Home » Info kucing » Waspada! 10 tanaman hias ini beracun untuk kucing

Waspada! 10 tanaman hias ini beracun untuk kucing

| | Category

Tren tanaman hias kembali naik daun di masa pandemi ini. Banyak orang yang memilih merawat tanaman untuk aktivitas selingan dan memberikan nuansa segar di lingkungan rumah. Apakah kamu juga salah satunya? Kalau iya, ada yang perlu kamu waspadai, lho. Beberapa tanaman hias bisa beracun untuk kucing. Jika sampai termakan, kucing kamu bisa keracunan. Sebut saja caladium, amarilis, sirih gading, hingga bunga lily. Efek dari keracunan tanaman hias tersebut antara lain muntah, diare, lemas, bahkan kematian. Saya bahas satu persatu, ya. Simak artikelnya sampai selesai karena di akhir saya akan kasih tips aman agar kucingmu tidak keracunan tanaman hias.

10 tanaman hias yang beracun untuk kucing

1. Caladium (kuping gajah)

Tanaman hias beracun untuk kucing - Caladium (kuping gajah)
Tanaman hias kuping gajah

Tanaman beracun untuk kucing yang pertama adalah caladium. Tanaman yang juga dikenal dengan sebutan kuping gajah ini adalah tanaman hias yang populer di Indonesia. Tanaman ini masuk dalam jenis tanaman talas dan keladi. Daunnya yang lebar dan cantik adalah daya tarik utama. Namun, tahukah kamu bahwa dibalik kecantikannya, daun kuping gajah ini ternyata beracun untuk kucing? Sedikit saja tertelan, daun kuping gajah bisa menyebabkan iritasi mulut dan air liur berlebihan. Jika tidak segera ditangani, kucing yang keracunan kuping gajah akan mengalami muntah, kesulitan menelan, dan sesak napas.

2. Amarilis

Tanaman hias beracun untuk kucing - Amarilis
Tanaman hias amarilis

Bunga amarilismemang sangat cantik, tetapi sayangnya berbahaya bagi kucing. Dilansir dari website Pet Poison Helpline, amarilismengandung lycorine dan tazetine (phenanthridine alkaloids). Zat-zat tersebut ada di seluruh tubuh tanaman ini. Jadi, jangan sampai termakan oleh kucingmu karena akan menimbulkan efek toksik bagi kucing. Mulai dari muntah, diare, lesu, kesulitan makan, hingga kejang.

3. Sanseviera (lidah mertua)

Tanaman hias beracun untuk kucing - Sanseviera
Tanaman hias lidah mertua

Lidah mertua sangat populer dan banyak diburu oleh pecinta tanaman. Perawatannya mudah dan tampilannya sangat cantik saat diletakkan di teras rumah. Saya punya beberapa pot lidah mertua. Entah kenapa, kucing saya suka sekali mengendus-endus tanaman ini daripada tanaman lainnya. Apa mungkin karena bentuknya juga menarik untuk kucing? Walaupun nampak cantik, sayangnya lidah mertua ini harus saya pindahkan ke tempat yang lebih aman. Sebabnya, lidah mertua bisa menyebabkan diare dan ruam pada kulit kucing.

4. Sirih gading

Tanaman hias beracun untuk kucing - Sirih gading
Tanaman hias sirih gading

Sirih gading sangat disukai karena perawatannya mudah. Tanaman ini juga cocok dijadikan hiasan di dalam ruangan. Apalagi kalau diletakkan di dalam vas berisi air. Wah, daun-daunnya yang panjang dan tumbuh merambat terlihat makin menarik. Eitss, tapi kamu sebaiknya tidak menaruh sirih gading di dalam ruangan kalau ada kucing peliharaan. Daun-daun pada tanaman sirih gading bisa menyebabkan kucing keracunan. Jika tertelan, kucing akan mengalami muntah dan pembengkakan pada mulutnya. Jadi, sebaiknya kamu menjauhkannya dari jangkauan kucingmu, ya. 

5. Tanaman dolar (ZZ plant)

Tanaman hias beracun untuk kucing - ZZ plant
Tanaman dolar | Pic: grid.id

Tanaman hias beracun untuk kucing yang berikutnya adalah tanaman dolar atau dikenal juga dengan sebutan ZZ plant. Biasanya tanaman ini diletakkan di bagian dalam ruangan. Namun, bagi yang memiliki kucing sebaiknya tanaman dolar ini dikeluarkan saja dari ruangan. Sebabnya, seluruh bagian dari tanaman dolar ini mengandung asam oksalat yang berbahaya untuk kucing. Asam oksalat pada tanaman dolar bisa menyebabkan iritasi, diare, dan muntah.

