Home » Cara Merawat Kucing

10 Cara Mengatasi Kucing Birahi Tanpa Dikawinkan

Ini adalah ulasan lengkap tentang cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan.

Jika kamu ingin:

  • Kucing tidak berisik ketika birahi.
  • Kucing tidak kabur dari rumah ketika birahi.
  • Kucing tidak buru-buru kawin dengan kucing liar.
  • Mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan.
  • Membuat kucing birahi tenang dan nurut.

Maka kamu pasti menyukai panduan cara mengatasi kucing birahi ini. Berikut 10 cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan:

Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan di bawah ini. Yuk, lanjut baca.

1. Pisahkan kucing betina dari kucing jantan

Apabila kamu memiliki beberapa kucing jantan dan kucing betina, dan salah satunya ada yang menunjukan tanda birahi, sebaiknya kucing segera dipisahkan. Kandangkan kucing yang birahi berat atau masukkan ke ruangan khusus. Pastikan tidak ada celah untuk kucing kabur.

Catatan: Ciri-ciri kucing birahi: :ucing sering bersuara keras. Kucing mendadak berusaha kabur dari rumah. Kucing sering menjilati area genital. Kucing gemar melakukan posisi nungging dan berjalan agak rendah. Kucing sering berguling-guling di lantai tanpa sebab yang jelas. Bulu bagian ekor dan perut bagian bawah menggumpal dan lengket.

Pada saat birahi berat, kucing akan berupaya mengejar lawan jenisnya, maka solusi termudah adalah memisahkan keduanya. Kamu harus menjaga kucing betina & kucing jantan kamu agar tetap di ruangan yang berbeda.

Tutup semua pintu, jendela, angin-angin, dan area yang dapat digunakan kucing untuk melarikan diri. Pokoknya, jangan biarkan kucing kabur. Kucing yang melarikan diri saat kamu pisahkan akan pergi jauh. Dia akan berkelana sampai dia menemukan apa yang dia cari.

Catatan: Saat memisahkan kucing, sebaiknya kamu memberikan makanan yang bernutrisi tinggi. Karena pada kondisi birahi berat kucing bisa stres dan tidak mau makan. Kamu juga perlu membersihkan toilet kucing secara teratur untuk mencegah kucing jantan menemukan lokasi kucing betina.

2. Berikan dudukan hangat tepat di organ reproduksi kucing

Cara mengatasi kucing betina birahi selanjutnya dengan menempelkan dudukan yang hangat untuk memanjakan organ reproduksi kucing. Usahakan alat reproduksi kucing betina dapat merasakan kehangatan alas duduk yang dilengkapi penghangat tersebut tersebut. Buat posisi kucing senyaman mungkin. Dengan begitu, kucing betina yang birahi akan tenang, tidak gelisah dan tidak bersuara keras.

Kenapa alas duduk kucing harus hangat? Pada masa estrus vulva pada alat reproduksi kucing betina akan mengembang. Bagian ini sangat sensitif dengan benda dingin namun sangat menyukai benda hangat.

Kucing yang duduk pada alas duduk hangat akan merasakan kenikmatan dan kenyamanan. Jadi, kucing akan lupa bahwa mereka sedang birahi. Begitulah cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan dengan alas duduk hangat.

Metode ini bukan metode permanen, namun sangat efektif untuk menenangkan kucing birahi yang sangat berisik. Alas apa yang bisa hangat dan bisa diduduki kucing?

Kamu dapat menggunakan handuk yang dibasahi air hangat. Usahakan diperas terlebih dahulu agar air tidak menetes kemana-mana. Cara lain, cari selimut dengan penghangat elektrik. Metode ini akan menenangkan kucing pada saat mereka memasuki masa birahi.

3. Masukkan kucing ke ruang isolasi

Memasukkan kucing betina ke ruang isolasi merupakan salah satu cara terbaik untuk mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Ruang isolasi harus tenang, nyaman dan terkunci rapat. Pastikan kucing dari luar tidak bisa masuk dan kucing yang diisolasi tidak dapat keluar. Periode isolasi kucing sekitar 14 hari.

