Home » Info Kucing

5 cara menyimpan makanan kucing kering

Makanan kucing kering saat ini menjadi primadona para pemilik kucing pemula. Hal ini karena pemberian makanan kucing kering lebih praktis dan mudah. Akan tetapi, beberapa pemilik kucing mengeluh makanan kucing kering miliknya mudah sekali melempem, tidak beraroma dan basi. Adakah solusi praktis untuk mengatasi hal ini? Ada. Kamu butuh belajar cara menyimpan makanan kucing kering dengan benar. Pada artikel ini saya akan membahas 5 cara mudah menyimpan makanan kering kucing. Baca sampai akhir agar kamu paham prinsip penyimpanan makanan kering dan tips praktis yang saya bagikan. Let’s dive in!

Prinsip dasar cara menyimpan makanan kering kucing

Makanan kering kucing adalah makanan kucing berbentuk biskuit kibble yang renyah dan beraroma khas. Makanan kering memiliki kadar air yang sangat sedikit sehingga lebih awet dan tidak jamuran. Akan tetapi, apabila kamu tidak tahu teknik menyimpan makanan kering, makanan kucing keringmu akan mudah melempem dan kehilangan aroma.

Ada 4 prinsip dasar penyimpanan makanan kering kucing:

  • Pertama, simpan di suhu 38 derajat Celcius.
  • Kedua, simpan di wadah yang kedap udara dan terhindar dari sinar matahari langsung.
  • Ketiga, hindarkan makanan kering dari kontaminasi bakteri dan jamur.
  • Terakhir, perhatikan masa simpan (kadaluarsa) dari makanan kering.

Pada pembahasan selanjutnya saya akan membahas poin-poin penting tersebut secara detail. Yuk, lanjut baca.

Penyebab makanan kering cepat melempem dan basi

Untuk dapat memahami cara menyimpan makanan kucing dengan benar, kamu perlu belajar ilmu ini. Ilmu penyimpanan makanan sangat erat kaitannya dengan masa kadaluarsa, suhu penyimpanan, kontaminasi bakteri dan kelembaban udara. Baik, saya akan membahasnya satu per satu.

1. Makanan kucing kering sudah masuk masa kadaluarsa (expired)

Masa kadaluarsa adalah rentang waktu pemakaian produk makanan kucing yang dianjurkan oleh produsen makanan kucing. Tanggal kadaluarsa adalah tanggal di mana makanan kucing sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Kamu dapat mengetahui tanggal kadaluarsa (expired date) di kemasan makanan kering kucing.

Okay, lanjut ya! Apabila kamu hanya membeli makanan kering tanpa tahu masa kadaluarsa, kamu bisa salah beli. Membeli makanan kucing yang sudah kadaluarsa itu buruk. Karena makanan kucing sudah mengalami biodegradasi. Jadi, nutrisi di dalam makanan sudah rusak. Salah satu tandanya adalah makanan kucing melempem dan tidak beraroma.

2. Bungkus kemasan makanan kering kucing berlubang

Suhu udara dan kelembaban udara memegang peranan penting dalam daya tahan makanan kering. Apabila bungkus kemasan makanan kucing kamu berlubang atau tidak rapat, udara dari luar kemasan akan masuk. Udara dari luar membawa tingkat kelembaban dan hawa panas atau dingin yang berubah-ubah. Akibatnya, makanan kering menjadi melempem dan nutrisi makanan rusak. Salah satu tanda nutrisi makanan hilang adalah terjadi perubahan aroma.

3. Tempat penyimpanan makanan kucing terlalu lembab atau terlalu panas

Kelembaban dan suhu ruang penyimpanan makanan kucing juga mempengaruhi kualitas makanan kucing. Suhu terbaik untuk menyimpan makanan kering adalah 38 derajat Celcius. Dan pastikan kamu menyimpan makanan kering di tempat yang sejuk dan tidak terpapar sinar matahari secara langsung.

Paparan sinar matahari secara langsung dapat meningkatkan suhu di dalam kemasan. Kenaikan suhu di dalam kemasan makanan kering membuat zat pengawet makanan rusak dan enzim pengurai makanan lebih aktif. Akibatnya, nutrisi di dalam makanan kering rusak. Apabila dibiarkan terlalu lama terpapar sinar matahari secara langsung, makanan kering jadi tidak renyah dan tidak beraroma.

