Bolehkah kucing makan roti tawar? Ini dia jawabannya!

Saat kamu lagi asyik-asyiknya makan roti, tiba-tiba kucingmu datang menghampiri. Kucing memang makhluk dengan tingkat kekepoan tingkat dewa. Makanan apapun yang kamu makan, pastinya dia akan penasaran dan minta. Nah, di sini kamu merasa galau. Kamu pastinya ingin banget manjain si meong. Tapi, kamu juga nggak mau memberikan dia makanan yang salah. Sebenarnya. bolehkah kucing makan roti tawar? Nah, kamu bisa bernapas lega. Soalnya, ternyata sah-sah saja kok memberi makan kucing roti tawar. Tapi, kasih makan kucing roti tawar pun nggak boleh sembarangan. Simak penjelasan lebih jelasnya di bawah ini, yuk?

Kucing boleh makan roti tawar, tapi. . .

Kucing sebenarnya boleh-boleh saja kok makan roti tawar. Asalkan, porsinya nggak berlebihan. Misalnya, kamu kasih makan dia secubit atau dua cubit roti tawar. Itu masih sah-sah saja. Tapi, kamu nggak boleh beri dia roti tawar setiap saat. Atau bahkan, sampai menjadikan roti tawar itu sebagai pengganti makanan utamanya. Soalnya, roti tawar nggak punya kandungan nutrisi yang dibutuhkan kucingmu. Di sisi lain, asupan kalori yang dimakan kucingmu dalam per hari tetap bertambah. Buat lebih jelasnya, seiris roti tawar sudah memenuhi 1/5 kalori harian kucingmu. Kalau kamu nggak melakukan penyesuaian dengan takaran makanannya, bisa-bisa dia makan berlebihan. Kalau dilanjutkan terus-terusan, kucingmu bisa kena obesitas lho.

Terus membaca: Berapa takaran makanan kucing per hari yang tepat? >>

Bagaimana roti tawar bisa pengaruhi kesehatan kucing?

Seperti yang diulas sebelumnya, roti tawar sebenarnya nggak bahaya buat kucing. Cuma, memberi makan kucing roti tawar juga nggak dibenarkan. Soalnya, kodrat kucing adalah sebagai hewan karnivora. Ini artinya, semua nutrisi kucing berasal dari daging. Sedangkan roti tawar nggak mengandung nutrisi apapun yang dibutuhkan oleh kucing, kecuali karbohidrat. Satu hal yang perlu kamu tahu, karbohidrat bisa membuat kadar gula darah kucing naik. Nah, ini bisa jadi hal yang fatal kalau kamu punya kucing dengan penyakit diabetes. Kamu harus konsultasi ke dokter hewan sebelum beri dia roti tawar sebagai camilan. Kucing yang kegemukan juga sebaiknya nggak kamu beri roti. Soalnya, bisa-bisa berdampak ke gula darahnya.

Terlalu banyak kasih roti tawar ke kucing ternyata juga bisa berdampak ke kesehatan giginya. Roti tawar punya kandungan gula yang tinggi banget. Beda dengan kamu, kucing nggak menggosok giginya setiap malam. Akibatnya, sisa-sisa roti yang menempel di giginya bakal dikonsumsi oleh bakteri. Trus, bakteri itu nantinya bakal mengakibatkan pertumbuhan plak. Kalau dibiarkan terus, bisa-bisa plak itu bikin gigi kucingmu jadi membusuk. Nggak hanya itu, penumpukan plak juga bisa bikin masalah gusi dan karang gigi pada kucing. Ngeri, kan?

Boleh nggak saya beri kucing roti tawar dengan topping?

Jadi, kamu sudah tahu kalau kucing boleh-boleh saja diberi roti tawar. Tapi, ini cuma berlaku buat jenis roti tawar yang benar-benar tawar, lho. Mungkin, kamu punya roti tawar dengan campuran rasa atau topping yang bermacam-macam. Saya harus tahu, roti ber-topping seperti apa yang ingin kamu berikan. Soalnya, ada beberapa jenis roti yang nggak boleh diberikan ke kucing. Apa saja?

