Home » Cara Merawat Kucing » Cara Mengatasi Kucing Birahi

10 Cara Mudah Mengatasi Kucing Birahi Tanpa Dikawinkan

10-Cara-Mudah-Mengatasi-Kucing-Birahi-Tanpa-Dikawinkan-large

Kucing birahi sering membuat keributan dimanapun dia berada. Ada yang menjadi sangat berisik, gelisah, menjadi agresif dan kabur dari rumah. Bagaimana cara mengatasi birahi kucing? Apakah ada cara mengatasi kucing birahi agar tidak berisik?

Solusinya mudah, loh! Kawinkan saja kucing kamu. Jika kucing jantan birahi, carikan kucing betina. Jika birahi kucing betina birahi, carikan kucing jantan. As simple as that!

Tapi, saya hanya punya satu kucing. Dan saya tidak mau mengawinkan kucing saya dengan kucing domestik (kucing kampung).

Pilih-pilih banget. Hehehe.

Bagaimana Cara Mengatasi Kucing Birahi?

Hmmm, tenang, jangan panik. Saya punya solusinya. 10 cara mudah mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Let’s dive in!

1. Masukkan Kucing yang Sedang Birahi ke dalam Ruangan Khusus (Ruang Isolasi)

Teknik isolasi adalah teknik memisahkan kucing yang sedang birahi berdasarkan hitungan siklus estrus. Kamu harus memastikan ruangan isolasi tidak dapat dimasukin kucing dari luar. Dan kucing yang berada di dalam tidak dapat keluar.

Saat kucing betina birahi, dia mengeong keras (berisik) untuk menarik perhatian kucing jantan. Kucing betina juga akan mengeluarkan aroma pemikat dari tubuhnya. Organ reproduksi kucing betina juga menjadi merah dan memiliki bau yang khas. Aroma ini akan membuat kucing jantan ikut birahi.

Jika kucing sama-sama suka, perkawinan kucing akan terjadi. Akan tetapi, jika kamu belum menginginkan keturunan dari kucing kamu. ya jangan dikawinkan. Pisahkan kucing sementara waktu sampai siklus birahinya selesai.

Masa Birahi Kucing Jantan dan Kucing Betina Berapa Lama?

Ada lima tahap siklus birahi pada kucing. Kamu harus paham hal ini. Tujuannya agar kamu tidak kecolongan. Karena biasanya kucing akan melarikan diri untuk mencari pasangannya. Dan pulang-pulang sudah hamil dengan kucing liar.

a. Masa Proestrus

Pada masa proestrus kucing betina dan kucing jantan mulai menunjukkan perilaku aneh. Mereka mulai mencari perhatian lawan jenisnya. Namun, saat kucing jantan mendekatinya kucing betina, kucing betina bersikap acuh dan tidak mau dikawin. Lama waktu masa proestrus adalah 1 – 2 hari.

Jika kamu jeli, kamu sudah dapat mengenali gejala birahi pada masa proestrus. Mungkin tanda yang muncul sedikit samar. Tapi jika kucing sudah berusia minimal 6 bulan, dia sudah memasuki masa kawin. Perhatikan saja, pasti tanda-tanda birahi akan semakin jelas terlihat.

b. Masa Estrus (Birahi)

Pada masa estrus kucing betina sudah birahi total. Jika kamu mau mengamati, organ reproduksi kucing betina (vulva) membengkak dan berwarna kemerahan. Badan kucing betina akan terasa hangat. Dan dia mulai menunjukan perubahan perilaku.