4. Makanan kucing telah terkontaminasi bakteri atau jamur

Bakteri dan jamur memiliki peran aktif dalam penurunan kualitas makanan kering kucing. Di mana, makanan kering yang telah terkontaminasi bakteri akan lebih cepat basi. Pada kasus ekstrim kontaminasi bakteri Campylobacter, Clostridium perfringens, Listeria, Norovirus, Botulisme dapat menjadikan makanan kering kucing beracun.

Tahukah kamu? Banyak pemilik kucing tidak menyadari bahwa dia sendirilah yang telah mengkontaminasi makanan kering kucing. Lho kok bisa? Jadi, begini! Pemilik kucing pemula tidak paham tentang konsep bakteri, kuman dan jamur. Jadi, dia tidak mengerti kalau bakteri, kuman dan jamur dapat menempel di benda.

Apabila dia mengambil makanan kucing dengan tangan/sendok/alat bantu yang sudah terkontaminasi bakteri, maka bakteri akan masuk ke dalam tempat penyimpanan. Alhasil, makanan kering kucing ikut terkontaminasi. Solusinya sederhana, selalu bersihkan tangan/sendok/alat bantu lainnya sebelum mengambil makanan kering kucing.

5. Pemilik kucing kurang rapat dalam menutup segel tempat penyimpanan makanan kering

Penyebab terakhir makanan kering kucing melempem adalah wadah penyimpanan kucing rapat. Jadi, ada udara yang keluar masuk. Akibatnya, kadar kelembaban di dalam makanan kering meningkat. Kasus ini banyak terjadi pada pemilik kucing pemula yang menyimpan makanan kering di tempat yang yang tidak kedap udara. Atau pemilik kucing tidak menutup tempat penyimpanan makanan kering dengan rapat.

Nah, setelah kamu paham prinsip dasar penyimpanan makanan kering dan penyebab makanan melempem, yuk pelajari cara menyimpan makanan kucing yang benar.

Inilah 5 cara menyimpan makanan kucing kering agar tahan lama

Di sini saya akan membagikan 5 cara mudah menyimpan makanan kucing kering agar tahan lama. Kamu dapat mengkombinasikan beberapa cara yang saya jelaskan. Dengan begitu, kamu dapat mendapatkan teknik penyimpanan yang maksimal. Ok, let’s get started!

1. Simpan makanan kering di tempat yang sejuk dan tidak terpapar matahari secara langsung

Untuk mendapatkan hasil yang bagus, simpan makanan kering di tempat bersuhu 38 derajat Celcius. Kamu dapat mengukur kondisi ruang penyimpanan dengan termometer ruangan dan hygrometer. Pilih lokasi penyimpanan yang tidak lembab dan bersuhu 38 derajat Celcius.

Tips dari saya:

  • Beli makanan kucing kemasan kecil dalam jumlah 2-4 kemasan. Sesuaikan dengan takaran makanan kucing per hari. Pastikan habis dalam waktu 1-2 minggu per kemasan. Jadi, kucing akan selalu mendapatkan makanan kering yang fresh.
  • Kenapa tidak langsung beli kemasan 20 kg? Karena kalau kamu beli kemasan besar, pasti makanan tidak langsung habis dalam waktu 1-2 minggu. Kecuali kamu punya kucing 5-10 ekor. Makanan yang sudah dibuka dari kemasan akan lebih cepat melempem dan jamuran. Jadi, membeli kemasan kecil dalam jumlah banyak lebih aman bagi pemula.
  • Selalu pakai plastik ziplock untuk menyimpan makanan kering yang tidak habis. Jangan hanya menutup bungkus makanan dengan karet gelang. Karena menurut pengalaman saya, melipat kemasan makanan kering dan mengikatnya dengan karet gelang tidak menciptakan ruang kedap udara. Jadi, praktik mengikat kemasan makanan kucing dengan karet gelang tidak bagus.
  • Saya selalu menyimpan makanan di boks plastik tertutup (khusus) yang saya kasih silica gel berbentuk butiran. Fungsi pemberian silica gel adalah untuk menjaga ruangan penyimpanan di dalam boks tetap kering dan tidak lembab. Metode ini terbukti ampuh menjaga makanan kering tetap renyah dan awet.

2. Simpan makanan kering di beberapa tempat penyimpanan kedap udara

Pada ulasan sebelumnya, saya menganjurkan untuk membeli kemasan makanan kering ukuran kecil. Nah, apabila kamu mau berinvestasi sedikit untuk membeli wadah kedap udara, kamu bisa lho membeli makanan kucing kering kemasan besar. Setelah itu, kamu langsung membaginya ke beberapa wadah penyimpanan kedap udara skala kecil. Kamu dapat menggunakan toples kedap udara dan plastik ziplock.

