7 alasan kenapa kucing aktif di malam hari

Pernahkah kamu terbangun di malam hari karena aktivitas kucingmu? Kucing tiba-tiba terbangun dari tidurnya. Kemudian, si kucing mulai meminta makan, mengajak bermain atau berupaya keluar ruangan. Kalau masih jam 20.00 sih nggak masalah. Tapi kalau kucing aktif pada 02.00 dini hari dan tidak mau tidur lagi, ini malapetaka. Kamu bisa mendapat gangguan itu. Kenapa kucing aktif di malam hari? Ada beberapa alasan kenapa kucing lebih aktif di malam hari. Misalnya: kucing sedang lapar, kucing ingin berburu mangsa hingga kucing birahi berat. Pada artikel ini saya akan membahas 5 alasan kenapa kucing aktif di malam hari. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasannya sampai selesai.

1. Kucing memiliki kebiasaan berburu mangsa di malam hari

Menurut drh. Christine, kucing masuk dalam golongan hewan crepuscular. Apa itu hewan crepuscular? Hewan crepuscular adalah hewan yang aktif saat senja dan menjelang matahari terbit. Di mana, kucing di alam liar akan sangat aktif saat matahari mulai terbenam dan menjelang subuh. Kenapa begitu? Karena hewan buruan favorit kucing mulai beraktivitas di jam-jam tersebut.

Pola ini tertanam kuat di DNA kucing. Dan kebiasaan ini terwariskan secara turun-temurun kepada hampir semua ras kucing. Jadi, jangan heran kalau kucing kesayanganmu mendadak sangat aktif di malam hari. Hehe. Perilaku itu sudah bawaan dari nenek moyangnya.

Beberapa pemilik kucing indoor kadang terganggu dengan aktivitas malam si kucing. Misalnya: kucing membangunkan majikan untuk minta makan. Kucing lari-lari di sekitar rumah saat malam hari. Kucing membuat kegaduhan. Nah, di akhir artikel, saya ada tips untuk mengatasi hal tersebut. Jadi, baca sampai selesai ya, jangan diskip. Hehe.

2. Kucing terlalu banyak tidur di siang hari

Pernahkah kamu mendengar postulat energi? Bunyinya seperti ini, ”Energi itu tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Energi hanya berubah bentuk dari satu wujud ke wujud lainnya”. Okay, saya kembali ke konteks kucing. Apabila kucing kamu selalu menyimpan energi di siang hari, kucing akan melepaskan energinya di malam hari.

Bingung ya? Sederhananya seperti ini. Kucing yang kebanyakan tidur di siang hari akan menyimpan banyak energi. Akibatnya, saat malam hari dia akan terbangun, dan beraktivitas lebih aktif. Ini malapetaka besar. Karena kucing indoor pasti akan beraktivitas di sekitar rumah. Dan apabila kucing kamu masukkan ke dalam kamar, kucing akan membangunkanmu di tengah mimpi indahmu. Hehe.

Jadi, apabila kucing kesayanganmu terlalu nurut untuk tidur siang, kamu jangan bangga dulu. Karena bisa jadi, malam harinya kamu akan dibuat stress oleh si meong.

3. Kucing sedang merasa sangat bosan

Kasus ini saya alami sendiri saat saya memelihara satu ekor kucing. Kala itu, karena sibuk bekerja, kucing saya acuhkan dan tidak saya ajak main. Intinya saya hanya memberi makan dan kurang perhatian.

Hal ini terjadi selama beberapa minggu. Tiba-tiba kucing saya menjadi sangat pendiam. Dan setiap malam selalu tidak mau tidur. Kalau saya terjemahkan, raut wajah dan mata kucing seperti berbicara, “Saya bosan, kapan kita bisa main bareng lagi?”. Begitu mungkin, kalau kucing saya makan konyaku penerjemah Doraemon. Hehe.

Namanya masih fokus ngurusin deadline pekerjaan. Ya, saya tetap acuh. Akhirnya, si meong sering membuat ulah di malam hari. Kucing selalu melakukan aktivitas janggal di malam hari. Seperti memanjat jendela, menaiki almari, mengejar cicak dan menjatuhkan barang-barang. Kacau deh pokoknya. Sampai akhirnya, saya hukum si kucing agar diam di dalam kandang. Tapi, itu tidak menyelesaikan masalah. Kucing tetap bersuara dan menimbulkan kegaduhan di malam hari. Sampai akhirnya saya konsultasi ke dokter hewan dan si kucing di beri obat penenang. Tips dari konsultasi akan saya tulis di akhir artikel.