Tanda-tanda kucing betina memasuki masa estrus (birahi) adalah:

  1. Kucing betina agak berisik dan bersuara keras. Kucing mengeong dengan keras bukan serta merta karena dia marah. Ini upaya mereka menunjukkan eksistensi diri dan menarik perhatian kucing lain. Kucing lain yang mendengarnya akan mendatanginya untuk melihat kecocokan dengan pasangannya.
  2. Kucing betina selalu berguling-guling dilantai tanpa sebab yang jelas. Saat hormon reproduksi kucing betina naik, badan kucing akan menjadi hangat. Berguling-guling adalah cara kucing untuk mengatasi hawa panas dalam tubuhnya yang belum tersalurkan. Pada kondisi birahi total, kucing betina akan semakin sering berguling-guling. Selanjutnya, kucing betina akan duduk sambil menjilat-jilat organ reproduksinya (vulva) yang sudah mengembang.
  3. Kucing betina selalu menegakkan ekornya keatas dan menunjukkan organ reproduksinya. Biasanya, jika ada kucing jantan yang tertarik pesona kucing betina, dia akan mengikutinya. Kucing jantan akan terus mengikuti bau yang dikeluarkan dari organ reproduksi kucing betina. Jika ada kecocokan mereka akan langsung kawin.
  4. Nafsu makan berkurang. Pada masa estrus kucing jantan dan kucing betina mengalami peningkatan stress pada dirinya. Stress ini akan memicu kegelisahan dan mengakibatkan kucing tidak nafsu makan. Kamu tidak perlu khawatir. kucing tersebut tidak sakit. Dia hanya ingin kawin. Sana, segera carikan pasangan. Lalu, pelajari cara mengawinkan kucing. hihihi.
  5. Kucing selalu ingin keluar kandang/keluar rumah. Naluri kucing jantan dan kucing betina pada saat estrus (birahi) adalah menemukan pasangan secepat-cepatnya. Kabur dari rumah menjadi solusi tercepat menurut si kucing.

Kucing Tidak Nafsu Makan Saat Birahi

Karena ketidaktahuan tentang siklus birahi kucing, kebanyakan pemula mengira kucing mereka sakit. Bayangkan saya kucing tiba-tiba tidak nafsu makan, mulai bertingkah aneh. Kan, horor!

Tenang, kucing kamu tidak sakit. Mereka hanya birahi karena memasuki masa estrus. Catat ini: lama masa estrus kucing adalah 3 – 14 hari.

Kamu harus berhati-hati pada masa ini. Kadang kucing terlihat tenang dan menunjukkan siklus estrusnya telah selesai. Tapi percayalah, itu hanya untuk mengecoh kamu. Faktanya, siklus estrus kucing betina berulang dan tidak berhenti sampai dia dikawinkan. Jadi, kucing betina akan kembali birahi beberapa hari kemudian. Nah, loh!

Bagaimana dengan masa birahi kucing jantan?

Mari kita pindah ke topik kucing jantan. Pada saat birahi kucing jantan memuncak, kepribadian kucing jantan akan berubah. Kucing jantan menjadi lebih galak, sering gelisah, & agresif. Jika melihat kucing betina bawaannya nguber mulu. Agresif akut deh!

Kucing jantan juga sering menghilang dari rumah saat birahi. Ada 3 kemungkinan yang mendorong kucing jantan menghilang:

  1. Kucing jantan mencari tempat gelap dan lembab untuk merenungi nasib jomblonya.
  2. Kucing jantan kabur untuk mencari biduannya.
  3. Kucing jantan ngambek dengan majikannya.

Ini kasus yang paling menjengkelkan saat merawat kucing jantan birahi, spraying. Kucing jantan akan mulai spraying (kencing sembarangan) dimana-mana. Kamu harus sabar! Ini cobaan.

Kalau pipisnya dilantai, kita akan dengan mudah membersihkannya. Bagaimana jika kucing jantan pipis di kasur busa atau jok mobil atau sofa? Huwaaala, bisa-bisa hari libur kamu akan habis untuk menghilangkan bau kencing kucing.

Saya menawarkan solusi cara mudah menghilangkan bau kencing kucing. 100% approve. Saya sudah mempraktekannya dan berhasil. Semoga solusi tersebut dapat membantu kamu secara instant. Jadi, kamu dapat menghilangkan bau kucing kucing yang tajam/pesing.

c. Masa Interestrus

Jika kamu berencana untuk tidak mengawinkan kucing, kamu akan menemui masa interestrus. Pada masa ini, saya tekankan, jangan lengah. Siklus estrus kucing terlihat seperti sudah selesai, namun itu hanya bohong. Selang beberapa minggu mereka akan memasuki masa estrus lagi.