NoNama produkHarga
1Plastik ziplock 20 x 30 cm.Rp550 per biji.
2Zipper double seal 12×20 cm.Rp380 per biji.
3Plastik standing pouch 16×24 cm.Rp800 per biji.
4Toples kopi kedap udara 500ml.Rp30.000 per toples.
5Hermetique airtight coffee canister toples kedap udara stainless – 1100 ml.Rp190.000 per toples.

Tips dari saya:

  • Apabila budget kamu terbatas, kamu dapat membeli plastik ziplock ukuran 20 x 30 yang premium satu lusin. Setelah itu, kamu beli makanan kucing kiloan. Kamu bisa langsung membeli makanan kering 10 kg dan menyimpannya ke-12 kemasan ziplock
  • Apabila kamu memiliki uang banyak, kamu beli saja 5 Hermetique air tight topless. Dengan begitu, kamu dapat menyimpan makanan kucing kiloan ke dalam beberapa toples.
  • Pastikan kamu mensterilkan wadah dan alat bantu yang akan kamu pakai untuk menyimpan makanan. Kenapa ini penting? Karena apabila tangan kamu atau sendok atau wadah makanan yang kamu pakai terkontaminasi bakteri, bakteri akan masuk ke dalam wadah penyimpanan. Bakteri yang ikut ke dalam wadah penyimpanan akan merusak kualitas makanan kering kucing. Jadi, makanan kering menjadi tidak awet.
  • Cara mensterilkan wadah dan sendok dapat dengan cara mencuci dengan zat anti-bakteri, merebus selama 5 menit, atau steam selama 3 menit.

3. Simpan makanan kering menggunakan chip bag clip

Chip bag clip adalah alat penjepit yang dirancang khusus untuk membuat segel di kemasan plastik. Jadi, biarpun kemasan makanan kering sudah terbuka dan segel kemasan rusak, kamu dapat menyegelnya lagi. Kelebihan cara menyimpan makanan kering kucing dengan chip bag clip adalah praktis. Karena kamu tinggal menjepit kemasan makanan kucing yang kamu beli. Jadi, tidak perlu membeli plastik ziplock ataupun toples kedap udara.

Beberapa chip bag clip yang saya rekomendasikan:

NoNama produkHarga
1Chip bag clips food clip plastic air tight sealing.Rp145.000 isi 3 clip.
2Bag clips-3 inches wide stainless steel.Rp150.000.
39Pcs plastic bag clips set large chip bag.Rp130.000.
411cm kitchen chip snack food storage sealing bag clips.Rp15.000.
5SUM sealing chip clip for food.Rp25.000.

Tips dari saya:

  • Belilah chip bag clip yang memiliki ukuran pas dengan kemasan makanan kering yang kamu beli. Dan pastikan chip bag clip menyegel kemasan makanan dengan rapat dan kedap udara.
  • Belilah chip bag clip yang memiliki teknologi canggih. Mahal sedikit nggak masalah, yang penting kualitas penyegelannya bagus. Dengan begitu, makanan kering kucing tidak mudah melempem.

4. Simpan makanan kering di boks yang di kasih butiran silica gel

Cara menyimpan makanan kering kucing berikutnya kamu perlu membeli silica gel. Ini sedikit merepotkan, akan tetapi sangat ampuh untuk menyimpan makanan kering kucing. Kenapa perlu silica gel? Karena kamu butuh benda yang dapat menjaga kelembaban udara di sekitar makanan kucing.

Studi kasusnya seperti ini:

  • Indonesia memiliki 2 musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Pada musim hujan dengan curah hujan tinggi, udara menjadi dingin dan sangat lembab. Dan pada kondisi panas, suhu udara naik dan kelembaban turun.
  • Kondisi tersebut tidak baik untuk menyimpan makanan kering. Karena perubahan suhu secara ekstrim dalam memicu tumbuhnya jamur.

Nah, saya punya solusinya, yaitu silica gel. Silica gel adalah zat penyerap kelembaban udara yang berbentuk butiran kecil seperti manik-manik. Warna silica gel ada yang berwarna putih bening dan ada yang biru.

NoNama produkHarga
1Silica gel putih susu.Rp20.000/kg.
2Silica gel biru.Rp50.000/kg.

