Kenapa makanan kucing harus grain free?

Saat ini ada banyak pilihan produk makanan kucing dari berbagai merek dan grade di pasaran. Nah, salah satu yang sedang populer yaitu produk dengan label grain free. Beberapa dokter hewan menyarankan untuk memilih makanan grain free (bebas dari biji-bijian). Alasannya karena bahan yang terkandung di dalam makanan kucing grain free, sangat baik bagi metabolisme kucing. Kucing akan mendapatkan banyak manfaat jangka panjang. Mulai dari pertumbuhan yang lebih sehat hingga terhindar dari risiko alergi biji-bijian. Kamu bisa memilih sendiri makanan berlabel grain free dari merek-merek seperti Kitchen Flavor sampai Wellness Core. Semua makanan kucing tersebut sekarang sudah masuk ke Indonesia.

Mengenal grain free pada makanan kucing

Grain merujuk pada istilah umum biji-bijian kering seperti jagung, gandum, dan beras. Biji-bijian tersebut memang banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat makanan kucing. Biayanya produksinya jauh lebih murah dan lebih mudah didapatkan. Padahal, kandungan karbohidratnya menjadi lebih tinggi.

Pengelompokan biji-bijian yang tergolong “grain” terbagi menjadi cereals, minor cereals, dan pseudocerals. Kamu bisa cek lengkapnya pada tabel berikut ini.

CerealsNon CerealsPseudocereals
Corn/maizeBarleyAmaranth
RiceJob’s tearsBuckwheat
WheatMilletChia
 Oats Kaniwa
 RyeQuinoa
 Sorghum / milo 
 Teff 
 Triticale (rye/wheat hybrid) 

Sumber: vet focus royal canin.

Jadi, makanan yang berlabel grain free tidak mengandung biji-bijian sebagaimana tersebut di atas. Biji-bijian ini sering menimbulkan masalah pada kucing yang alergi atau pencernaannya sensitif. Terdapat zat anti nutrisi pada biji-bijian tersebut dan kucing tidak bisa mencernanya.

Secara fisiologis, kucing tidak memiliki enzim amilase pada mulutnya. Enzim ini memiliki fungsi untuk memproses karbohidrat pada tahap awal. Nantinya agar lebih mudah dicerna lambung dan usus. Namun, karena tidak ada, maka kucing kesulitan mencerna karbohidrat yang ada pada biji-bijian tersebut.

Karbohidrat yang tidak sempurna diproses di mulut, kemudian diproses lagi di pencernaan. Usus jadi bekerja lebih keras untuk mengurainya, apalagi jika jumlahnya sangat berlebihan. Karbohidrat yang tidak tercerna sempurna inilah yang dapat menjadi pemicu alergi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, produsen makanan kucing memformulasikan komposisi bahan makanan yang tidak menggunakan biji-bijian ini. Di pasaran, produk makanan bebas biji-bijian ini diberi label grain free. Ada juga yang menyebutnya sebagai holistic food.

Terus membaca: Berapa takaran makanan kucing per hari yang tepat? >>

Keunggulan makanan kucing grain free

Makanan kucing yang sudah grain free memiliki beberapa keunggulan. Keunggulan inilah yang membuat dokter hewan menyarankan makanan kucing grain free. Tidak sedikit juga pet owner yang melirik makanan grain free sebagai pakan utama untuk kucingnya.  

1. Lebih banyak protein

Produk makanan tanpa biji-bijian mengandung lebih banyak protein yang memang dibutuhkan oleh kucing. Sebagai hewan karnivora sejati, kucing membutuhkan lebih banyak protein untuk memaksimalkan pertumbuhannya. Sumber protein diambil dari daging segar (ikan, unggas, atau sapi) dengan persentase yang lebih banyak.

2. Sedikit karbohidrat

Jennifer Coates, dokter hewan di Fort Collins Colorado, mengungkapkan rekomendasi karbohidrat yang minim pada makanan kucing. Karbohidrat tetap perlu, tetapi jumlahnya tidak banyak. Untuk karbohidrat pada makanan grain free, biasanya sumbernya diganti dengan kentang atau tapioka. Jumlahnya pun sangat terbatas dan bukan sebagai bahan utama. Jadi, tetap aman untuk kucing.

3. Mengurangi risiko alergi

Beberapa kucing memiliki alergi dan sensitif pada jenis biji-bijian tertentu. Gejalanya bisa muncul berupa masalah kulit ataupun feses yang encer. Maka, mengganti makanan kucing dengan yang sudah grain free akan meminimalisir risiko alergi tersebut.

4. Porsi makan kucing jadi lebih hemat

Jika tidak ada masalah kesehatan, secara naluri kucing akan berhenti makan saat kebutuhan proteinnya sudah terpenuhi. Dengan makanan berlabel grain free, maka kucing akan lebih cepat kenyang walaupun makan dengan porsi kecil. Ini disebabkan kandungan proteinnya yang lebih banyak dibandingkan dengan makanan kucing biasa.

5. Mengurangi risiko obesitas

Nutrisi pada makanan grain free sudah diformulasikan untuk menjaga kesehatan dan berat badan ideal kucing.

Baca juga: 10 makanan penambah nafsu makan kucing terbaik [2020] >>

Tips memilih makanan kucing grain free di pasaran

Beberapa merek cat food menghadirkan varian grain free dalam jajaran produknya. Sebut saja merek Kitchen Flavor, PureVita, Vigor and Sage, Iskhan, Happy Cat, Purelux, sampai Wellness Core.

Walaupun sudah berlabel grain free, tetapi kamu perlu mempertimbangkan komposisi nutrisi lainnya. Ini akan berpengaruh juga pada manfaat jangka panjang dari pemberian makanan tersebut. Kamu harus cermat memilih mana yang paling sesuai dengan usia dan kebutuhan kucingmu. Bahkan, pilihan rasa yang disukai oleh kucingmu perlu juga dipertimbangkan.

Saya beri contoh untuk sumber protein pada merek Kitchen Flavor dan PureVita. Label grain free sudah melekat pada semua produk makanan kucing dari Kitchen Flavor. Untuk merek PureVita, hanya varian Chicken and Peas Entree  yang sudah berlabel grain free. Kandungan protein pada produk Kitchen Flavor diambil dari ayam dan ikan. Sementara untuk PureVita, proteinnya berasal dari satu sumber saja, yaitu ayam. Jika kucingmu memiliki alergi pada jenis daging tertentu (selain ayam), maka PureVita adalah pilihan yang lebih cocok.

Jadi, tetap baca ulang kompisisi kandungan nutrisi dan resep yang tertera pada kemasan. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter hewan mengenai makanan grain free yang cocok untuk kucingmu.

Kesimpulan

Makanan berlabel grain free sangat baik bagi si meong, terutama yang memiliki alergi pada biji-bijian tertentu. Kandungan proteinnya tinggi dan rendah karbohidrat. Komposisi ini cocok untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian kucingmu. Tersedia banyak pilihan makanan kucing grain free di pasaran. Namun, kamu tetap perlu cermat memilih mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kucingmu.

Baca lebih lanjut: 17 rekomendasi makanan kucing grain free terbaik [2020] »