Biar kamu lebih paham, saya jelaskan detailnya. Yuk, lanjut baca.

Teknik isolasi adalah teknik memisahkan kucing yang sedang birahi berdasarkan hitungan siklus estrus. Artinya, kamu harus mengurung kucing selama periode siklus estrus kucing, yaitu 14 hari. Ini berlaku untuk kucing jantan dan kucing betina.

Kenapa saat masa estrus kucing harus dikurung? Tujuannya agar hormon penyebab birahi pada kucing mereda dan kucing tidak kawin di luar rumah. Nah, untuk mendapatkan waktu terbaik, kapan kamu harus mulai mengisolasi kucing yang birahi, kamu butuh paham siklus estrus pada kucing.

Ada lima tahap siklus birahi pada kucing. Kamu harus paham hal ini. Tujuannya agar kamu tidak kecolongan. Karena biasanya kucing akan melarikan diri untuk mencari pasangannya. Dan pulang-pulang sudah hamil dengan kucing liar.

a. Masa Proestrus

Pada masa proestrus kucing betina mulai menunjukkan perilaku aneh. Mereka mulai mencari perhatian lawan jenisnya. Namun, saat kucing jantan mendekatinya kucing betina, kucing betina bersikap acuh dan tidak mau dikawin. Lama waktu masa proestrus adalah 1 – 2 hari.

Jika kamu jeli, kamu sudah dapat mengenali gejala birahi pada masa proestrus kucing. Mungkin tanda yang muncul sedikit samar. Tapi jika kucing sudah berusia minimal 6 bulan, dia sudah memasuki masa kawin. Perhatikan saja, pasti ciri-ciri birahi akan semakin jelas terlihat.

Catatan: Tahap waspada.

b. Masa Estrus (Birahi)

Pada masa estrus kucing betina sudah birahi total. Jika kamu mau mengamati secara fisik, organ reproduksi kucing betina (vulva) membengkak dan berwarna kemerahan. Badan kucing betina akan terasa hangat. Dan dia mulai menunjukan perubahan perilaku.

Tanda-tanda kucing betina memasuki masa estrus:

  1. Kucing betina agak berisik dan bersuara keras. Kucing mengeong dengan keras bukan serta merta karena dia marah. Ini upaya mereka menunjukkan eksistensi diri dan menarik perhatian kucing lain. Kucing lain yang mendengarnya akan mendatanginya untuk melihat kecocokan dengan pasangannya.
  2. Kucing betina selalu berguling-guling dilantai tanpa sebab yang jelas. Saat hormon reproduksi kucing betina naik, badan kucing akan menjadi hangat. Berguling-guling adalah cara kucing untuk mengatasi hawa panas dalam tubuhnya yang belum tersalurkan. Pada kondisi birahi total, kucing betina akan semakin sering berguling-guling. Selanjutnya, kucing betina akan duduk sambil menjilat-jilat organ reproduksinya (vulva) yang sudah mengembang.
  3. Kucing betina selalu menegakkan ekornya keatas dan menunjukkan organ reproduksinya. Biasanya, jika ada kucing jantan yang tertarik pesona kucing betina, dia akan mengikutinya. Kucing jantan akan terus mengikuti bau yang dikeluarkan dari organ reproduksi kucing betina. Jika ada kecocokan mereka akan langsung kawin.
  4. Nafsu makan berkurang. Pada masa estrus kucing jantan dan kucing betina mengalami peningkatan stres pada dirinya. Stres ini akan memicu kegelisahan dan mengakibatkan kucing tidak nafsu makan. Kamu tidak perlu khawatir. Kucing tersebut tidak sakit. Dia hanya ingin kawin.
  5. Kucing selalu ingin keluar kandang/keluar rumah. Naluri kucing jantan dan kucing betina pada saat estrus (birahi) adalah menemukan pasangan secepat-cepatnya. Kabur dari rumah menjadi solusi tercepat menurut si kucing.

