, mudah menular ke hewan lain. Hewan peliharaan yang sering diserang kutu telinga adalah kucing, anjing dan musang.

Tanda-Tanda Kucing Terserang Kutu Telinga

Kutu telinga kucing akan hidup dan berkembang biak disaluran telinga kucing. Coba pikir, kenapa kutu telinga (Otodectes cynotis) memilih telinga kucing sebagai tempat tinggalnya? Bukan dibagian tubuh kucing yang lain?

Ada 3 alasan penting kenapa kutu Otodectes cynotis senang tinggal di saluran telinga:

  1. Aman. Kucing tidak dapat membunuh kutu Otodectes cynotis yang sudah masuk telinga. Karena kucing tidak dapat mengorek telinganya sendiri menggunakan kaki. Jadi, kutu kucing terlindungi dari ancaman inangnya.
  2. Nyaman. Kutu telinga Otodectes cynotis menyukai tempat yang hangat. Saluran telinga kucing memiliki suhu yang hangat dan banyak lekukan. Jadi, kutu kucing sangat nyaman bersarang di sana.
  3. Banyak sumber makanan. Saluran telinga menyediakan banyak sumber makanan bagi kutu Otodectes cynotis.
    Pertama, kutu dapat menghidap darah dengan mudah. Karena lapisan kulit di saluran telinga sangat tipis.
    Kedua, kutu telinga dapat memakan kotoran telinga kucing. Jadi, kutu telinga tidak akan kelaparan saat hidup di saluran telingan inangnya.

Gejala kutu telinga Kucing

Saat kucing terjangkit kutu telinga, kucing akan memiliki beberapa gejala:

Pertama, kucing akan sering menggaruk telinganya

Kutu telinga akan menyebabkan kucing tidak nyaman. Daun telinga kucing merah. Terjadi gatal dan alergi pada saluran telinga kucing. Karena kucing tidak bisa membersihkan telinganya sendiri maka kucing akan menggaruknya.

Apakah dengan menggaruk telinga kutu telinga bisa mati? Tentu tidak. Menggelengkan kepala dan menggaruk telinga hanya usaha kucing untuk mengeluarkan kutu.

Kucing hanya berupaya mengeluarkan si kutu telinga. Kadang kucing berusaha mengorek telinga kucing. Akan tetapi, kuku dan kaki kucing tidak bisa dipakai untuk mengorek telinga. Jadi, kucing hanya bisa menggaruk-garuk saja untuk meluapkan kekesalannya terhadap kutu.

Kedua, kucing sering menggeleng-gelengkan kepala tanpa sebab yang jelas

Tindakan ini adalah upaya kucing untuk mengeluarkan kutu telinga. Kucing sadar bahwa ada gangguan ditelinganya. Akan tetapi, kucing tidak dapat mengorek telinganya sendiri. Kucing tidak memiliki jari yang kecil dan lembut untuk dimasukkan ke telinganya. Jadi, ide kreatif kucing adalah menggeleng-gelengkan kepalanya.

Kucing berharap, saat menggelengkan kepalanya lebih sering, si kutu bisa keluar. Jadi, telinga kucing bisa bersih dan nyaman kembali. Tapi itu hanya imajinasi kucing. Buktinya, kutu telinga yang terlempar keluar dengan sigap kembali bersarang di telinga kucing.

Ketiga, terdapat luka goresan, lecet, bulu botak pada area sekitar telinga kucing

Efek samping dari kebiasaan kucing menggaruk berlebihan adalah luka. Luka ini dapat terlihat sangat jelas. Misal: ada bagian bulu yang botak, kulit lecet, dan daun telinga kucing merah. Jika tidak segera diobati, luka ini bisa ditunggangi infeksi jamur. Segera deh hilangkan kutu telinga. Biar si kucing tidak brutal menggaruk telinganya.

Keempat, terdapat kotoran telinga yang berlebihan, berwarna gelap dan berbau busuk

Kutu telinga yang telah lama hidup di saluran telinga akan membentuk koloni. Kutu akan makan, tidur, & BAB di saluran telinga kucing. Jadi, kutu telinga akan membuat telinga kucing sangat kotor dan berbau busuk.

Kelima, terlihat sekumpulan bintik berwarna putih yang bergerak cepat di saluran telinga kucing

Itu dia biang keroknya. Jika kamu jeli, kamu akan melihat kutu telinga. Kutu telinga berwarna putih, kecil dan pergerakannya sangat cepat.