4. Kucing mengalami ketakutan atau stress yang berat

Ternyata bukan hanya manusia yang tidak bisa tidur karena terlalu takut atau terlalu stress. Kucing juga demikian. Kucing yang sedang ketakutan akan memiliki detak jantung yang sangat kencang. Dan dia tidak dapat kembali tidur.

Kala itu saat musim hujan. Malam itu hari kamis malam, di bulan Desember. Di luar rumah, hujan sangat deras, disertai angin kencang dan petir yang menyambar. Awalnya kucing saya tidur dengan sangat lelap. Tepat pukul 01.00 dini hari, ada suara petir yang sangat kencang. Kalau saya tidak salah ingat, petir itu terjadi 3 kali. Kucing saya mendadak bangun dan naik ke tempat tidur saya.

Saya sontak kaget dan terbangun. Sambil setengah sadar, saya duduk dan memeluk kucing saya. Sesaat kemudian, ada angin kencang disertai suara gemuruh. Dan tiba-tiba mati lampu. Si kucing meringkuk dan ketakutan sejadi-jadinya. Saya kira akan ada bencana.

Dan akhirnya, jantung kucing berdebar dengan sangat kencang. Dia tidak dapat kembali tidur sampai pagi hari. Dan saya juga demikian. Haha. Sama-sama parno, kalau si kucing takut karena lingkungannya menjadi menyeramkan. Kalau saya takut apabila kucing kencing/pup di pangkuan saya kalau saya tertidur. Akhirnya, saya ikutan tidak tidur karena stress memikirkan hal tersebut.

5. Kucing sedang masa birahi berat

Kucing betina dan kucing jantan yang sedang birahi akan sangat aktif di malam hari. Terlebih apabila dia mencium aroma dari lawan jenisnya di radius 500 meter. Kucing akan mengeong, berusaha kabur dan memanjat jendela. Intinya, si kucing ingin bertemu satu sama lain.

Apabila tidak segera kamu kandang, kamu bisa stress dengan kucing yang sedang birahi tersebut.

  • Pada kucing jantan yang birahi berat, hormon progesterone akan membuat kucing ingin spraying. Akibatnya, di malam hari kucing akan mengelilingi rumah kamu untuk kencing sembarangan.
  • Pada kucing betina yang birahi berat, hormon estrogen akan memicu situs estrus. Di mana, tubuh kucing akan menjadi panas. Dan dia akan gemar guling-guling di lantai dingin atau area berpasir. Tidak hanya sampai di situ, si kucing juga akan menjadi cerdas dalam menemukan jalan untuk kabur dari rumah di malam hari. Jadi, kamu harus waspada.

Ada beberapa solusi mengatasi kucing birahi: Pertama, kamu steril kucing milimu. Kedua, kamu kawinkan si meong dengan kucing yang cocok. Terakhir, apabila kamu belum mau steril kucing dan belum mendapat pasangan kucing yang cocok, saya ada solusi. Silakan baca solusi cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan di sini.

6. Kamu salah dalam mengatur jadwal makan kucing

Saya mendapatkan ilmu ini dari dokter hewan langganan saya saat datang berkonsultasi seputar permasalahan kucing. Karena ilmu ini penting, maka saya bagikan kepada kamu. Kasus yang saya alami adalah kucing selalu bangun pada pukul 02.00 dini hari.

Kucing akan menggigit kaki saya, menepuk pipi saya atau menggosokkan kepalanya ke tangan saya. Apabila saya tidak bangun, kucing akan mengitari saya. Kalau kucing jengkel, si kucing akan mengompol di dekat saya. Pokoknya, dia ingin saya bangun.

Nah, setelah saya konsultasi secara mendalam. Kebiasaan ini terbentuk karena ulas saya sendiri. Di mana, di awal saya memelihara kucing saya memberi makan kucing secara asal dan tidak terjadwal. Akibatnya, memori itu tersimpan di alam bawah sadar kucing.

Seingat saya, apabila kucing datang dengan mengeong lirih atau mengeluskan kepalanya, dia ingin makan. Jam berapapun, kalau kucing saya seperti itu, pasti saya kasih makan. Awalnya, karena saya selalu terganggu saat tidur, saya kasih saja makanan di piringnya di malam hari. Dan saya balik tidur. Akibatnya, pada jam segitu, saya selalu dibangunkan kucing saya untuk minta makan.

Ya, ini murni kesalahan saya karena membentuk pola yang salah kepada kucing saya. Setelah jadwal makan kucing saya perbaiki dan saya lebih tegas pada kucing. Akhirnya kucing tidak lagi minta makan jam 02.00 dini hari.