Periode interestrus adalah masa diantara siklus estrus.

  • jika kucing betina tidak dikawinkan, lama masa interestrus adalah 2 – 3 minggu.
  • Jika kucing jantan tidak dikawinkan, lama masa interestrus adalah 1 – 2 minggu.

Kamu penasaran tentang efek kucing betina tidak dikawinkan? Atau mungkin kamu ingin tahu efek kucing jantan birahi dibiarkan?

>>> Klik di sini untuk mengetahui efek kucing betina dan kucing jantan tidak dikawinkan.

d. Masa Metestrus atau Diestrus

Masa metestrus adalah periode terakhir setelah masa birahi/kawin/estrus selesai. Masa ini adalah masa aman. Durasi merestrus/diestrus sekitar 30-40 hari. Jadi, jika ditotal, siklus estrus kucing dari awal sampai akhir terjadi dalam durasi 1,5 bulan.

Pada kasus kucing betina yang telah dihamili kucing jantan. Kehamilan berlangsung sekitar 60 – 64 hari.

Tanda-tanda kehamilan kucing berina:

  1. Kucing betina tidak mau didekati kucing jantan (siklus estrus (birahi) berhenti secara tiba-tiba). Kucing betina kehilangan keinginan untuk kawin. Kok bisa? Ya, karena sel telur kucing sudah dibuahi. Hormon pemicu birahi kucing berangsur-angsur hilang. Jadi, masa estrus akan berhenti mendadak dan kucing sudah tidak ingin kawin.
  2. Puting susu kucing betina mulai terlihat menonjol dan berwarna merah muda. Hormon estrogen pada tubuh kucing betina akan mengaktifkan kelenjar air susu kucing. Kelenjar ini dipersiapkan oleh tubuh kucing untuk memberi susu untuk anak kucing.
  3. Kucing menjadi sering tidur dan banyak makan. Sama seperti manusia, kucing yang hamil akan menjadi lemah dan sering tidur. Tapi mereka memiliki kecenderungan banyak makan. Mengapa seperti itu? Hal ini karena anak-anak mereka juga memerlukan nutrisi dari makanan induknya.
  4. Kucing mulai mencari tempat bersarang dan mulai merontokkan bulunya. Pada masa hamil tua perut kucing akan semakin besar dan mengeras. Kucing betina akan mulai mempersiapkan sarangnya. Kucing betina biasanya mencari sarang yang nyaman, hangat dan memiliki cahaya remang-remang.
  5. Kucing menjadi sangat manja dan ingin diperhatikan. Ini gejala yang sering terjadi. Kucing betina akan selalu mendekati majikannya dan mencari perhatian. Secara naluri kucing betina ingin diperhatikan dan ingin dimanja. Ada-ada aja deh tingkahnya.
  6. Kucing sering mual dan muntah (morning sickness). Kucing betina yang memiliki daya tahan tubuh rendah, dia sering terserang morning sickness. Mual dan muntah diawal kehamilan. Gejala ini wajar untuk beberapa kucing yang sedang hamil muda. Jadi, jangan panik.

Kucing saya sudah positif hamil, apa yang perlu saya lakukan?

Apabila kucing betina kamu sudah positif hamil, kamu harus merawatnya dengan baik. Menurut pengalaman saya, kucing hamil yang tidak terawat akan memiliki tubuh kurus dan sering sakit.

Silakan baca panduan cara mudah merawat kucing hamil. Disana kamu akan mendapatkan panduan lengkap cara merawat kucing hamil sampai melahirkan. Setelah mempelajarinya, kamu akan lebih paham kebutuhan kucing hamil. Misalnya: siklus kehamilan kucing, proses persalinan dan cara merawat anak kucing pasca persalinan.