Itulah parasit yang menyebabkan kucing kamu menderita. Segera deh, kamu cari cara untuk menghilangkan kutu telinga. Sebelum terjadi infeksi yang lebih parah.

Cara Mendiagnosis Serangan Kutu Telinga oleh Dokter Hewan

Apabila kucing kamu telah menunjukan tanda-tanda tersebut, sudah dipastikan kucing terserang kutu telinga. Namun, dalam dunia medis setiap gejala perlu di validasi.

Okay, saatnya membawa kucing kamu ke klinik dokter hewan. Nanti dokter hewan akan mengambil sample kotoran telinga kucing dan melihatnya melalui mikroskop.

Cara Mendiagnosa Kutu Telinga Menggunakan Mikroskop

Pertama, dokter akan memeriksa kesehatan telinga kucing.

dokter memeriksa kesehatan telinga kucing

Kedua, dokter mengambil sample kotoran telinga kucing menggunakan cotton bud.

dokter mengambil sample kotoran telinga kucing menggunakan cotton bud

Ketiga, dokter meletakkan kotoran kucing pada kaca preparat.

Kutu telinga kucing 06

Keempat, dokter mengamati kotoran telinga kucing menggunakan mikroskop.

Kutu telinga berukuran mikroskopis. Hampir tidak terlihat oleh mata. Namun, kemajuan teknologi mikroskop membuat kamu bisa melihat kutu telinga. Coba perhatikan gambar diatas. Itu hasil sample kotoran kucing yang dilihat melalui mikroskop. Ngeri ya! Ternyata kutu telinganya sudah banyak.

Kelima, jika terbukti maka dokter akan segera melakukan perawatan saluran telinga kucing.

Bahaya Kutu Telinga Kucing

Saya tidak ingin menakut-nakutimu. Ini fakta. Kutu telinga yang tidak ditangani dengan benar akan membahayakan anabul. Berikut ini 5 bahaya kutu telinga jika tidak segera ditangani.

Pertama, kucing merasa gatal dan sakit pada daun telinga

Kucing yang terserang kutu telinga sangat merasa tidak nyaman. Daun telinga kucing merah, terasa sangat gatal dan sakit. Hal ini disebabkan kutu telinga kadang menggigit daun telinga untuk makan. Air liur kutu yang menetes dapat menyebabkan alergi dan iritasi.

Coba tebak, apa makanan kutu telinga? Ya, benar. Kutu telinga menghisap darah kucing melalui daun telinga. Dan kutu telinga juga memakan kotoran telinga kucing. Jika kondisi ini terus dibiarkan, kucing akan stress, kesakitan dan tidak mau makan.

Kedua, daun telinga kucing luka

Apabila kucing terserang kutu telinga, kucing akan menggaruk-garuk telinga dengan kakinya. Menurut kamu nih, apa yang akan terjadi jika kucing keseringan menggaruk telinga.

Telinga kucing akan lecet, luka dan berdarah.

Memang benar, kucing memiliki kaki yang mungil. Akan tetapi, dibalik kaki mungil tersebut ada 5 kuku tajam yang bisa melukai daun telinga kucing. Pada kasus ekstrim, bulu area dahi dan area belakang kucing bisa menjadi botak.

Ketiga, kucing terserang infeksi

Mungkin kamu tidak percaya, tapi hal ini benar adanya. Kucing yang tidak kunjung sembuh dari kutu telinga akan membuat banyak luka di area telinga. Entah karena digigit kutu telinga ataupun karena keseringan menggaruk.

Luka yang tidak kunjung sembuh ini akan menjadi media hidup jamur dan parasit. Jadi, kucing kamu akan terserang penyakit yang lebih kompleks yaitu infeksi. Kasus paling sering adalah infeksi jamur pada kucing dan scabies.

Sampai di sini paham? Tolong segera dirawat ya kucingnya. Jangan sampai berlarut-larut terserang kutu telinga.

Keempat, penurunan pendengaran dan keseimbangan

Bahaya kutu telinga berikutnya adalah penurunan pendengaran dan keseimbangan. Sejujurnya saya belum pernah merawat kucing yang sampai menderita masalah pendengaran gara-gara kutu telinga. Akan tetapi, banyak kucing liar yang mengalami permasalah tersebut.