Solusi untuk mengatasi kucing yang selalu bangun jam 02.00 dini hari

Awalnya saya kira, kucing melihat hantu atau merasakan hal gaib, tapi ternyata kucing hanya lapar. Hehe. Saya jadi parno sendiri karena setiap terbangun pasti jam 02.00. Berikut ini, saya membagikan solusi dari kasus saya.

Apa yang saya lakukan?

  • Pertama, saya merubah jam makan kucing. Saya kasih makan kucing 3x sehari. Makan pagi jam 08.00. Snack kucing jam 13.00. Makan sore jam 15.00. Saya memberikan makanan kering dan basah saat jam makan kucing. Dan kadang memberikan snack kucing seperti Me-O Creamy Treats.
  • Kedua, selama masa penyesuaian, mulai jam 21.00 saya masukkan kucing ke kandang besar. Di dalam kandang sudah saya kasih air minum dan litterbox. Pada sore harinya, saya sudah memastikan kucing kenyang. Dan mengajak kucing bermain agar kucing menghabiskan energinya. Dengan begitu, kucing akan tertidur pulas sampai pagi.
  • Ketiga, saya memberi kerodong kain di kandang kucing. Tujuannya sederhana, agar kucing mengira ini belum pagi. Jadi, belum waktunya makan. Saya memberi makan kucing jam 08.00 pagi. Kalau kondisi di kandang kucing tidak terang kucing beranggapan belum waktunya makan. Alhasil, kucing lebih memilih tidur lagi atau berdiam di kandang.

Awalnya susah, tapi metode tersebut berhasil. Kucing sudah tidak lagi terbangun pada pukul 02.00 dini hari. Sebagai gantinya, kucing bangun saat ada adzan subuh. Dengan begitu, suara meong kucing sekaligus menjadi alarm bangun pagi saya.

*Catatan: setelah kucing memiliki kebiasaan yang baik dan tidak lagi bangun malam, saya mulai membolehkan kucing tidur di luar kandang. Akan tetapi, masih di area dalam rumah. Proses merubah perilaku kucing cukup lama, jadi kamu harus sabar dan selalu perhatikan kucingmu.

7. Kucing ingin kencing atau buang air besar (BAB)

Ini alasan terakhir kenapa kucing aktif di malam hari. Ya, kucing akan bangun di malam hari saat kucing ingin kencing atau buang air besar. Setelah kucing mengeluarkan hajatnya, kucing akan mendadak lapar dan mencari makan.

Apabila kucing tidak mendapatkan makanan, kucing akan berpatroli ke sekeliling rumah. Tujuannya untuk menghabiskan waktu malamnya karena tidak bisa kembali tidur. Mirip seperti manusia, bukan? Hehe.

Bonus

Kucing yang sedang sakit juga sering aktif di malam hari. Di mana, kucing tidak bisa tidur karena seluruh badan kucing sakit. Karena tidak bisa berbicara apa yang sedang dia rasakan, kucing mengeong terus menerus saat malam hari. Jika sudah seperti itu, kamu harus segera membawa kucing ke dokter hewan. Dokter akan memberi obat penenang dan obat pereda nyeri. Dan selanjutnya, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan untuk mendiagnosis penyakit si kucing. Jadi, kamu tidak boleh marah pada kucing, harus sabar ya.

Pertanyaan yang sering ditanyakan pembaca

Berikut ini beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan pembaca (F.A.Qs) terkait topik “kenapa kucing aktif di malam hari?”. Jika pertanyaanmu belum terjawab melalui F.A.Qs, silakan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar.

1. Apa yang tidak boleh saya lakukan jika kucing aktif di malam hari dan bikin jengkel?

Ada beberapa hal yang tidak boleh kamu lakukan jika ingin menghilangkan kebiasaan kucing aktif di malam hari.

  • Pertama, jangan menghukum kucing, jangan membentak kucing. Hukuman dapat menyebabkan kucing ketakutan dan stress, sehingga kucing menjadi agresif. Setiap interaksi di malam hari akan memperkuat perilaku kucing.
  • Kedua, kamu tidak boleh membelai kucing, memberi makan, atau memindahkan kucingmu. Ingat, setiap interaksi di malam hari akan memperkuat perilaku kucing.
  • Ketiga, pakai headset dan pura-pura tidak memperhatikan perilaku kucing. Selama kucing tidak melakukan hal yang mengkhawatirkan, acuhkan saja sampai si meong tidur kembali.

Untuk sementara, kamu tunggu dan awasi saja perilaku si kucing. Biarkan dia sampai lelah dan tidur kembali. Keesokan harinya, kamu baru bisa menerapkan beberapa solusi yang telah saya jelaskan.

