Bolehkah anak kucing makan makanan kucing dewasa?

Bolehkah memberi makan makanan kucing dewasa ke anak kucing? Kenyataannya, Banyak banget lho pemilik kucing yang kasih makan kitten dengan makanan kucing dewasa. Selain hemat, si kitten juga kelihatan sehat-sehat aja. Jadi, seharusnya nggak ada masalah, kan? Eh, tapi tahu nggak kalau ternyata kamu nggak boleh lho kasih makan makanan kucing dewasa buat kitten. Soalnya, ternyata makanan kucing dewasa punya kandungan nutrisi yang nggak pas buat si kitten. Buat lebih jelasnya, kamu wajib banget baca ulasan berikut.

Kenapa sebaiknya kamu nggak kasih makan kitten dengan makanan kucing dewasa?

Masa pertumbuhan anak kucing emang cepat banget. Apalagi, kalau kamu sudah mengasuh mereka sejak masih bayi. Pastinya, kamu bakal lebih ngehdengan cepatnya pertumbuhan mereka. Supaya pertumbuhan mereka maksimal, anak kucing butuh makanan yang tepat. Mereka butuh asupan protein dan lemak yang banyak banget. Tujuannya, supaya mereka lebih berenergi buat pecicilan sepanjang hari. Nah, semua nutrisi yang anak kucingmu butuhkan ada di dalam makanan kucing khusus kitten.

Terus membaca: Kapan anak kucing bisa makan makanan kering? >>

Sedangkan, kucing dewasa punya kandungan zat esensial yang lebih sedikit. Soalnya, emang kucing dewasa nggak terlalu aktif beraktivitas. Jadi, mereka butuh makanan kucing dengan nutrisi yang lebih rendah. Buat lebih jelasnya, kamu bisa simak tabel berikut:

Perbandingan nutrisi makanan kucing dewasa dan khusus kitten (dry food)

Kandungan NutrisiMakanan Kucing Dewasa (Kering)Makanan Khusus Anak Kucing (Kering)
Kalori/kilogram3.657 kalori3.881 kalori
Protein (minimal)37.03%40.77%
Lemak (minimal)61.9%7.52%
Serat (maksimal)5.33%4.22%
Karbohidrat44.74%40.56%
Taurin (minimal)0.14%0.17%

Perbandingan nutrisi makanan kucing dewasa dan khusus kitten (wet food)

Kandungan NutrisiMakanan Kucing Dewasa (Basah)Makanan Khusus Anak Kucing (Basah)
Kalori/kilogram955 kalori1.183 kalori
Protein (minimal)50.19%49.11%
Lemak (minimal)14.82%18.85%
Serat (maksimal)6.65%6.41%
Karbohidrat12.86%11.42%
Taurin (minimal)0.06%0.08%

Dari 2 tabel di atas, kamu bisa lihat jelas perbedaannya, kan? Makanan anak kucing punya kalori yang lebih besar dibanding makanan kucing dewasa. Sedangkan, kalori di dalam makanan kucing dewasa lebih rendah. Makanan khusus kitten juga punya kandungan nutrisi yang lebih besar. Ya, jelas aja. Soalnya, anak kucingmu memang butuh itu semua supaya dia bisa berkembang maksimal. Apalagi, si kitten bakal mengalami lonjakan pertumbuhan di minggu-minggu pertamanya. Dia bakal butuh asupan makanan khusus kitten paling nggak selama 1 tahun. Setelah itu, kamu mulai bisa beralih ke makanan kucing dewasa pelan-pelan.

Overall, ini perbedaan nutrisi antara makanan kucing khusus kitten dan makanan kucing dewasa:

1. Protein

Makanan khusus kitten jenis dry food punya kandungan protein yang lebih banyak dibanding makanan kucing dewasa. Makanan kucing khusus kitten punya protein sebesar 40.77%. Sedangkan makanan kucing dewasa punya 37.03%. Tapi, makanan wet food buat anak kucing punya kandungan protein yang lebih sedikit. Wet food khusus kitten punya 49.11% aja. Ini, 2.15% lebih rendah dibanding kucing dewasa yang punya kandungan protein 50.19%.

2. Lemak

Makanan kering dan wet food khusus anak kucing punya kandungan lemak yang lebih besar. Dry food buat kitten punya kandungan lemak sebesar 7.52%. Sedangkan lemak di dalam dry food kucing dewasa cuma sebanyak 6.19%. Buat jenis makanan kitten wet food, kandungan lemak yang dipunya sebesar 18.85%. Ini lebih besar kalau dibandingkan makanan wet food kucing dewasa yang cuma 14.82%.