Kucing liar yang hidup ditempat kotor dan terserang kutu telinga akan sangat menderita. Kucing stress karena sulit tidur. Kucing menjadi tidak nafsu makan. Kucing sering menggaruk sehingga menimbulkan luka. Dan pada akhirnya terjadi infeksi telinga.

Apabila kasus tersebut berlanjut dan tidak segera diobati. Infeksi akan mengganggu indera pendengaran kucing. So what?

Kucing yang mengalami gangguan indra pendengaran akan mengalami gangguan keseimbangan. Jadi, kucing akan kesulitan berburu, berlari, dan berjalan. Sangat memprihatinkan.

Kelima, penyumbatan saluran telinga

Kutu telinga memiliki siklus hidup sekitar 3 minggu. Karena siklus hidupnya pendek, kutu telinga dibekali siklus reproduksi yang cepat. Kutu telinga dewasa mampu dengan cepat berkembang biak.

Saya ambil contoh: kutu telinga betina. Dia mampu bertelur lima butir setiap hari. Setelah empat hari telur kutu telinga akan menetas. Sekitar 2-3 minggu kemudian, telur kutu akan berkembang menjadi kutu telinga dewasa. Dan mereka akan melakukan reproduksi lagi dan beranak lagi.

Rakyat kutu telinga akan hidup, makan, buang kotoran dan berkembang biak di telinga kucing. Akibatnya, saluran telinga kucing akan penuh dengan kutu telinga dan kotorannya. Alhasil, terjadilah penyumbatan saluran telinga kucing.

Pada tingkat ini, infeksi sudah sangat parah dan tidak bisa diobat. Jadi, saya mohon selalu periksa kebersihan kucing kesayangan kamu. Jangan sampai mengalami penyumbatan saluran telinga akibat kutu telinga.

Cara Menghilangkan Kutu Telinga Kucing

cara menghilangkan kutu telinga kucing

Kucing kamu sudah positif terinfeksi kutu telinga? Dokter sudah mendiagnosa melalui gejala dan melalui uji mikroskopis? Tenang, ga usah panik. Kucing kamu bisa disembuhkan.

Kucing perlu menjalani perawatan saluran telinga dan mencegah penularan kutu ke hewan lainnya. Jadi, kamu perlu mengisolasi kucing untuk sementara waktu.

Ada 2 cara menghilangkan kutu telinga, yaitu:

  1. Cara menghilangkan kutu telinga kucing menggunakan obat tetes kutu telinga.
  2. Cara menghilangkan kutu telinga kucing dengan cara tradisional.

Saya akan mengulasnya satu per satu.

Cara menghilangkan kutu telinga kucing menggunakan obat tetes kutu telinga

Jika ini pengalaman pertama kamu, saya sarankan ke dokter hewan terlebih dulu. Kamu hanya perlu membayar 30.000-60.000 untuk konsultasi dan perawatan saluran telinga kucing. Selanjutnya dokter akan memberikan obat tetes telinga untuk perawatan di rumah.

CATATAN: Pada kondisi infeksi serius, obat tetes tidak mampu mengeluarkan kotoran telinga. Jadi, perlu tindakan medis untuk mengeluarkan kotoran yang menyumbat saluran telinga.

Saya anggap kamu sudah mendapat edukasi dari dokter hewan ya. Jadi, saya hanya membahas cara perawatan kutu telinga di rumah menggunakan obat tetes telinga.

Langkah 1: Siapkan bahan dan alat di meja kerja yang akan kamu pakai

alat dan bahan untuk menghilangkan kutu telinga kucing

Apa saja alat yang perlu kamu siapkan? Obat kutu telinga kucing, cotton bud, kapas, olive oil, handuk dan seorang asisten.

Berikut ini rekomendasi obat kutu telinga yang dijual bebas di pasaran.

Nama ProdukTempat BeliHarga Produk
Ear Mites Allium.TokopediaRp 20.000
Pet Otic.TokopediaRp 50.000
Otomite Plus.TokopediaRp 226.000

* Catatan: Obat kutu telinga favorit saya adalah Pet Otic dan Otomite plus.

Langkah 2: Bawa kucing ke meja kerja dan buat dia rileks

Ada dua kasus yang sering terjadi saat ingin menghilangkan kutu telinga.