Cara kerja silica gel:

  • Apabila kelembaban udara di sekitar silica gel tinggi, silica gel akan menyerap uap air di lingkungannya. Dengan begitu, kelembaban udara akan turun dan lingkungan menjadi kering.
  • Apabila lingkungan sekitar silica gel panas, silica gel akan melepaskan uap air yang telah diikatnya. Dengan begitu, kelembaban udara akan berada di kondisi normal.

Lalu, bagaimana cara pakai silica gel untuk menyimpan makanan kucing?

  • Pertama, kamu butuh boks yang memiliki penutup (Container box). Saya memakai boks dengan ukuran 57 liter. Dimensi boks saya adalah 62 x 42 x 35 cm. Kamu dapat menggunakan boks yang lebih kecil ataupun lebih besar. Sesuaikan saja sesuai kebutuhan.
  • Kedua, taburkan silica gel di dasar boks sampai ketebalan 3-5 cm.
  • Ketiga, taruh tatakan di atas silica gel. Saya memakai potongan karpet anti-slip kamar mandi yang berlubang agak besar. Tujuan pemberian tatakan adalah agar kemasan makanan kucing tidak bersentuhan langsung dengan silica gel. Kamu bisa menggunakan tatakan dari barang bekas yang ada di sekitarmu.
  • Keempat, taruh makanan kering kucing yang sudah disegel di atas tatakan. Di sini, kamu harus menyegel kemasan makanan kering. Kamu bisa menggunakan plastik ziplock, toples kedap udara ataupun chip bag clip. Intinya, makanan kering yang di simpan harus dalam kondisi tertutup rapat.
  • Terakhir, tutup boks dengan rapat. Setelah boks tertutup rapat, kelembaban udara di ruang penyimpanan akan diseimbangkan oleh silica gel. Diamkan saya selama 5 jam dan jangan dibuka-buka.

Setelah pemakaian 3-6 bulan, warna silica gel akan menjadi keruh. Ini menandakan silica gel telah menyerap banyak uap air dari lingkungannya. Agar dapat berfungsi lagi, kamu panaskan silica gel di dalam oven bersuhu 250 derajat Celcius selama 2 jam. Nanti, silica gel akan kembali bening dan siap di pakai lagi. Jika tidak punya oven, kamu bisa sangrai atau panaskan di terik matahari.

Catatan: Metode keempat ini sangat powerfull jika kamu kombinasikan dengan metode 1, 2, 3. Silakan pilih metode favorit kamu.

5. Simpan makanan kucing di pet food storage container

Produsen makanan kucing saat ini juga mengembangkan tempat penyimpanan makanan khusus kucing. Nama alat tersebut adalah pet food storage container. Untuk lebih detailnya silakan lihat video ini.

Nah, pet food container ini memang didesain untuk menjaga agar makanan kucing tetap fresh, higienis dan tidak mudah melempem. Teknologi yang ada juga sudah canggih. Jadi, sangat praktis dan mudah untuk dipakai sehari-hari.

Berikut ini beberapa pet food storage container yang saya rekomendasikan::

NoNama produkHarga
1Vittles Vault Stackable.Rp530.000.
2Paw Prints 37910 15 lb.Rp300.000.
3IRIS Airtight Food Storage Container.Rp280.000.
4PISSION Pet Food Storage ContainerRp135.000.
5Buddy’s Line Hammered Stainless Steel & Copper Top Treat JarRp350.000.

Kesimpulan

Ada beberapa penyebab kenapa makanan kucing sering melempem dan tidak beraroma. Penyebabnya antara lain: suhu udara, paparan sinar matahari, kelembaban udara dan kontaminasi bakteri. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu dapat mencoba beberapa metode penyimpanan makanan kering yang saya usulkan. Ada 4 cara praktis dalam menyimpan makanan kering kucing agar tetap awet.

  • Pertama, simpan makanan kering di tempat yang sejuk dan tidak terpapar matahari secara langsung.
  • Kedua, simpan makanan kering di beberapa tempat penyimpanan kedap udara.
  • Ketiga, simpan makanan kering menggunakan chip bag clip.
  • Terakhir, simpan makanan kering di boks yang di kasih butiran silica gel.

Akhir kata, apa cara menyimpan makanan kucing kering favoritmu? Tulis pengalamanmu di kolom komentar sekarang.

Baca lebih lanjut: 10 tips praktis agar makanan kucing tidak disemuti »