Kamu harus berhati-hati pada masa ini. Kadang kucing terlihat tenang dan menunjukkan siklus estrusnya telah selesai. Tapi percayalah, itu hanya untuk mengecoh kamu. Faktanya, siklus estrus kucing betina berulang dan tidak berhenti sampai dia dikawinkan. Jadi, kucing betina akan kembali birahi beberapa hari kemudian. Nah, loh!

Tanda-tanda kucing jantan birahi:

Mari kita pindah ke topik kucing jantan. Kucing jantan bisa birahi sepanjang tahun, selama tubuh kucing jantan sehat dan produksi hormon testosteron di tubuh kucing tinggi, kucing jantan bisa birahi. Jadi, kucing jantan yang sudah dewasa tidak memiliki siklus birahi seperti kucing betina.

Pada saat birahi kucing jantan memuncak, kepribadian kucing jantan akan berubah. Kucing jantan menjadi lebih galak, sering gelisah, & agresif. Jika melihat kucing betina bawaannya nguber mulu. Agresif akut deh!

Kucing jantan juga sering menghilang dari rumah saat birahi. Ada 3 kemungkinan yang mendorong kucing jantan menghilang:

  1. Kucing jantan mencari tempat gelap dan lembab untuk merenungi nasib jomblonya.
  2. Kucing jantan kabur untuk mencari biduannya.
  3. Kucing jantan ngambek dengan majikannya.

Ini kasus yang paling menjengkelkan saat merawat kucing jantan birahi, spraying. Kucing jantan akan mulai spraying (kucing pipis sembarangan) dimana-mana. Dan mulai kucing mulai mengeong tidak jelas.

Catatan: Tahap penjagaan. Pada tahap ini, kamu harus mulai mengurung kucing betina di ruangan khusus. Setidaknya 2 minggu karena siklus birahi kucing betina terjadi selama 2 minggu. Kalau kamu tidak melakukan penjagaan kucing dengan benar, kucing akan mulai kabur dari rumah tanpa sepengetahuanmu.

c. Masa Interestrus

Jika kamu berencana untuk tidak mengawinkan kucing, kamu akan menemui masa interestrus pada kucing. Pada masa ini, saya tekankan, jangan lengah. Siklus estrus kucing terlihat seperti sudah selesai, namun itu hanya bohongan. Selang beberapa minggu mereka akan memasuki masa estrus lagi.

Periode interestrus adalah masa diantara siklus estrus.

  • jika kucing betina tidak dikawinkan, lama masa interestrus adalah 2 – 3 minggu.
  • Jika kucing jantan tidak dikawinkan, lama masa interestrus adalah 1 – 2 minggu.

Catatan: Tahap pengawasan ketat selama 1-3 minggu pasca penurunan level birahi kucing. Tetap waspada, jangan sampai kecolongan.

d. Masa Metestrus atau Diestrus

Masa metestrus adalah periode setelah masa birahi/kawin/estrus selesai. Durasi merestrus/diestrus sekitar 30-40 hari. Jika kamu berhasil menjaga kucing sampai memasuki masa diestrus tanpa kucing jadi hamil, kamu memasuki masa aman.

e. Masa Anestrus

Masa anestrus adalah masa kucing berhenti birahi. Masa anestrus merupakan periode penonaktifan hormon seksual pada kucing. Lama durasi anestrus adalah 2-3 bulan. Setelah itu, apabila kucing mulai hangat lagi, kucing akan memasuki masa birahi kembali. Jadi, masa anestrus adalah masa di mana kamu boleh tenang dalam merawat kucing birahi. Pada masa anestrus kucing sudah tidak lagi birahi, jadi bisa kamu keluarkan dari ruang isolasi tanpa khawatir lagi.

Jika kamu berhasil menenangkan kucing sampai memasuki masa anestrus, itu kesuksesan besar. Jadi, kamu sukses menerapkan cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan dengan teknik isolasi.