6. Aglaonema

Tanaman hias beracun untuk kucing - Aglaonema
Tanaman hias aglaonema

Aglaonema tidak kalah cantik dari tanaman hias yang lain. Daya tariknya ada pada bentuk dan warna daunnya. Namun, daun dan getah aglaonema ternyata juga berefek toksik. Ada kandungan calcium oxolates yang tidak bisa dicerna oleh tubuh kucing. Dilansir dari Tribun Timur, Dr Susiani Purbaningsih dari Fakultas MIPA UI menjelaskan tentang senyawa racun yang ada pada aglaonema ini. Racun pada getah aglaonema bisa mengakibatkan pembengkakan pada mulut, gatal, gangguan pernapasan, dan kejang-kejang. Efek ini akan muncul kalau kucing menelan aglaonema dalam jumlah yang cukup banyak.

7. Pakis haji

Tanaman pakis haji
Tanaman pakis haji

Pakis Haji dikenal juga dengan sebutan Sikas. Tanaman ini memiliki bentuk yang mirip dengan pohon palem. Banyak pecinta tanaman menyukai pakis haji karena kemampuannya untuk meningkatkan kualitas udara. Penampilannya pun sangat cantik untuk menghiasi sudut halaman maupun bagian dalam rumah.

Namun sayangnya, semua bagian dari tanaman pakis haji, terutama pada bijinya, tidak aman untuk kucing. Pakis haji mengandung cycasin dan neurotoxin yang bisa membuat kucing keracunan. Efek yang muncul dari keracunan pakis haji pada kucing antara lain adalah kejang, diare, muntah, pendarahan, dan gagal hati.

Pada kondisi yang parah, kucing bisa mengalami kematian karena keracunan pakis haji. Efek keracunan ini akan muncul dalam 24-48 jam setelah termakan oleh kucing. Jadi, berhati-hati, ya, kalau kamu punya Pakis Haji di rumah. Jangan biarkan kucingmu mendekat dan menggigit sedikit saja dari tanaman ini!

8. Bunga anyelir

Tanaman hias - Anyelir
Bunga anyelir

Bunga cantik dengan nama latin carnation sp ini cukup populer di kalangan pecinta bunga. Saking cantiknya, anyelir sering dijadikan bunga potong untuk karangan bunga maupun hiasan ruangan. Dibalik kecantikannya, ternyata kelopak bunga anyelir ini tidak aman untuk kucing, lho. Kalau sampai termakan, efek samping yang akan muncul adalah muntah, perut kembung, ruam kulit, dan diare. Jadi, sebisa mungkin jauhkan bunga ini dari kucingmu, ya!  

9. Lidah buaya

Tanaman lidah buaya

Siapa yang tidak kenal dengan lidah buaya (aloevera)? Tanaman yang satu ini memiliki banyak sekali manfaat untuk manusia. Mulai dari kesehatan hingga kecantikan. Untuk penghias ruangan juga sangat cocok. Lidah buaya mampu mengurangi racun di dalam ruangan dan efektif untuk membersihkan udara. Meskipun begitu, lidah buaya justru masuk dalam deretan tanaman yang harus dijauhkan dari kucing. Zat saponin dan antrakuionon yang ada pada lidah buaya bisa menjadi racun bagi kucing saat tertelan. Efek yang umumnya muncul pada kucing yang keracunan lidah buaya adalah muntah, diare, dan lesu berkepanjangan.

10. Bunga lily

Bunga lily

Banyak pecinta tanaman hias yang menyukai bunga lily. Bunga ini sering diletakkan di dalam ruangan karena tampilannya yang cantik dan wanginya yang semerbak. Sayangnya bunga lily tidak direkomendasikan kalau kamu memiliki kucing peliharaan di rumah.

Drh. Anna Brutlag dari Pet Poison Helpline mengungkapkan bahwa bunga lily berbahaya untuk kucing. Ia menyebutkan bahwa 1-2 helai kelopak bunga lily sudah bisa membuat kucing keracunan kalau sampai termakan. Selain itu, serbuk bunga hingga air rendaman batang bunga lily yang ada di vas juga berpotensi menyebabkan kucing keracunan.

Adapun tanda klinis dari kucing yang keracunan bunga lily adalah muntah, sesak napas, dan terlihat depresi. Tanda ini akan muncul dalam 3 jam pertama sejak si kucing memakan bunga lily. Kalau tidak segera ditangani, kucing akan mengalami gagal ginjal, kesulitan buang air kecil, hingga dehidrasi.

Jadi, tanamannya harus dibuang, nih?