  1. Kucing jinak. Jadi, kamu bisa dengan mudah membersihkan telinga kucing sendirian.
  2. Kucing galak. Kucing tipe ini sangat agresif dan galak saat di sentuh telinganya. Jadi, kamu butuh seorang asisten untuk membantu memegangi kucing. Tips: pegang tengkuk kucing dan beri sugesti lembut agak kucing tenang.

3 Cara Mudah membuat kucing tenang

  • Pertama, kasih makan snack kucing.
  • Kedua, kasih pujian dan pijatan di area pundak dan tengkuk.
  • Ketiga, balut seluruh tubuh kucing dengan handuk. Kayak membedong bayi.

Langkah 3: Periksa daun telinga kucing dan bersihkan seluruh bagian yang kotor

Kotoran telinga yang disebabkan kutu telinga memiliki bau busuk dan berwarna coklat kehitaman. Jika dibiarkan terus menumpuk, kotoran tersebut dapat menyumbat saluran telinga kucing. Yuk, segera dibersihkan.

  • Pertama, ambil 2-3 sendok olive oil dan taruh ke dalam cawan. Selanjutnya, tambahkan beberapa tetes obat kutu telinga.
  • Kedua, masukkan cotton bud ke dalam cawan agar bagian kapasnya basah.
  • Ketiga, bersihkan telinga kucing secara perlahan.
    1. Berdasarkan pengalaman saya, kotoran telinga kucing yang telah kering sangat susah dibersihkan. Kotoran yang sudah mengering akan menempel kuat di saluran telinga kucing. Jadi, kamu perlu melunakkan dan melembabkan kotoran telinga tersebut.

    2. Teteskan saja olive oil ke saluran telinga kucing. Beberapa saat kemudian pasti lembab. 3-4 tetes sudah cukup. Remas-remas daun telinga kucing agar cairan olive oil merata. Jika kamu tidak punya olive oil, kamu dapat menggantinya dengan coconut oil.
  • Keempat, bersihkan lagi kotoran telinga yang masih tersisa. Kamu dapat memakai kapas untuk membersihkan bagian daun telinga. Pastikan kapas sudah dibasahi obat kutu telinga. Bersihkan setiap lekuk daun telinga bagian dalam dan luar. Pada bagian yang lebih dalam, kamu dapat menggunakan cotton bud.
  • Kelima, Setelah semua daun telinga kucing bersih. Tetekan 3-4 tetes obat kutu telinga pada setiap telinga kucing. Remas-remas daun telinga dengan lembut. Pastikan obat kutu telinga menyebar di saluran telinga kucing.

Langkah 4: Berikan obat kutu untuk mencegah infeksi yang lebih berbahaya

Tahap ini optional sih, boleh dilakukan boleh tidak. Tapi saya selalu melakukannya. Tepat setelah selesai membersihkan saluran telinga kucing. Saya meneteskan obat kutu pada tengkuk kucing.

Kamu dapat memakai obat kutu Revolution, Stronghold, Frontline Plus. Obat kutu tersebut memiliki senyawa selamectin yang ampuh membasmi kutu. Kutu telinga, kutu kucing dan jamur langsung dibasmi sampai tuntas.

Kenapa harus diberi obat kutu mahal segala? Jadi, pendapat saya seperti ini.

  1. Karena kutu kucing dapat menyebarkan jamur parasit dan scabies. Jadi, saya lebih kearah pencegahan infeksi. Obat kutu Revolution dan Frontline Plus mampu melindungi kucing selama 3 bulan penuh. Alhasil, kucing saya lebih aman dari infeksi yang disebabkan kutu.
  2. Kutu telinga dan kutu kucing itu berteman. Jika hanya satu yang dibasmi, kutu lainnya akan balas dendam. Dan menyebabkan infeksi penyakit yang lain.
  3. Ingat, siklus kutu telinga itu 3 minggu. Biarpun kamu membunuh induknya, tapi masih ada telurnya. Jadi, obat kutu akan membantu membutuh anak-anak kutu yang baru menetas.

CATATAN: Selain obat kutu tetes, kamu juga dapat menggunakan obat kutu spray. Pilih saja sesuai kebutuhan.

Langkah 5: Selesai. Saatnya memberi reward kepada kucing

Setelah kamu selesai membersihkan saluran telinga kucing, kasih kucing kamu makanan. Saya sering memberi Meo Cream.