>>> Klik di sini untuk mengetahui cara merawat anak kucing umur 0-8 minggu.

>>> Klik di sini untuk mengetahui cara mudah merawat anak kucing umur 2 bulan.

e. Masa Anestrus

Masa anestrus adalah masa kucing berhenti birahi. Jadi, masa anestrus adalah masa dimana kamu boleh tenang dalam merawat kucing birahi.

Jika kamu berhasil menenangkan kucing sampai memasuki masa anestrus, itu kesuksesan besar. Jadi, kamu sukses menerapkan cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan.

Masa anestrus merupakan periode penonaktifan hormon seksual pada kucing. Lama durasi anestrus adalah 2-3 bulan. Setelah itu, apabila kucing mulai hangat lagi, kucing akan memasuki masa birahi kembali.

Begitulah siklus birahi pada kucing. Dengan berbekal pengetahuan tersebut, kamu dapat membuat rencana. Kamu dapat menentukan berapa lama harus mengisolasi kucing agar tidak bunting diluar keinginanmu.

2. Berikan Dudukan Hangat pada Kucing yang Sedang Birahi

Pada saat birahi secara naluri kucing akan mencari lawan jenisnya. Mereka akan menggunakan indera penciuman dan indera pendengarannya untuk saling mencari. Pada masa ini kucing-kucing pasti akan berisik, gelisah dan bersuara keras.

Bagaimana cara mengatasi kucing birahi agar tidak berisik?

Kamu dapat menenangkan mereka dengan cara mendudukkannya pada alas yang hangat. Usahakan alat reproduksi kucing dapat merasakan kehangatan alas tersebut. Apakah tidak berontak? Kalau posisinya nyaman biasanya tidak.

Kenapa alas duduk kucing harus hangat?

Pada masa estrus vulva pada alat reproduksi kucing betina akan mengembang. Bagian ini sangat sensitif dengan benda dingin namun sangat menyukai benda hangat.

Kucing yang duduk pada alas duduk hangat akan merasakan kenikmatan dan kenyamanan. Jadi, kucing akan lupa bahwa mereka sedang birahi. Begitulah cara mengatasi kucing birahi dengan alas duduk hangat.

Metode ini bukan metode permanen, namun sangat efektif untuk menenangkan kucing birahi yang sangat berisik. Alas apa yang bisa hangat dan bisa diduduki kucing?

Kamu dapat menggunakan handuk yang dibasahi air hangat. Usahakan diperas terlebih dahulu agar air tidak menetes kemana-mana. Cara lain, cari selimut dengan penghangat elektrik. Metode ini akan menenangkan kucing pada saat mereka memasuki masa birahi.

3. Berikan Aroma Terapi yang Mempunyai Sifat Menenangkan Syaraf dan Nafsu Kucing

Kucing yang sedang birahi akan sangat berisik dan bertingkah aneh. Aroma terapi dapat meredakan gejolak agresifitas mereka, seperti aroma catnip dan feliway. Jika kucing telah mencium aroma dari dua senyawa kimia tersebut, mereka akan tenang. Tingkat estrus (birahi) mereka juga akan menurun.

Tidak semua kucing akan memberikan respon yang sama terhadap catnip dan feliway. Namun, kebanyakan kucing akan rileks dan tenang selama 1-2 jam. Ya, memang bukan solusi permanen sih, namun layak untuk kamu coba.

4. Berikan Kucing Obat Penenang

Jika kamu tidak berhasil dengan cara 1, 2 dan 3, belilah obat penenang kucing. Obat penenang herbal ada yang diformulasikan untuk kucing. Obat ini berfungsi sebagai obat penenang dan pengendur syarat-syarat kucing.

Beberapa kucing tidak memberikan respon pada obat penenang tertentu. Sebaiknya kamu mencoba beberapa sample terlebih dahulu. Jadi, kamu dapat menemukan obat penenang herbal yang cocok untuk kucing.