Begitulah siklus birahi pada kucing. Dengan berbekal pengetahuan tersebut, kamu dapat membuat rencana isolasi kucing secara mandiri. Dan kamu dapat menentukan berapa lama harus mengisolasi kucing untuk mengatasi birahi kucing.

Namun, jangan senang trus lupa diri, karena 2 bulan lagi, kucing bisa masuk masa birahi lagi. Jadi, kamu harus peka terhadap perubahan perilaku kucing dan disiplin mencatat tanggal penting dalam siklus estrus kucing.

Catatan: Jika ditotal, siklus estrus kucing dari awal sampai akhir terjadi dalam durasi 1,5 bulan. 2 minggu masa estrus. Jeda 1-3 minggu masa interestrus. Dan 2 minggu masa estrus kedua. Baru masa aman anestrus selama 1-3 bulan. Data ini bisa kamu pakai dalam mengatur jadwal mengisolasi kucing agar birahi kucing mereda.

4. Gunakan mesin diffuser feliway di rumah

Mesin diffuser feliway adalah mesin yang menyebarkan senyawa kimia feliway untuk menenangkan kucing betina dan kucing jantan yang sedang birahi. Senyawa feliway adalah hormon sintesis yang diformulasikan untuk menenangkan kucing birahi.

Saya merekomendasikan pemasangan mesin diffuser feliway pada masa awal estrus (proestrus). Hormon sintesis feliway akan bekerja secara simultan menenangkan kucing yang mulai birahi. Jika hormon kucing dan tubuh kucing rileks, suhu tubuh kucing akan turun. Dan birahi kucing juga akan turun.

Kamu dapat mengkombinasikan teknik isolasi kucing dengan pemasangan diffuser feliway di dalam ruang isolasi. Combo ini adalah salah satu cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan secara cepat.

5. Bersihkan tempat pasir kucing secara rutin

Cara mengatasi birahi kucing berikutnya adalah membersihkan litterbox kucing setiap hari. Ini mungkin solusi yang terlalu remeh, namun berfungsi dengan baik. Kucing betina dan kucing jantan ternyata mempunyai kebiasaan menandai daerahnya menggunakan air kencing. Air kencing pada masa birahi memiliki aroma yang berbeda.

Kucing menggunakannya sebagai umpan untuk mengundang datangnya lawan jenis. Satu hal yang perlu kamu pahami, sel olfaktori di hidung kucing berjumlah ratusan ribu sel. Dengan adanya sel olfaktori sebanyak itu, kucing dapat mencium bau lawan jenis hingga radius 500m.

Kucing yang mencium bau kencing kucing saat birahi akan menghampirinya dan melakukan kontak dengan kucing milikmu. Jika kamu tidak waspada, boom, kucing tiba-tiba bunting.

Oleh karena itu, kamu harus rajin-rajin membersihkan tempat kotoran kucing. Gagalkan jurus pemikat kucing sehingga tidak berhasil. Apabila kucing telah putus asa maka gejolak birahi akan berkurang. Jika siklusnya sudah selesai, gejolak birahi kucing menurun dengan sendirinya di masa anestrus.

6. Berikan obat penenang

Jika kamu tidak berhasil dengan cara 1 sampai 6, belilah obat penenang untuk kucing. Obat penenang herbal ada yang diformulasikan untuk kucing. Obat ini berfungsi sebagai obat penenang dan pengendur syarat-syarat kucing.

Catatan: Beberapa kucing tidak memberikan respon pada obat penenang tertentu. Sebaiknya kamu mencoba beberapa sample terlebih dahulu. Jadi, kamu dapat menemukan obat penenang herbal yang cocok untuk kucing.

Ada 3 cara memberikan obat penenang ke kucing betina dan kucing jantan:

  1. Obat penenang kucing diberikan dengan cara ditetes langsung ke mulut kucing.
  2. Obat penenang kucing diberikan dengan cara dicampurkan pada minuman kucing.
  3. Obat penenang kucing disemprotkan melalui penyegar udara.