2. Bagaimana solusi untuk mengatasi kucing yang aktif di malam hari?

Kucing yang lebih aktif di malam hari memang kadang mengganggu tidur malammu dan bikin jengkel. Saya akan memberikan 7 tips praktis cara mengatasi kucing yang aktif di malam hari. Kamu tidak harus mencoba semuanya, pilih saya metode yang cocok untuk kucing mau. Let’s dive in!

  • Pertama, kunjungi dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan. Perubahan besar yang mendadak pada perilaku kucing sering berhubungan dengan masalah kesehatan. Dokter hewan akan memberikan solusi akan permasalahan kesehatan kucingmu.
  • Kedua, tingkatkan waktu bermain dengan kucing kesayanganmu. Masih ingat kucing yang gemar tidur di siang hari lebih banyak menyimpan energi untuk aktif di malam hari? Nah, inti dari solusi kedua adalah menghabiskan energi kucing sebelum waktu tidur kucing tiba. Pokoknya ajaklah si kucing bermain, bergerak dan beraktivitas. Semakin sedikit energi yang tersisa, semakin berkurang aktivitas kucing aktif di malam hari.
  • Ketiga, ciptakan lingkungan yang interaktif. Kucing yang selalu tidur di siang hari, merasa bosan dengan lingkungannya. Kebiasaan ini membuat energi kucing sangat tinggi di malam hari. Nah, kamu dapat membuatkan taman bermain kucing untuk membuat kucing aktif sepanjang hari. Contohnya: belikan mainan kucing interaktif. Pasang window perch di dekat jendela kaca rumahmu, sehingga kucing dapat melihat kupu-kupu, tupai dan hewan liar lainnya yang ada di kebun. Beri makan kucing dengan tempat makan kucing dengan sistem puzzle. Kucing akan asik bermain puzzle sambil makan. Akibatnya, kucing menjadi tidak tidur di siang hari. Main petak umpet dengan kucing dengan cara menaruh makanan kering di beberapa sudut ruangan. Jadi, kucing akan bergerak untuk mencari makanan tersebut.
  • Keempat, clicker training. Clicker training adalah proses melatih kucing dengan menggunakan alat yang bernama clicker. Jadi, setiap kucing melakukan perilaku yang kamu kehendaki, bunyikan clicker dan kasih kucing makanan sebagai hadiah. Clicker training dapat menghabiskan energi kucing di siang hari. Dengan begitu, kucing akan tidur nyenyak di malam hari.

Bonus

  • Kelima, jangan hiraukan kebiasaan kucing aktif di malam hari. Jika kamu terbangun, pasang headset di telinga dan biarkan kucing beraktivitas. Selama kucing tidak melakukan hal berbahaya, biarkan saja. Jangan berinteraksi, jangan dibelai, jangan dikasih makan. Cukup tunggu sampai kucing tidur kembali.
  • Keenam, Letakkan kucing di luar kamar. Apabila kamu memiliki kamar khusus kucing, setiap waktu tidur, biarkan kucing diruangannya sendiri. Jika sudah waktu tidur, biarkan kucing di kamarnya, dan jangan berinteraksi sampai pagi. Bagaimana kalau saya tidak punya ruangan khusus? Kamu bisa mengandangkan kucing saat jam malam. Pastikan selalu menyediakan litterbox dan tempat minum di kandang kucing.
  • Terakhir, beri makan kucing sebelum jam tidur. Kucing yang sudah kenyang tidak akan bangun untuk meminta makan di malam hari. Untuk mengetahui waktu yang tepat, kamu perlu tahu berapa lama kucing mencerna makanan. Dengan begitu, kamu akan paham siklus lapar kucing. Alhasil, kamu dapat mencegah aktif di malam hari karena kelaparan.

Kesimpulan

Tidak disangka sudah sampai penghujung artikel. Nah, jadi ada beberapa penyebab kucing aktif di malam hari.

  • Pertama, kucing memiliki kebiasaan berburu mangsa di malam hari.
  • Kedua, kucing terlalu banyak tidur di siang hari.
  • Ketiga, kucing sedang merasa sangat bosan.
  • Keempat, kucing mengalami ketakutan atau stress yang berat.
  • Kelima, kucing sedang masa birahi berat.
  • Keenam, kamu salah dalam mengatur jadwal makan kucing.
  • Ketujuh, kucing ingin kencing atau buang air besar.
  • Terakhir, kucing sedang sakit.

Akhir kata, apakah ada penyebab kucing aktif di malam hari yang saya lewatkan? Apabila kamu punya alasan yang lain, silakan tuliskan di kolom komentar. Masukan dan saran yang membangun akan saya jadikan bahan pertimbangan untuk melengkapi artikel ini.