1. Roti bawang putih (garlic bread)

Garlic bread, atau roti bawang memang jadi salah satu cemilan yang lagi trending saat ini. Aromanya yang tajam dan wangi pasti menarik perhatian si meong. Tapi, jangan pernah beri kucingmu garlic bread, ya. Soalnya, bawang putih bisa bikin kucing keracunan. Tingkat fatalitas-nya juga tinggi banget, lho. Bawang putih bisa memicu kerusakan pada sel darah merah kucing dan bikin mereka terkena anemia. Nggak hanya itu, kucingmu juga bisa mengalami gangguan pencernaan. Gejalanya meliputi muntah-muntah, diare, dan nyeri pada bagian perut. Nggak hanya itu, mentega yang kamu pakai buat olesan garlic bread juga bahaya. Kandungan lemak dan kalori dari mentega tinggi banget. Kucing kamu bisa terkena obesitas.

2. Roti selai cokelat

Buat kamu, roti selai cokelat memang enak banget. Tapi buat kucingmu, itu bisa membuat dia sakit. Sama seperti bawang putih, cokelat juga bersifat racun untuk kucing. Kucing nggak bisa mencerna zat theobromine yang ada di dalam cokelat. Akibatnya, zat itu bisa menumpuk di dalam tubuh kucing dan mengakibatkan efek keracunan yang fatal. Nggak cuma bisa bikin kucing hamil muntah-muntah dan diare, efek cokelat juga bisa memicu gejala yang lebih serius. Contohnya, seperti otot yang kaku, kejang-kejang, hingga kerusakan organ hati. Sekecil apapun dosis cokelat yang kucingmu makan, efeknya bisa jadi tetap sama. Jadi, roti berperisa cokelat seperti apapun nggak boleh kamu berikan ke kucingmu, ya.

3. Roti kismis

Selain bawang putih dan cokelat, kismis juga beracun buat kucing. Biasanya, kucingmu nggak bakal tertarik buat makan kismis. Tapi, bisa saja dia nggak sengaja makan kismis. Terutama kalau kismis itu menempel di roti yang kamu berikan. Kalau kucingmu punya masalah penyakit ginjal dan saluran kencing, kismis bisa bikin penyakitnya kumat. Bahkan, kucing sehat pun bisa saja langsung mengalami penurunan fungsi ginjal. Kalau kamu nggak sengaja kasih kucingmu roti kismis, segera hubungi dokter hewan, ya! Jangan tunggu sampai muncul gejala-gejala keracunan.

3. Roti selai kacang

Biarpun nggak bahaya, selai kacang nggak memberikan manfaat buat si meong. Selai kacang punya kandungan lemak yang tinggi banget. Nah, sistem pencernaan kucingmu nggak didesain buat mencerna makanan dengan kadar lemak tinggi. Selai kacang juga tinggi akan karbohidrat. Bisa-bisa kucingmu terkena diabetes dan kegemukan. Dosis selai kacang yang terlalu banyak juga bisa bikin kucing kesayanganmu muntah-muntah dan diare. Soalnya, mereka nggak bisa mencerna protein yang ada di dalam selai kacang.

4. Roti keju

Kamu bisa berikan roti buat kucingmu. Tapi, kalau kamu beri dia roti tawar dan keju, lebih baik jangan. Kucing punya sistem pencernaan yang sensitif banget. Walaupun mereka suka banget dengan keju, keju bisa bikin mereka terkena diare. Soalnya, kebanyakan kucing memang intoleran terhadap laktosa. Mereka nggak bisa mencerna produk olahan susu sapi. Tapi, memang ada beberapa kucing yang punya sistem pencernaan lebih kuat. Tetap saja, konsumsi keju yang berlebihan juga bisa bikin mereka terkena gangguan pencernaan.

Baca terus: 9 makanan penggemuk kucing yang bikin gendut dan bulu bagus >>

Kucing saya boleh makan roti panggang?