Ada 3 cara pemberian obat penenang kucing:

  1. Obat penenang kucing diberikan dengan cara ditetes.
  2. Obat penenang kucing diberikan dengan cara dicampurkan pada minuman kucing.
  3. Obat penenang kucing disemprotkan melalui penyegar udara.

Untuk lebih jelasnya, kamu dapat bertanya kepada penjual obat penenang kucing.

CATATAN: hanya gunakan obat penenang hewan untuk hewan. Jangan coba-coba menggunakan obat penenang manusia untuk hewan. Jika dipaksakan bisa terjadi overdosis atau gangguan hormonal.

Kamu kesulitan dalam memberi obat pada kucing? Coba ikuti panduan cara mudah memberi obat kucing. Di sana ada tips & trik cara mudah memberi obat pada kucing. 100% Approve.

5. Gunakan Mesin Difuser Feliway di Rumah

Mesin difuser feliway adalah mesin yang menyebarkan senyawa kimia feliway untuk menenangkan kucing. Senyawa feliway adalah hormon sintesis yang diformulasikan untuk menenangkan kucing birahi.

Saya merekomendasikan pemasangan mesin difuser feliway pada masa awal estrus (proestrus). Hormon sintesis feliway akan bekerja secara simultan menenangkan kucing yang mulai birahi. Jika hormon kucing dan tubuh kucing rileks, suhu tubuh kucing akan turun. Dan birahi kucing juga akan turun.

Kamu dapat mengkombinasikan teknik isolasi kucing dengan pemasangan difuser feliway. Combo ini akan mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan dengan sangat baik.

6. Ajaklah Kucing Bermain

Kucing yang sedang birahi memang memiliki hasrat tinggi untuk menemukan pasangannya dengan segera. Jadi, misi kamu adalah mengalihkan perhatian kucing dengan mengajaknya bermain.

Kamu juga dapat membelikan kucing mainan yang dia suka. Mainan dapat menjadi senjata untuk mengatasi gejolak birahi kucing. Faktanya, perhatian kucing mudah dialihkan.

Apabila kamu telah mengetahui tanda-tanda kucing memasuki masa estrus. Jangan biarkan dia diam. Sibukkan dia agar kucing fokus bermain dengan kamu. Temani dia dan berikan mainan-mainan favoritnya untuk menghiburnya.

Semakin senang kucing, semakin dia lupa tentang hasratnya mencari pasangan kawin. Metode ini tidak permanen, namun akan sangat ampuh. Cocok untuk menenangkan kucing yang sering berisik saat birahi.

7. Bersihkan Tempat Pasir Kucing Secara Berkala saat Kucing Memasuki Masa Estrus

Ini mungkin solusi yang terlalu remeh, namun berfungsi dengan baik. Kucing ternyata mempunyai kebiasaan menandai daerahnya menggunakan air kencing. Air kencing pada masa estrus memiliki aroma yang berbeda.

Kucing menggunakannya sebagai umpan untuk mengundang datangnya lawan jenis. Kucing yang mencium bau ini akan menghampirinya dan melakukan kontak dengan kucing kamu. Jika kamu tidak waspada, boom, kucing tiba-tiba bunting.

Oleh karena itu, kamu harus rajin-rajin membersihkan tempat kotoran kucing. Gagalkan jurus pemikat kucing sehingga tidak berhasil. Apabila kucing telah putus asa maka gejolak birahi akan berkurang. Jika siklusnya sudah selesai, gejolak birahi kucing menurun dengan sendirinya di masa anestrus.

8. Jagalah Agar Kucing Tetap di Rumah

Apabila kamu hanya memiliki satu ekor kucing, jagalah agar kucing tetap dirumah. Pada masa estrus (birahi) kucing akan berupaya kabur dari rumah untuk mencari pasangan kawin. Kamu harus menjaga kucing agar tetap dirumah.