Terbukti kucing saya sangat senang dan girang mendapatkan makanan tersebut. Memberikan hadiah pada kucing adalah cara melatih kucing. Jadi, jika besok mau membersihkan telinga kucing lagi, kucing menjadi penurut.

CATATAN:
Siklus kutu telinga itu 3 minggu. Jadi, jadwal kamu untuk membersihkan telinga kucing akan dibagi menjadi 2:

1. Minggu pertama, kamu harus membersihkan telinga kucing setiap dua hari sekali. Pastikan kamu tidak melewatkan setiap lekuk telinga kucing.

2. Minggu berikutnya, kamu wajib mengulang perawatan telinga kucing setiap seminggu sekali sampai satu bulan penuh. Pastikan tidak ada lagi anak kutu yang mengotori telinga kucingmu.

cara tradisional merawat kutu telinga kucing

Sejujurnya, saya belum pernah merawat telinga kucing menggunakan cara tradisional. Jadi, saya tidak dapat memberikan informasi yang valid terkait hal tersebut. Ampuh tidaknya ramuan ini, saya tidak tahu. Akan tetapi, banyak warga net yang mencoba mengaplikasikannya dan berhasil.

4 Bahan Tradisional yang Memiliki Kemampuan Membasmi Kutu Telinga:

  • Cuka Apel. Cuka apel diduga memiliki kandungan asam yang mampu membunuh kutu telinga seketika.
  • Bawang Putih + Olive Oil. Kandungan kimia bawang putih dapat menjadi obat pengusir kutu yang mujarab.
  • Vaselin. Senyawa dari vaselin memiliki kemampuan merusak sel kutu telinga.
  • Aloe Vera. Kandungan aloe vera diduga memiliki khasiat anti inflamasi dan mampu mengusir kutu telinga.

Cara pakainya sama, buatlah cairan encer dari salah satu ramuan tersebut. Selanjutnya, aplikasikan ramuan pada telinga kucing. Ulangi perlakuan setiap 3 hari sekali.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (F.A.Q)

Saya mengumpulkan beberapa pertanyaan terkait topik “kutu telinga kucing”. Dari pada tanya jawab yang terus diulang-ulang. Saya tuliskan saja jawabannya secara singkat melalui FAQ. Semoga dapat membantu dalam menghilangkan kutu telinga.

Bagaimana Cara Kutu Telinga Menginfeksi Saluran Telinga Kucing?

Saya tidak pernah memergoki secara langsung bagaimana cara kutu telinga menular ke kucing. Tiba-tiba saja, kucing saya sudah terjangkit. Karena penasaran, saya bertanya ke forum kucing. Ternyata ada tiga cara penularan kutu telinga.

  • Pertama, kucing melakukan kontak fisik dengan hewan yang telah terinfeksi.
  • Kedua, Kucing yang terinfeksi menggelengkan kepala sehingga kutu terlembar ke tubuh hewan didekatnya.
  • Ketiga, Kutu telinga menular melalui bulu hewan. Kutu telinga senang bermain di bulu hewan. Apabila kucing liar merontokkan bulunya, kadang kutu telinga ikut terbang bersama bulu tersebut. Nah, apabila ada kucing didekat bulu tersebut, kutu akan segera hinggap ditubuh si kucing..

Kucing yang sering dilepas untuk bermain di outdoor mudah terserang kutu telinga. Karena kamu tidak tahu pasti apakah kucing bermain ditempat bersih atau ditempat kotor. Terlebih, kutu telinga dapat menular melalui lingkungan dan kontak fisik.

Misal nih ya, kucing kamu sedang tergila-gila dengan kucing liar yang terinfeksi kutu telinga. Dan dia selalu berdekatan sepanjang hari. Bisa-bisa pulang ke rumah langsung merasa gatal dan sering garuk-garuk. Hehehe.

Apakah Kutu Telinga Kucing Menular ke Manusia?

jika ditanya bisa menular atau tidak, jawaban singkatnya “Ya, bisa“. Akan tetapi kasus tersebut sangat jarang terjadi. Berikut ini penjelasan kenapa infeksi kutu telinga sangat jarang terjadi pada manusia:

  • Pertama. bentuk telinga manusia terbuka dan memiliki sedikit lekukan. Jadi, tidak ada tempat untuk bersembunyi kutu telinga.
  • Kedua, manusia selalu rutin membersihkan telinga setiap hari. Saat mandi dan saat senggang. Jadi, tidak ada kesempatan kutu telinga untuk hidup di saluran telinga manusia.
  • Ketiga, telinga manusia tidak aman sebagai tempat hidup kutu telinga. Karena manusia bisa membersihkan telinganya setiap hari.