3. Serat

Makanan khusus kitten punya unsur serat yang lebih sedikit dibanding makanan kucing dewasa. Di dalam jenis dry food, makanan kitten punya kandungan serat cuma sebesar 4.22% saja. Ini jelas beda kalau dibandingin dengan makanan kucing dewasa yang persentasenya sebesar 5.33%. Buat jenis wetfood juga sama, lho. Makanan basah buat kitten punya asupan serat 6.41%. Di sisi lain, makanan kucing dewasa punya kandungan serat sebesar 6.65%.

4. Karbohidrat

Kucing dewasa dan kitten sama-sama butuh karbohidrat buat menambah energi. Tapi kitten cuma butuh sedikit banget nutrisi satu ini. Jadi, nggak heran kalau persentase karbohidrat di dalam makanan kitten lebih sedikit. Makanan kering khusus anak kucing cuma punya 40.56%, dan 11.42% aja di dalam wet food. Sedangkan dry food buat kucing yang udah dewasa punya kandungan karbohidrat sebesar 44.74% dan 12.86% buat wet food.

5. Taurin

Kucing butuh taurin untuk menjaga dan memaksimalkan fungsi matanya. Anak kucing jelas butuh asupan taurin yang melimpah. Itulah kenapa makanan khusus kitten punya kandungan taurin yang lebih tinggi dibanding makanan buat kucing dewasa. Dry food buat anak kucing punya kandungan taurin sebesar 0.17%, dan 0.08% buat jenis makanan basah. Sedangkan taurin di dalam makanan kucing dewasa cuma sebesar 0.14% buat jenis dry food. Buat makanan basah, adult cat food cuma punya kandungan taurin sebesar 0.06% aja.

Ada nggak sih makanan kucing buat kitten dan kucing dewasa?

Nah, udah jelas kan, alasan kamu harus kasih makan kittenmu makanan yang tepat. Tapi emang perlu diakui kalau harga makanan khusus kitten lebih mahal. Apalagi, buat kamu yang punya kucing banyak banget. Untungnya, sekarang ini ada banyak banget produk makanan kucing yang cocok buat kitten dan kucing dewasa. Makanan kucing ini emang diformulasikan khusus supaya bisa memenuhi kebutuhan si kitten dan meong yang udah dewasa. Kamu bisa diskusi dengan dokter hewan langgananmu buat menemukan makanan kucing yang cocok.

Baca juga: Apakah kucing boleh minum susu kental manis? >>

Bagaimana kalau kitten saya bolak-balik makan makanan kucing dewasa?

Bolehkah anak kucing makan makanan kucing dewasa 01

Ini sering banget terjadi kalau kamu punya kucing lebih dari satu. Kucing emang dasarnya suka kepo. Jadi, bisa aja dia langsung beralih makan makanan kucing lain setelah jatah makannya abis. Kucingmu yang udah dewasa juga bisa jadi penasaran dengan aroma kitten food yang beda dari miliknya. Jadi deh, mereka bertukar makanan.

Sebenarnya, nggak ada dampak ekstrim seandainya kitten-mu makan makanan kucingmu yang udah dewasa. Tapi, kalau ini keseringan terjadi, bisa-bisa kitten-mu nggak dapat nutrisi yang dibutuhkan. Kucing dewasa yang makan makanan kucing juga bakal mengkonsumsi lebih banyak kalori. Akibatnya, dia jadi berisiko terkena obesitas. Kucingmu juga jadi rentan terkena penyakit diabetes dan gangguan saluran kencing. Solusinya, kamu bisa memberikan mereka makan di tempat yang terpisah. Jangan lupa untuk membereskan dan membuang sisa makanan yang tersisa. Kalau kamu pakai cara free feeding, sebaiknya beri kucing-kucingmu makanan yang oke buat semua usia. 

Baca terus: 50 rekomendasi makanan anak kucing persia terbaik [2020] >>

Kesimpulan

Jadi, bolehkah anak kucing makan makanan kucing dewasa? Jawabannya, nggak boleh ya. Soalnya, meong kecilmu butuh asupan nutrisi yang lebih banyak. Semua nutrisi itu hanya bisa terpenuhi kalau dia makan makanan khusus kitten. Anak kucing yang diberi makan makanan kucing dewasa nggak bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya. Akibatnya, pertumbuhan dia pun bisa jadi terhambat. Buat yang punya banyak kucing, kamu bisa beli makanan kucing yang diformulasikan buat kitten dan kucing dewasa.

Baca lebih lanjut: Cara merawat anak kucing umur 2 bulan >>