Selain roti tawar, kucing juga suka banget dengan roti panggang. Teksturnya yang renyah memang bikin nagih! Roti panggang atau toast boleh-boleh saja diberikan ke kucingmu. Tapi, pastikan kalau roti itu nggak gosong. Bagian roti yang gosong mengandung zat acrylamide. Zat ini bersifat karsinogenik dan bahaya jika sampai masuk ke sistem pencernaan kucing. Selain memicu timbulnya kanker, zat arcylamide juga bisa bikin sistem syaraf kucing jadi rusak. Kalau kamu saja nggak mau makan roti gosong, jangan berikan ke kucingmu ya.

Kucing boleh makan adonan roti?

Kalau kamu buka usaha bakery, ada alasan kenapa kamu harus mencegah kucing masuk ke dapurmu. Selain dari segi kebersihan, kucingmu juga nggak boleh makan adonan roti tawar ataupun adonan roti yang lain. Adonan roti yang belum dipanggang pastinya mengandung agen ragi yang aktif. Nah, ragi inilah yang bisa bikin kucingmu terkena masalah kesehatan. Kucingmu bisa terkena bloating atau perut kembung setelah menelan adonan roti dengan ragi. Selain itu, ragi juga memunculkan reaksi fermentasi yang bisa memicu keracunan pada kucing. Akibatnya, kucing kesayanganmu bisa terkena masalah pernapasan hingga kejang-kejang.

Kapan sebaiknya saya beri kucing roti tawar?

Roti tawar memang nggak seharusnya dijadikan camilan rutin buat si meong. Kamu bisa bikin kesempatan istimewa untuk memberikan dia secubit roti tawar. Salah satunya, saat kamu akan memberikan dia obat. Kalau kucingmu rewel dan nggak bisa diam, memasukkan obat ke mulutnya bisa bikin capek hati. Buat mempermudah tugasmu, kamu bisa bungkus obat kucingmu itu dengan secubit roti tawar. Pastikan ukuran roti tawar yang kamu beri nggak terlalu besar, ya. Supaya dia lebih gampang menelan obat dan roti tawar itu. Rasa roti yang tawar bisa jadi kamuflase buat obat yang kamu kasih.

Apa gejala kucing keracunan roti tawar?

Roti tawar memang nggak memberikan dampak fatal buat kucing. Tapi kalau roti tawar itu bercampur dengan bahan-bahan lain, pastinya lain lagi ceritanya. Kamu bisa jadi nggak sengaja memberikan si meong roti tawar yang diolesi selai cokelat atau garlic bread. Gejala keracunan pada kucing biasanya nggak terjadi secara langsung. Sebaiknya, kamu segera bawa ke dokter hewan. Apalagi, kalau kucingmu menunjukkan gejala-gejala seperti:

  • Hilang nafsu makan.
  • Diare.
  • Kucing jadi lemah dan nggak semangat bermain.
  • Muntah-muntah.
  • Demam tinggi.
  • Gusi pucat.
  • Kucing jadi terlalu sering minum.
  • Detak jantung yang nggak teratur.
  • Kejang otot.
  • Jarang buang air kecil.
  • Air kencing kucing berwarna oranye atau merah.
  • Sesak napas.
  • Disorientasi.
  • Sakit di bagian perut.

Jadi, bolehkah kucing makan roti tawar?

Roti tawar bukan makanan yang beracun buat kucing. Jadi, si meong boleh-boleh saja menyantapnya. Tapi, kamu nggak boleh menjadikannya sebagai camilan tetap. Soalnya, roti tawar nggak mengandung nutrisi apapun yang dibutuhkan buat kucing. Terlalu banyak makan roti tawar bisa bikin kucingmu terkena diabetes dan kegemukan. Berhati-hatilah supaya nggak berikan roti tawar dengan topping yang berbahaya buat si meong. Contoh topping atau campuran roti tawar yang beracun buat kucing adalah bawang putih, cokelat, dan kismis.

Baca lebih lanjut: 10 makanan penambah nafsu makan kucing terbaik [2020] >>