Untuk lebih jelasnya, kamu dapat bertanya kepada penjual obat penenang kucing.

Catatan: hanya gunakan obat penenang hewan untuk hewan. Jangan coba-coba menggunakan obat penenang manusia untuk hewan. Jika dipaksakan bisa terjadi overdosis atau gangguan hormonal.

Kamu kesulitan dalam memberi obat pada kucing? Coba ikuti panduan praktis cara memberi obat kucing. Di sana ada tips & trik cara mudah memberi obat pada kucing. 100% Approve!

7. Berikan aroma terapi yang menenangkan

Cara mengatasi birahi kucing selanjutnya dengan memasang aroma terapi yang menenangkan. Aroma terapi dapat meredakan gejolak agresifitas mereka, seperti aroma catnip dan feliway. Jika kucing telah mencium aroma dari dua senyawa kimia tersebut, mereka akan tenang. Tingkat birahi kucing akan menurun sehingga kucing lebih tenang.

Tidak semua kucing akan memberikan respon yang sama terhadap catnip dan feliway. Namun, kebanyakan kucing betina dan kucing jantan akan rileks dan tenang selama 1-2 jam. Ya, memang bukan solusi permanen untuk mengatasi kucing birahi, namun layak untuk kamu coba. Kucing yang menyukai aroma terapi tidak lagi berisik dan tidak lagi bersuara keras.

8. Berikan perhatian ekstra kepada kucing

Kucing betina dan kucing jantan yang memasuki masa birahi akan sering stres. Apabila kamu tidak mencarikannya pasangan, kucing akan stres berat. Stres ini dikarenakan gejolak hormonal di dalam tubuh kucing yang terus meningkat.

Perhatian ekstra pada kucing birahi akan sangat bermanfaat bagi kucing. Biarpun hanya pendekatan secara psikologi, kucing akan merasa senang. Stres kucing akan berkurang. Perhatian ekstra juga akan mencegah kucing berisik dan mencegah mereka kabur dari rumah.

Selanjutnya, perhatian seperti apa yang harus saya berikan? Kamu harus mengamati perilaku kucing betina dan kucing jantan yang sedang birahi. Dan melihat responnya untuk mengenali bentuk perhatian yang sangat mereka sukai.

Bentuk perhatian pemilik kucing untuk kucing yang sedang birahi:

  1. Kasih kucing makanan basah yang lezat. Pada saat kucing memasuki masa birahi, dia sering mengamuk. Coba berikan kucing makanan yang dia sukai. Kamu harus peka dalam hal ini, kadang mereka tidak nafsu makan. Tapi, kamu sudah siap sedia saat mereka memintanya.
  2. Berikan grooming kucing yang lembut. Apabila kucing kamu senang melakukan perawatan kucing. Rawatlah dia. Berikan perhatian ekstra dengan membelai bulunya, memijat badannya dan membersihkan kutunya. Detail cara perawatan kucing yang benar bisa kamu baca di artikel panduan lengkap dan praktis grooming kucing.
  3. Ajaklah kucing bermain. Menemaninya bermain akan menghilangkan rasa stressnya dalam menemukan pasangan di masa estrus. Ajak kucing kamu selfie, jalan-jalan, bermain dan liburan (namun jangan sampai kucing kabur). Hehehe.

Mengajak bermain kucing bisa menjadi solusi untuk mengalihkan perhatian kucing yang lagi birahi berat. Kucing betina dan kucing jantan yang sedang birahi memang memiliki hasrat tinggi untuk menemukan pasangannya dengan segera. Jadi, misi kamu adalah mengalihkan perhatian kucing dengan mengajaknya bermain.

Kamu juga dapat membelikan mainan kesukaan. Mainan dapat menjadi senjata untuk mengatasi gejolak birahi kucing tanpa dikawinkan. Faktanya, perhatian kucing mudah dialihkan.