Kenapa Kucing Sakit Telinga Tidak Mau Makan?

Kucing yang terserang kutu telinga akan merasa gatal dan daun telinga kucing merah. Kondisi ini membuat kucing tidak nyaman. Jika kamu biarkan, kucing akan menggaruk telinga secara acak. Akibatnya, terjadi luka dan sakit pada saluran telinga kucing.

Kucing yang merasa sakit dan tidak kunjung sembuh akan menjadi stress dan jarang tidur. Akibatnya, nafsu makan kucing menurun dan kucing manjadi kurus.

Menurut penelitian Davis (2007),”kutu telinga dapat membuat kucing tidak nafsu makan. Karena sakit pada telinga akan mempengaruhi saluran pencernaan kucing”. Jadi, sakit telinga dapat membuat kucing tidak mau makan.

Bagaimana Cara Mencegah Serangan Kutu Telinga Kucing?

Untuk menjaga kucing agar aman dari kutu telinga, ada 7 hal yang perlu kamu perhatikan:

  1. Periksa kebersihan telinga kucing setiap 2 minggu sekali.
  2. Bersihkan telinga kucing secara teratur. Minimal sebulan sekali.
  3. Hindarkan kucing dari kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi kutu.
  4. Selalu bersihkan kandang kucing, rumah kucing dan area bermain kucing setiap 2 minggu sekali. Upaya ini bertujuan untuk mengurangi resiko penularan dan infeksi kutu telinga.
  5. Jika ada satu kucing terserang kutu telinga, segera bersihkan telinga semua kucing. Jangan lupa beri obat pembasmi kutu telinga yang mengandung Selamectin.
  6. Jika gejala kutu telinga semakin parah, segera periksakan ke dokter hewan. Kadang kutu telinga bersembunyi ke saluran telinga yang lebih dalam. Jadi, perlu peralatan medis untuk membersihkannya.
  7. Berikan obat pembasmi kutu secara berkala. Misal: Obat kutu tetes Revolution, Frontline Plus, Detick dan Selemectin.

Bagaimana Cara Membersihkan Telinga Kucing Sendiri di Rumah

Untuk mencegah infeksi kutu telinga, kamu harus rutin membersihkan telinga kucing. Sejujurnya, kamu bisa membersihkan telinga kucing sendiri di rumah. Jadi, kamu akan lebih hemat biaya perawatan kucing.

Ingin tahu cara membersihkan telinga kucing sendiri?

Ada 5 peralatan yang perlu kamu siapkan:

  1. Kapas.
  2. Obat tetes telinga kucing.
  3. Cotton Bud.
  4. Air sabun.
  5. Partner/asisten.

Prosedur membersihkan telinga kucing

Pertama, letakkan kucing pada posisi yang nyaman.

  • Untuk kucing jinak, saya sarankan dipangku saja.
  • Untuk kucing yang galak, mintalah tolong teman untuk memegangi tengkuk kucing. Atau kamu bungkus saja kucingmu dengan handuk. Layaknya kamu membedong bayi.

Pastikan kucing merasa rileks dan nyaman. Kamu bisa memberi kucing makanan Meo Cream untuk membuat kucing tenang.

Kedua, ambil cotton bud yang telah kamu siapkan dan beri beberapa tetes obat kutu telinga.

Kamu bebas memakai obat kutu telinga apapun. Tapi, jika kamu tanya saya tentang produk kutu telinga, saya sarankan 3 merk ini:

Nama ProdukTempat BeliHarga Produk
Ear Mites Allium.TokopediaRp 20.000
Pet Otic.TokopediaRp 50.000
Otomite Plus. TokopediaRp 226.000

Ketiga, buka telinga kucing dan mulai bersihkan secara perlahan.

Dari mana sebaiknya kamu membersihkan telinga kucing? Mulailah dari daun telinga bagian terluar. Sapulah kearah luar telinga. Usahakan agak ditekan agar kotoran telinga dapat terangkat.

Selanjutnya, kamu bisa beralih ke bagian yang agak dalam. Pastikan setiap sela dan lipatan saluran telinga kucing kamu bersihkan. Pelan-pelan saja, karena kucing akan terganggu saat telinganya dibersihkan.