Tutup semua pintu, jendela, angin-angin, dan area yang dapat digunakan kucing untuk melarikan diri. Kucing yang melarikan diri akan pergi jauh sampai dia menemukan apa yang dia cari. Jadi, jagalah kucing kamu sampai masa estrus mereka berakhir.

9. Suntikan Hormon Pengatur Estrogen dan Progesteron

Penyuntikan hormon prostaglandin menjadi metode jitu untuk menenangkan kucing yang sedang birahi (estrus). Hormon ini berfungsi untuk mengatur estrogen dan progesteron pada tubuh kucing. Apabila hormon reproduksi tersebut dapat dihambat, siklus estrus kucing akan terganggu. Dan lambat laun birahi kucing akan menurun.

Metode ini sangat simple. Hanya tinggal disuntik, beberapa menit kemudian kucing bisa menjadi sangat tenang. Namun saya tidak menyukai metode ini. Metode ini secara ilmiah mengganggu siklus estrus kucing pada tingkat hormonal.

Apabila upaya ini dilakukan secara terus menerus, sel ovarium akan mengalami gangguan. Anomali pada sel-sel ovarium kucing dapat memicu tumbuhnya tumor di dalam rahim kucing. Sehingga, jika tidak sangat terpaksa jangan terlalu sering menggunakan metode ini.

Catatan: Penyuntikan hormon prostaglandin harus dibawah pengawasan dokter hewan.

10. Sterilkan Kucing kamu

Ini solusi terakhit yang dapat kamu tempuh untuk mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Solusi ini bersifat permanen. Sterilisasi kucing akan mengambil testi pada kucing jantan dan ovarium pada kucing betina.

Kedua organ reproduksi kucing tersebut menjadi pemicu kucing memasuki masa estrus. Dengan dilakukannya pengangkatan/steril, kucing tidak lagi akan birahi. Dan dia tidak dapat memiliki anak.

Jika kamu masih bimbang mensterilisasi kucing, baca ini dulu: 10 pelajaran yang saya pelajari dari sterilisasi kucing

Jika Kucing kamu telah steril, kamu tidak perlu lagi takut mereka birahi atau mereka akan bunting. Karena setelah kucing disterilkan, keinginan birahi, nafsu dan kemampuan reproduksi akan hilang. Jadi, kucing tidak lagi tertarik dengan lawan jenis.

Bonus

Berikan Perhatian Ekstra pada Kucing Kamu

Kucing yang memasuki masa estrus (birahi) akan sering stress. Apabila kamu tidak mencarikannya pasangan, kucing akan stres. Stress ini dikarenakan gejolak hormonal didalam tubuh kucing yang terus meningkat.

Perhatian ekstra pada kucing birahi akan sangat bermanfaat bagi kucing. Biarpun hanya pendekatan secara psikologi, kucing akan merasa senang. Stres kucing akan berkurang.

Perhatian ekstra juga akan mencegah kucing berisik dan mencegah mereka kabur dari rumah. Selanjutnya, perhatian seperti apa yang harus saya berikan? Kamu harus mengamati perilaku kucing. Dan melihat responnya untuk mengenali bentuk perhatian yang sangat mereka sukai.

Bentuk Perhatian Pemilik Kucing Untuk Kucing yang sedang Birahi:

  1. Kucing menyukai makanan basah. Pada saat kucing memasuki masa birahi, dia sering mengamuk. Coba berikan kucing makanan yang dia sukai. Kamu harus peka dalam hal ini, kadang mereka tidak nafsu makan. Tapi, kamu sudah siap sedia saat mereka memintanya.
  2. Kucing senang di-grooming. Apabila kucing kamu senang melakukan perawatan kucing. Rawatlah dia. bulu, berikan perhatian ekstra dengan membelai bulunya, memijat badannya dan membersihkan kutunya. Kamu dapat mengikuti panduan cara mudah menghilangkan kutu. Di sana ada beberapa teknik rahasia menghilangkan kutu dengan cepat.
  3. Kucing senang bermain. Menemaninya bermain akan menghilangkan rasa stressnya dalam menemukan pasangan di masa estrus. Ajak kucing kamu selfie, jalan-jalan, bermain dan liburan (namun jangan sampai kucing kabur). Hehehe.
  4. Kucing senang dipanggil dengan namanya. Ini level dimana kucing sudah terlatih dan dia tahu siapa namanya. Apabila kucing kamu senang berinteraksi dengan kamu, selalu panggil namanya saat berada didekatnya. Dan coba berkomunikasi dengan kucing kamu dengan memahami bahasa kucing. kamu belum belajar bahasa kucing? Hmm, coba lihat video cara memahami bahasa kucing. Apabila kucing kamu belum memiliki nama, kamu dapat melihat merujuk daftar nama kucing popular 2019 ini. Pilih saja nama yang kamu sukai dan latih kucing kamu dengan nama tersebut. Tips bagi kamu yang memiliki kucing galak, kamu dapat melatih kucing kamu menggunakan metode pelatihan kucing 101. Metode pelatihannya menggunakan positive reinforcement dan clicker training yang sangat disukai kucing. Kucing kamu akan menjadi penurut, cerdas dan jinak.

Mainkan Musik yang Menenangkan

Ini pendekatan psikologi pada kucing yang sedang mengalami gejolak birahi (estrus). Kucing yang memiliki kepekaan pendengaran juga sangat suka mendengarkan musik. Coba mainkan musik classic, musik relaksasi, musik meditasi dan musik yang lembut. Lalu, amati bahasa tubuh yang kucing kamu perlihatkan.

Apabila kucing kamu menyukai suatu musik, dia akan diam dan mendengarkannya. Ada juga yang mendekati kamu dan tidur didekat kamu. Atau yang sebelumnya gelisah menjadi tenang. Ya, itu adalah keajaiban musik. Bukan hanya manusia yang menyukai musik, kucing pun juga suka.

Jika kamu berhasil, kamu dapat menenangkannya pada masa birahi mereka. Sehingga mereka tidak berisik dan tidak bertingkah aneh.

Contoh musik yang menenangkan kucing:

  1. Cosmo’s Air
  2. Sleep Music For Cats
  3. Relaxing Music For Cats And Kittens

Untuk mengetahui musik apa yang mereka sukai, kamu perlu melakukan beberapa eksperimen. Tandai musik apa yang dia sukai Selamat mencoba.

Bersabarlah Saat Kucing Sedang Birahi

Ini tips terakhir dalam bonus cara mudah mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Apa itu?

Bersabarlah! Tunggu sampai siklus estrus mereka selesai.

Memang, kucing akan cenderung berisik, bersuara keras dan sering melarikan diri. Kamu akan jengkel dibuatnya. Namun, apabila kamu mengikuti tips cara mengatasi kucing birahi dengan benar dan sabar. Kamu dapat melewati masa kritis tersebut.

Kesabaran adalah kunci dari tips terakhir ini. Sabar dalam merawat kucing, sabar dalam memberi perhatian kucing. Dan sabar saat kucing bertingkah aneh. Semoga serangkaian tips ini bermanfaat untuk kamu dalam menangani kucing birahi tanpa dikawinkan.

Kesimpulan

Mengurusi kucing yang telah memasuki masa birahi kadang menjadi pekerjaan yang menjengkelkan. Saya sudah merangkum 10 cara mudah mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan. Semoga salah satu metodenya cocok untuk diterapkan pada kucing kamu.

Tolong share ke teman-teman kamu ya. Semakin banyak share semakin saya bersemangat menulis artikel tentang anabul.

3 pemikiran pada “10 Cara Mudah Mengatasi Kucing Birahi Tanpa Dikawinkan”

  1. Semoga tipsnya membantu. Saya sudah mulai kesel karena kucing saya rasanya masih terlalu kecil untuk kawin. Tapi saya akan coba step-stepnya semoga kucing saya bisa melewati masa birahinya. Terima kasih tipsnya sangat membantu:)

Tinggalkan komentar