Nah, sisanya, kamu tinggal mengajak kucing main diwaktu yang tepat. Waktu full main harus kamu lakukan saat kucing betina sudah memasuki masa estrus. Jangan biarkan kucing diam. Sibukkan kucing betina atau kucing jantan yang lagi birahi agar dia fokus bermain. Temani kucing dan berikan mainan-mainan favoritnya. Tujuannya untuk mengalihkan perhatian kucing dan menghabiskan energi kucing.

Jika kucing sudah lelah, kucing akan segera tidur dan lupa sejenak stres akibat birahi berat. Semakin senang kucing, semakin dia lupa tentang hasratnya mencari pasangan kawin.

Metode ini tidak permanen, namun akan sangat ampuh untuk mengatasi kucing birahi. Cocok untuk menenangkan kucing yang sering berisik saat birahi berat.

9. Suntikan hormon pengatur kadar estrogen dan progesteron

Penyuntikan hormon prostaglandin menjadi cara jitu untuk mengatasi kucing betina dan kucing jantan yang sedang birahi. Hormon prostaglandin akan menenangkan kucing yang sedang birahi. Hormon ini berfungsi untuk mengatur kadar estrogen dan progesteron di dalam tubuh kucing. Apabila hormon reproduksi tersebut dapat dihambat, siklus estrus kucing akan terganggu. Dan lambat laun birahi kucing akan menurun.

Metode ini sangat simple. Hanya tinggal disuntik, beberapa menit kemudian kucing bisa menjadi sangat tenang. Namun saya tidak menyukai metode ini. Metode ini secara ilmiah mengganggu siklus estrus kucing pada tingkat hormonal.

Apabila upaya ini dilakukan secara terus menerus, sel ovarium akan mengalami gangguan. Anomali pada sel-sel ovarium kucing dapat memicu tumbuhnya tumor di dalam rahim kucing. Sehingga, jika tidak sangat terpaksa jangan terlalu sering menggunakan metode ini.

Catatan: Penyuntikan hormon prostaglandin harus dibawah pengawasan dokter hewan.

10. Steril kucing

Steril kucing adalah solusi terakhir yang dapat kamu tempuh untuk mengatasi kucing betina dan kucing jantan birahi tanpa dikawinkan. Solusi ini bersifat permanen. Jadi, sekali kucing betina atau kucing jantan disteril, kamu tidak perlu pusing lagi dengan siklus birahi kucing ataupun kucing mendadak hamil. Karena semua hal itu tidak akan pernah terjadi.

Steril kucing adalah upaya memandulkan kucing dengan cara mengangkat organ reproduksi pada kucing jantan dan kucing betina secara permanen. Metode steril kucing adalah operasi pengangkatan organ.

  • Steril pada kucing jantan akan mengangkat organ testis.
  • Steril pada kucing betina akan mengangkat organ ovarium.

Kedua organ reproduksi kucing tersebut menjadi pemicu kucing kucing birahi. Hal ini karena kedua organ reproduksi tersebut meningkatkan hormon estrogen dan progesteron pada kucing. Dengan dilakukannya pengangkatan/steril, kucing tidak lagi akan birahi. Dan dia tidak dapat memiliki anak.

Bagi beberapa pemilik kucing pemula, memandulkan kucing sering menjadi pro kontra. Karena sekali kucing disteril, kucing tidak lagi bisa berkembang biak. Jika kamu masih bimbang melakukan steril kucing, baca ini dulu: 10 pelajaran yang saya pelajari dari sterilisasi kucing.

Jika Kucing kamu telah steril, kamu tidak perlu lagi takut mereka birahi atau mereka akan bunting. Karena setelah kucing disterilkan, keinginan birahi, nafsu dan kemampuan reproduksi akan hilang. Jadi, kucing tidak lagi tertarik dengan lawan jenis. Inilah solusi jitu cara mengatsi kucing birahi secara permanen.