Setelah tahu jenis tanaman yang beracun untuk kucing, pasti rasanya was-was sekaligus bingung. Di satu sisi, kamu tidak ingin kucingmu sampai keracunan. Di sisi lain, sayang sekali kalau harus membuang tanaman hias yang sudah dirawat dengan baik. Apalagi kalau harganya sudah lumayan menguras isi dompetmu, hehe…

Tenang! Kamu tetap bisa merawat tanaman hias tanpa perlu khawatir termakan oleh kucing kesayanganmu di rumah. Jangan buru-buru membuang tanaman-tanaman tersebut. Kenali dulu karakter kucingmu. Ada kucing yang rasa penasarannya tinggi sekali. Saat melihat benda atau tanaman baru, pasti akan diendus dan digigit. Namun, ada juga kucing yang cenderung pendiam dan pasif. Kucing tipe ini tidak terlalu peduli dengan benda atau tanaman yang ada di sekitarnya. Kalaupun ingin tahu, ia hanya datang sebentar untuk mengendus, kemudian langsung pergi lagi. Kalau kucingmu adalah tipe yang kedua, maka kamu tidak perlu khawatir. Kamu bisa bebas meletakkan tanaman hiasmu di tempat-tempat yang kamu inginkan. Namun, saran saya, kucingmu tetap perlu diawasi, ya.

Nah, kalau kucingmu adalah tipe yang agresif dan rasa penasarannya tinggi, cobalah beberapa cara berikut ini. Pertama, letakkan tanaman di tempat yang akan sulit dijangkau oleh si kucing. Kamu bisa meletakkan tanaman di rak yang tinggi. Walaupun cara ini bukan jaminan karena kucing memiliki kemampuan memanjat yang baik, paling tidak kamu sudah sedikit mempersulitnya. Kedua, gunakan pot atau wadah gantung untuk tanamanmu. Dari pengalaman saya, cara ini lebih ampuh daripada cara pertama tadi. Ketiga, buat wadah penutup khusus. Misalnya, kerangkeng kawat atau besi untuk menutupi pot-pot tanamanmu.

Lebih gampang lagi kalau kucingmu adalah kucing indoor. Solusinya tentu dengan tidak meletakkan tanaman hias yang beracun di dalam ruangan. Beberapa tanaman hias memang sangat cocok untuk mempercantik tampilan interior rumah. Namun, kalau kucingmu selalu penasaran untuk mengunyahnya, lebih baik letakkan tanaman tersebut di luar saja.

Bagaimana kalau kucing terlanjur memakan tanaman hias beracun?

Kalau kamu mencurigai kucingmu memakan tanaman hias yang beracun, saran saya adalah jangan panik! Pindahkan dulu kucingmu ke tempat yang lebih aman. Pastikan tempatnya tenang, bersih, dan sirkulasi udaranya lancar. Jangan sampai kucing yang keracunan tidak mendapatkan asupan udara yang cukup.

Kemudian, cek kondisi kucingmu untuk melihat gejala klinis yang dialaminya. Cek juga area di sekitar tempat kucingmu bermain untuk melihat tanaman apa dan berapa banyak yang sudah tertelan olehnya. Ini nantinya untuk membantumu memberikan informasi yang akurat kepada dokter hewan.

Dilansir dari website Cat Protection, tindakan paling tepat untuk menangani kucing yang keracunan tanaman adalah segera membawanya ke dokter hewan. Jangan menunggu sampai gejala yang dialami kucingmu hilang dengan sendirinya. Ini bisa berbahaya! Bawa ke dokter hewan agar si kucing segera mendapatkan penanganan yang tepat. Beberapa tanaman memiliki kadar toksik yang tinggi. Kalau tidak segera ditangani akan menimbulkan efek yang lebih berbahaya. Kalau waktunya tidak memungkinkan untuk langsung membawa si kucing ke dokter, kamu bisa coba untuk menghubungi dokter hewan melalui telepon atau pesan teks terlebih dahulu. Mintalah petunjuk terbaik untuk pertolongan pertama pada kucing yang keracunan tanaman.

Kesimpulan

Itulah daftar 10 tanaman beracun untuk kucing. Adakah yang sudah menjadi koleksi tanamanmu di rumah? Kalau ada, waspada, ya. Letakkan terpisah di tempat yang aman. Daripada nanti termakan oleh kucingmu yang sedang iseng dan penasaran, kan? Wah, dijamin bakal repot kalau si meong sampai muntah, lemas, atau tidak nafsu makan karena keracunan tanaman. Nah, kalau ada tanaman berbahaya lainnya yang terlewat saya bahas, yuk, bagikanmelalui kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Baca lebih lanjut: Inilah 4 alasan kenapa kucing makan rumput »