Pada kondisi tertentu mungkin kamu akan keasyikan membersihkan telinga kucing. Tapi kamu jangan membersihkan sampai terlalu dalam. Nanti bisa melukai gendang telinga kucing.

Structure dalam saluran telinga kucing

Perhatikan struktur telinga kucing berikut ini:

Nah, kamu hanya boleh sampai saluran telinga ear canal. STOP sampai situ saja. Karena kalau terus ke dalam kamu akan bertemu ear drum (gendang telinga). Untuk setiap telinga, cukup pakai 2-3 cotton bud.

Keempat, ambil kapas dan basahi dengan obat tetes kutu telinga. Lalu, usapkan pada daun telinga kucing.

Bukannya tadi sudah dibersihkan? Kenapa perlu dibersihkan lagi?

Kali ini kamu tidak perlu menggunakan cotton bud. Cukup kamu bersihkan pakai kapas dan jari saja. Tujuan menggunakan kapas adalah untuk membersihkan kotoran telinga yang rontok dan tidak terambil menggunakan cotton bud.

Kelima, beri kucing kamu makanan kesukaanya agar kucing senang.

Penguatan perilaku (reinforcement) sangat baik untuk pelatihan kucing. Kucing akan menandai apa yang dia senangi. Jadi, jika bulan depan kamu membersihkan telinga kucing, kucing akan lebih jinak.

CATATAN: Pada infeksi kutu telinga yang parah, pemilik kucing perlu bantuan dokter. Dokter hewan akan menggunakan peralatan medis untuk membersihkan saluran telinga kucing.

Apa itu Obat Selamectin?

Secara sederhana Selamectin adalah Anthelmintic agent dan Ectoparasiticide. Jadi, Selamectin adalah obat yang sangat berkhasiat. Selamectin dapat berfungsi untuk:

  1. Obat kutu telinga (Otodectes cynotis ).
  2. Obat kutu kucing (Ctenocephalides felis).
  3. Obat infeksi cacing parasit (cacing jantung, cacing hati, cacing gelang, & cacing tambang)
  4. Kudis sarcoptic, .

Obat Selamectin dikenal dengan nama kimia C43H63NO11.

Bagaimana ya menyebutkan nama C43H63NO11?

Yakin, kamu pengen tahu? Nama latin C43H63NO11 adalah 25-Cyclohexyl-4′-O-de(2,6-dideoxy-3-O-metyl-α-L-arabino-hexopyranosyl)-5-demetoxy-25-de(1-metylpropyl)-22,23-dihydro-5-(hydroxyimino)-avermectin A1a (USAN).

Wahhh, nama aslinya panjang banget, kayak kereta. Itu nama obat atau mantra sihir. Hehehe.

Iya juga sih. Hihi. Oleh karena itu, obat kutu C43H63NO11 lebih dikenal dengan nama dagang Selamectin. Nama dagang Selamectin dipegang oleh PT. Revolution dan Stronghold dan didistribusikan oleh PT Zoetis.

Selamectin sangat ampuh mengobati kutu telinga yang menyerang kucing. Akan tetapi, jangan sekali-sekali menggunakannya pada manusia.

Brand obat kutu kucing yang menggunakan senyawa Selamectin.

Kesimpulan

Kutu telinga kucing dapat menimbulkan gatal, daun telinga merah, lecet dan infeksi. Tapi kamu tidak perlu takut. Selama kamu rutin memeriksa kebersihan telinga kucing minimal 2 minggu sekali. Infeksi kutu telinga tidak akan terjadi.

Kamu dapat menggunakan obat tetes kutu telinga Otic & Otomite Plus untuk menghilangkan kutu telinga. Akan tetapi, kamu perlu belajar anatomi telinga kucing terlebih dahulu.

Jika kamu merasa kesulitan dan tidak mau belajar, pakai saja jasa dokter hewan. Dokter pasti akan melakukan perawatan saluran telinga kucing secara profesional.

Akhir kata, tolong beri tahu saya jika saya lupa mengulas beberapa poin penting terkait kutu telinga. Kamu dapat menulis opini dan pengalaman kamu di kolom komentar.

Apakah kamu suka dengan konten seperti ini? Tolong share ke teman-teman kamu agar saya lebih rutin mengupdate konten di website ini. Makasih.

Tinggalkan komentar