Pertanyaan yang ditanyakan pembaca

Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan pembaca terkait topik “cara mengatasi kucing birahi”. Jika rasa ingin tahumu belum terjawab, silakan tinggalkan pertanyaan pada kolom komentar di bawah.

1. Apakah musik bisa menenangkan kucing birahi?

Bisa, asalkan kucing menyukai musik yang kamu mainkan untuknya. Sebenarnya, memainkan musik untuk menenangkan kucing birahi merupakan pendekatan psikologi pada perilaku kucing. Kucing yang memiliki kepekaan pendengaran juga sangat suka mendengarkan musik. Coba mainkan musik classic, musik relaksasi, musik meditasi dari suara nature yang alami dan musik yang lembut. Lalu, amati bahasa tubuh kucing saat mendengarkan musik.

Apabila kucing betina atau kucing jantan kamu menyukai suatu musik, dia akan diam dan mendengarkannya. Ada juga yang mendekati kamu dan tidur didekat kamu. Atau yang sebelumnya gelisah menjadi tenang. Ya, itu adalah keajaiban musik. Bukan hanya manusia yang menyukai musik, kucing pun juga suka.

Jika kamu berhasil, kamu dapat mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan melalui musik. Pada level tertentu kucing menjadi sangat tenang, tidak berisik dan tidak bertingkah aneh.

Contoh musik yang menenangkan kucing:

  1. Cosmo’s Air
  2. Sleep Music For Cats
  3. Relaxing Music For Cats And Kittens

Untuk mengetahui musik apa yang mereka sukai, kamu perlu melakukan beberapa eksperimen. Tandai musik apa yang dia sukai dan selamat mencoba.

2. Berapa lama kucing betina dan kucing jantan birahi?

Kucing jantan dewasa bisa mengalami birahi berkali-kali sepanjang tahun. Selama tubuh kucing jantan sehat, kucing jantan bisa mengalami birahi seminggu sekali. Terlebih saat terdapat banyak kucing betina disekitarnya. Lama masa kucing jantan birahi sekitar 1 minggu.

Kucing betina dewasa hanya birahi beberapa kali dalam sebulan. Semua siklus birahi kucing betina di atur dalam siklus polyestrus kucing. Di mana, kucing betina akan mengalami gejala birahi, puncak birahi dan fase melandai (birahi mereda).

  • Gejala birahi kucing betina biasanya muncul selama 1-3 hari.
  • Masa puncak birahi kucing betina berlangsung selama 2 minggu.
  • Fase melandai atau birahi mereda sekitar 2-3 minggu.
  • Masa puncak birahi kedua kucing berlangsung selama 2 minggu.
  • Fase penurunan birahi kucing secara total selama 2-3 bulan.

3. Apa efek kucing betina tidak dikawinkan?

Efek samping jangka pendek tidak ada. Namun, jika kamu tidak mengawinkan kucing selama bertahun-tahun, kucing bisa stres. Karena hasrat alamiah kucing untuk menghasilkan keturunan tidak terlaksana.

Biar kamu lebih paham, berikut 5 efek samping jika kucing betina tidak dikawinkan:

  • Kucing betina menjadi sangat stres.
  • Kucing betina akan menjadi sangat manja kepada majikannya.
  • Kucing betina akan berusaha kabur dari rumah.
  • Kucing betina menjadi lebih galak dan agresif.
  • Kucing betina menjadi kurus karena tidak selera makan.

Untuk lebih jelasnya tentang pembahasan per poin di atas, silakan baca artikel efek samping kucing tidak dikawinkan. Di sana, kamu akan belajar perilaku apa saja yang muncul saat kucing tidak dikawinkan dalam waktu yang sangat lama.

Demikian pembahasan lengkap cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Jika ada hal yang belum jelas, silakan tinggalkan pertanyaan melalui kolom komentar di bawah.

Baca lebih lanjut: 5 Alasan Kenapa Kucing Birahi Tidak Mau Makan »